Ajaib
Menu

Berita

IHSG Sesi I Turun 1,1%, Saham TRUK ARA Usai Gabriel Rey Akuisisi 15%

Ratih MustikoningsihSeptember 22, 2026

IHSG Sesi I Turun 1,1%, Saham TRUK ARA Usai Gabriel Rey Akuisisi

Key Takeaway:

  • IHSG sesi I Selasa (22/9) turun 1,11% ke level 6.313, dengan investor asing mencatatkan net sell Rp315 miliar di seluruh pasar ekuitas.
  • Sektor energi melemah 2,2%, sedangkan sektor industri turun 1,70%. Pelemahan rupiah ke Rp17.870 per dolar AS turut menjadi sentimen yang membebani pasar.
  • Saham TRUK menyentuh ARA di Rp1.715 atau naik 9,94%, setelah Gabriel Rey melalui PT Pukul Rata Kanan mengakuisisi 15% saham TRUK pada harga Rp428 per saham.
  • Total 20% saham TRUK yang dilepas Catur Dharma Anugerah Surya diserap oleh dua investor baru, yakni PT Pukul Rata Kanan dan Hakimson Growth Capital.

IHSG Sesi I Turun 1,1% ke Level 6.313

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I perdagangan Selasa (22/9/2026) di level 6.313, turun 71,16 poin atau 1,11%. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak di level tertinggi 6.423 dan terendah 6.277.

Dari aktivitas perdagangan, nilai transaksi saham di sesi I mencapai sekitar Rp8,1 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 210 juta lot dan frekuensi perdagangan mencapai 1,39 juta kali.

Asing Catat Outflow Rp315 Miliar

Tekanan terhadap IHSG juga terlihat dari arus dana investor asing. Pada perdagangan 22 September 2026, investor asing mencatatkan outflow Rp315 miliar di seluruh pasar ekuitas.

Profit taking investor asing masih didominasi oleh saham-saham big banks.

Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah ke level Rp17.870 per dolar AS menjadi salah satu faktor yang masih membebani pergerakan pasar ekuitas.

Sektor Energi dan Industri Jadi Penekan IHSG

Sejumlah sektor saham bergerak melemah pada sesi I perdagangan hari ini. Sektor energi mencatat penurunan sebesar 2,2%, sementara sektor industri terkoreksi 1,70%.

IndikatorSesi I 22 September 2026
IHSG6.313
Perubahan IHSG-1,11%
IHSG tertinggi6.423
IHSG terendah6.277
Nilai transaksiRp8,1 triliun
Volume transaksi210 juta lot
Frekuensi1,39 juta
Foreign flowOutflow Rp315 miliar
RupiahRp17.870/US$
Sektor energi-2,2%
Sektor industri-1,70%

Saham TRUK Sudah Naik 220% YTD dan Hari Ini Kembali ARA

Di tengah pelemahan IHSG, saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) justru mencatatkan penguatan signifikan.

Pada sesi I, saham TRUK naik 9,94% atau 155 poin ke level Rp1.715, sekaligus menyentuh Auto Rejection Atas (ARA).

Berdasarkan data perdagangan pada gambar yang diberikan, saham TRUK berada di Rp1.715 dengan harga pembukaan, tertinggi, dan terendah sesi tersebut sama-sama di level Rp1.715.

Saham TRUK juga telah mencatatkan kenaikan sekitar 220% sejak awal tahun hingga level Rp1.715 pada 22 September 2026.

TRUK sudah reli sekitar +220% sejak awal tahun dan kembali ARA +9,94% di Sesi 1.

Gabriel Rey Akuisisi 15% Saham TRUK di Harga Rp428

Pergerakan saham TRUK menjadi perhatian setelah terungkap adanya perubahan kepemilikan saham pada 18 September 2026.

Pada transaksi tersebut, Catur Dharma Anugerah Surya melepas seluruh kepemilikan langsungnya sebanyak 87 juta saham atau 20% TRUK. Saham tersebut dijual dengan harga Rp428 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp37,236 miliar untuk rebalancing portofolio.

Sebanyak 65,25 juta saham atau 15% kemudian diserap oleh PT Pukul Rata Kanan, yang disebut sebagai entitas Gabriel Rey. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp27,927 miliar.

Sementara itu, Hakimson Growth Capital membeli sisa 21,75 juta saham atau 5% TRUK dengan nilai transaksi sekitar Rp9,309 miliar.

Rincian Perubahan Kepemilikan Saham TRUK

PihakJumlah SahamKepemilikanHarga TransaksiNilai Transaksi
PT Pukul Rata Kanan / Gabriel Rey65,25 juta15%Rp428Rp27,927 miliar
Hakimson Growth Capital21,75 juta5%Rp428Rp9,309 miliar
Total87 juta20%Rp428Rp37,236 miliar

Pergerakan TRUK Sebelumnya Disebut karena Dinamika Perdagangan

Dalam keterbukaan informasi pada 9 September 2026 yang disebut dalam materi tersebut, perseroan sebelumnya menyatakan bahwa pergerakan harga saham TRUK terjadi karena dinamika perdagangan atau spekulasi pelaku pasar, dan bukan disebabkan oleh aksi korporasi maupun rumor internal yang belum diungkap perusahaan.

Sementara itu, transaksi perubahan kepemilikan yang terjadi pada 18 September 2026 menunjukkan adanya masuknya dua pemegang saham baru dengan total kepemilikan 20%.

Perkembangan harga saham TRUK kemudian berlanjut hingga sesi I 22 September 2026, ketika saham tersebut mencapai level Rp1.715 dan mencatatkan ARA.

Pantau Pergerakan Saham TRUK dan Trading Saham di Ajaib

Pergerakan IHSG pada sesi I masih dibayangi tekanan jual investor asing dan pelemahan sejumlah sektor. Di sisi lain, saham TRUK menjadi salah satu saham yang mencuri perhatian setelah mencatatkan ARA dan perubahan kepemilikan sebesar 20%.

Pantau pergerakan IHSG, saham TRUK, dan saham lainnya secara real-time di Ajaib. Kamu juga bisa mulai trading saham TRUK dan berbagai saham pilihan lainnya langsung melalui aplikasi Ajaib.

Download aplikasi Ajaib dan Ajaib Terminal dan mulai trading saham sesuai strategi kamu, dengan dukungan berbagai fitur trading di Ajaib Terminal agar trading semakin cepat dan powerful.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!