Lo Kheng Hong Borong Saham PGN (PGAS), Ada Apa?
Salsabilla•August 14, 2026

Key Takeaways
- Lo Kheng Hong kembali menambah kepemilikan PGAS selama dua bulan berturut-turut.
- Valuasi yang dinilai masih menarik, potensi dividen, dan prospek bisnis gas menjadi salah satu alasan yang membuat PGAS kembali menjadi perhatian pasar.
- Perubahan kepemilikan pemegang saham dapat menjadi data pendukung untuk membaca sentimen pasar, terutama jika dikombinasikan dengan pergerakan harga dan volume transaksi.
Lo Kheng Hong terpantau kembali menambah kepemilikan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), aksi akumulasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai prospek PGAS ke depan. Bukan tanpa alasan, Lo Kheng Hong tercatat meningkatkan jumlah saham PGAS yang dimilikinya selama dua bulan berturut-turut, yakni pada Juni dan Juli 2026. Aksi tersebut dilakukan ketika harga saham PGAS telah terkoreksi cukup dalam dibandingkan levelnya beberapa bulan sebelumnya.
Lo Kheng Hong Kembali Menambah Kepemilikan Saham PGAS
Berikut ringkasan perkembangan kepemilikan saham PGAS oleh Lo Kheng Hong dalam beberapa bulan terakhir.
| Keterangan | Rincian |
|---|---|
| Kepemilikan akhir Mei 2026 | 196,76 juta saham (0,81%) |
| Kepemilikan akhir Juni 2026 | 204,88 juta saham (0,85%) |
| Kepemilikan akhir Juli 2026 | 219,87 juta saham |
| Posisi pemegang saham | Peringkat kedelapan pemegang saham terbesar PGAS |
| Alasan utama akumulasi | Valuasi dinilai masih menarik setelah harga saham terkoreksi |
| Harga pembelian yang pernah diungkap | Sekitar Rp1.425 per saham (Juni 2026) |
| Dividen yang diterima pada 2026 | Sekitar Rp24,75 miliar |
Kepemilikan Lo Kheng Hong di PGAS terus meningkat sepanjang dua bulan terakhir. Pada akhir Mei 2026, ia tercatat memiliki sekitar 196,76 juta saham, kemudian bertambah menjadi 204,88 juta saham pada akhir Juni, sebelum kembali naik menjadi 219,87 juta saham per akhir Juli 2026.
Dengan jumlah tersebut, Lo Kheng Hong kini menempati posisi sebagai pemegang saham terbesar kedelapan di PGAS. Aksi beli yang dilakukan secara bertahap menunjukkan bahwa penambahan kepemilikan ini bukan terjadi dalam satu transaksi, melainkan melalui proses akumulasi dalam beberapa periode.
Saat menjelaskan alasannya, Lo Kheng Hong menyebut harga saham PGAS masih berada pada level yang menurutnya menarik setelah mengalami penurunan dari sekitar Rp2.450 pada Maret 2026. Ia juga mengungkapkan pernah membeli saham PGAS di kisaran Rp1.425 per saham pada Juni 2026 dan menilai valuasi perusahaan masih relatif murah berdasarkan rasio PER maupun PBV.
Selain potensi apresiasi harga, PGAS juga dikenal sebagai emiten yang rutin membagikan dividen. Pada tahun ini, Lo Kheng Hong mengonfirmasi bahwa dirinya menerima dividen sekitar Rp24,75 miliar dari kepemilikan saham PGAS, sehingga potensi dividend yield menjadi salah satu faktor yang turut mendukung daya tarik saham tersebut.
Mengapa Lo Kheng Hong Terus Mengakumulasi Saham PGAS?
Aksi akumulasi yang dilakukan Lo Kheng Hong bukan sekadar mengikuti momentum jangka pendek. Investor yang dikenal mengusung pendekatan value investing tersebut menilai harga saham PGAS masih berada di bawah nilai wajarnya setelah mengalami koreksi cukup dalam sejak Maret 2026.
Menurutnya, penurunan harga tersebut membuat valuasi PGAS menjadi lebih menarik. Ia menyebut saham PGAS diperdagangkan dengan price to earnings ratio (PER) sekitar 5,87 kali dan price to book value (PBV) sekitar 0,75 kali, level yang menurutnya masih mencerminkan valuasi diskon. Selain itu, dividen yang diterima dari kepemilikan saham PGAS juga menjadi salah satu daya tarik untuk mempertahankan bahkan menambah posisi.
Di luar faktor valuasi, pasar juga masih mencermati sejumlah katalis yang berpotensi mendukung kinerja PGAS dalam beberapa tahun ke depan. Mulai dari proyek infrastruktur gas hingga kemampuan perseroan mempertahankan pembagian dividen.
Faktor yang Masih Menjadi Daya Tarik PGAS
Beberapa faktor berikut menjadi alasan mengapa PGAS masih masuk dalam radar banyak pelaku pasar, bukan hanya karena aksi akumulasi Lo Kheng Hong.
- Valuasi masih relatif rendah: Setelah mengalami koreksi harga, valuasi PGAS dinilai masih berada pada level yang menarik dibandingkan historisnya. Bagi investor yang berorientasi jangka panjang, kondisi ini dapat membuka peluang memperoleh saham dengan margin of safety yang lebih besar, meski tentu tidak menjamin harga akan langsung berbalik naik.
- Potensi dividend yield yang tetap tinggi: PGAS masih dikenal sebagai salah satu emiten BUMN dengan kebijakan pembagian dividen yang menarik. Dengan posisi kas yang kuat, pasar masih melihat peluang perusahaan mempertahankan payout ratio yang tinggi sehingga dividend yield tetap kompetitif apabila kinerja operasional terjaga.
- Proyek Cisem II berpotensi meningkatkan distribusi gas Beroperasinya pipa transmisi Cisem II diperkirakan akan memperkuat pasokan gas ke wilayah Jawa Barat. Infrastruktur ini diharapkan mendukung peningkatan volume distribusi PGAS seiring normalisasi permintaan dari sektor industri.
- Saka Energi dapat menjadi penopang kinerja Selain bisnis distribusi gas, PGAS juga memiliki anak usaha hulu migas, Saka Energi, yang berpotensi memperoleh manfaat ketika harga minyak berada di level yang lebih tinggi. Diversifikasi bisnis tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat membantu menopang kinerja perseroan di tengah tantangan pada segmen distribusi.
- Fundamental perusahaan masih menjadi perhatian pasar PGAS mengoperasikan jaringan pipa gas terbesar di Indonesia serta memiliki berbagai infrastruktur pendukung seperti fasilitas regasifikasi dan aset hulu migas. Kombinasi aset tersebut membuat prospek jangka panjang PGAS masih menjadi salah satu faktor yang terus dipantau pelaku pasar.
Meski demikian, pergerakan saham dalam jangka pendek tetap dipengaruhi ekspektasi pasar, sentimen makro, hingga dinamika permintaan dan penawaran di bursa. Karena itu, aksi akumulasi oleh investor besar sebaiknya dipandang sebagai salah satu informasi pendukung, bukan satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan transaksi.
Apa Arti Aksi Lo Kheng Hong bagi Trader Saham?
Aksi pembelian saham oleh investor besar seperti Lo Kheng Hong sering kali menjadi informasi yang menarik untuk dicermati. Namun, aktivitas tersebut tidak serta-merta menjadi sinyal untuk langsung membeli saham. Sebaliknya, informasi ini dapat digunakan sebagai salah satu bahan analisis untuk memahami bagaimana pelaku pasar dengan horizon investasi jangka panjang melihat prospek suatu emiten.
Hal yang Bisa Dicermati Trader
Ada beberapa hal yang dapat menjadi perhatian trader ketika melihat aksi akumulasi saham oleh pemegang saham besar seperti Lo Kheng Hong.
- Perhatikan apakah akumulasi berlangsung secara konsisten: Pembelian yang dilakukan dalam beberapa periode biasanya memberikan informasi yang lebih bermakna dibandingkan transaksi yang hanya terjadi satu kali. Karena itu, perubahan kepemilikan dari bulan ke bulan dapat menjadi salah satu data yang layak dipantau.
- Lihat apakah pergerakan harga mulai mengonfirmasi sentimen positif: Akumulasi oleh pemegang saham besar belum tentu langsung diikuti kenaikan harga saham. Trader dapat mengombinasikan informasi tersebut dengan pergerakan harga, volume transaksi, maupun level teknikal untuk melihat apakah pasar mulai merespons sentimen tersebut.
- Pantau perkembangan fundamental perusahaan: Selain aktivitas pemegang saham, perkembangan proyek strategis, kinerja keuangan, hingga kebijakan dividen tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi prospek PGAS dalam jangka menengah maupun panjang. Misalnya, operasional penuh proyek Cisem II diharapkan memperkuat distribusi gas dan mendukung pertumbuhan bisnis PGAS ke depan.
Cara Memantau Aktivitas Pemegang Saham Besar dengan Fitur Insider Ajaib
Daripada hanya mengetahui informasi setelah menjadi berita, trader juga dapat memantau perubahan kepemilikan pemegang saham besar secara langsung melalui fitur Insider di Ajaib. Fitur ini membantu pengguna melihat aktivitas transaksi yang dilakukan oleh direksi, komisaris, maupun pemegang saham utama sehingga dapat menjadi tambahan referensi dalam proses analisis.
Perlu dipahami bahwa data Insider bukan digunakan untuk menentukan keputusan beli atau jual secara otomatis. Sebaliknya, informasi tersebut dapat berfungsi sebagai data pendukung yang dikombinasikan dengan analisis fundamental, teknikal, maupun sentimen pasar sehingga keputusan trading menjadi lebih komprehensif.
Cara Menggunakan Fitur Insider di Ajaib

Memantau aktivitas Insider dapat dilakukan hanya dalam beberapa langkah.
- Cari saham yang ingin dianalisis, misalnya PGAS.
- Buka tab “Insider” yang tersedia di halaman saham, di samping grafik pergerakan harga.
- Perhatikan informasi transaksi, seperti tanggal pelaporan, nama pihak yang bertransaksi, jenis aksi (Buy atau Sell), jumlah saham, hingga perubahan persentase kepemilikan.
- Klik nama pemegang saham atau entitas untuk melihat riwayat transaksi maupun daftar kepemilikan saham lain yang masih dimiliki.
Dengan memantau data tersebut secara berkala, trader dapat mengetahui apakah aksi akumulasi masih berlanjut atau justru mulai berubah. Informasi tersebut tentu akan lebih bermanfaat apabila dikombinasikan dengan perkembangan fundamental perusahaan, kondisi teknikal saham, serta sentimen pasar yang sedang berlangsung.
Pantau Aktivitas Insider dan Pergerakan Saham PGAS di Ajaib

Aksi akumulasi Lo Kheng Hong menunjukkan bahwa perubahan kepemilikan pemegang saham besar dapat menjadi salah satu informasi yang menarik untuk dicermati. Namun, yang tidak kalah penting adalah memantau apakah akumulasi tersebut masih berlanjut, bagaimana perubahan struktur kepemilikan dari waktu ke waktu, serta bagaimana respons harga saham terhadap perkembangan tersebut.
Melalui fitur Insider di Ajaib, kamu dapat memantau aktivitas transaksi direksi, komisaris, maupun pemegang saham besar secara lebih praktis. Kamu juga bisa melihat pergerakan harga saham PGAS, grafik, data fundamental, hingga berita terbaru dalam satu aplikasi sehingga proses analisis menjadi lebih efisien sebelum mengambil keputusan trading saham. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Profil Penulis

SEO Writer
Salsabilla Putri merupakan SEO Writer di Ajaib yang berfokus pada penyusunan konten edukasi investasi saham, reksa dana, kripto, serta saham AS dan keuangan secara general. Ia menghadirkan artikel informatif yang membantu pembaca memahami berbagai produk investasi dan tren pasar.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko. Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Pergerakan harga setelah rights issue dapat berbeda dari perhitungan teoritis. Lakukan analisis dan pertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan.
Sumber:
[1] https://market.bisnis.com/read/20260813/7/1995860/mengapa-lo-kheng-hong-kembali-borong-saham-pgn-pgas
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
