Ajaib
Menu

Berita

IHSG Sesi I Turun 0,55%, Saham Batu Bara Menguat dan UVCR Melonjak 7,91%

Ratih Mustikoningsih•September 25, 2026

Key Takeaway:

  • IHSG turun 0,55% atau 34,88 poin ke level 6.263 pada sesi I perdagangan 25 September 2026.
  • IHSG bergerak di rentang 6.261–6.328 dengan nilai transaksi Rp4,51 triliun dan volume 209 juta lot.
  • Saham batu bara menjadi salah satu penggerak IHSG sesi I, dengan PTBA naik 1,97% dan AADI menguat 1,35%.
  • Sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang menguat pada sesi I, sebesar 0,19%.
  • UVCR naik 7,91% setelah perseroan mengumumkan rencana private placement sebanyak-banyaknya 200 juta saham.

IHSG Sesi I Terkoreksi 0,55%

IHSG melemah 0,55% atau 34,88 poin ke level 6.263 pada perdagangan sesi I, Jumat (25/9/2026). Indeks sempat bergerak pada level tertinggi 6.328 dan level terendah 6.261.

Aktivitas perdagangan hingga sesi I mencatat nilai transaksi sebesar Rp4,51 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 209 juta lot dan frekuensi transaksi sebanyak 0,946 juta kali.

IndikatorSesi I 25 September 2026
IHSG6.263
Perubahan-0,55%
Perubahan poin-34,88
High6.328
Low6.261
Nilai transaksiRp4,51 triliun
Volume transaksi209 juta lot
Frekuensi transaksi0,946 juta

Investor Asing Catat Outflow Rp355 Miliar

Koreksi IHSG pada sesi I berjalan seiring dengan arus keluar investor asing. Pada 25 September 2026, investor asing mencatatkan outflow sebesar Rp355 miliar di seluruh pasar ekuitas.

Profit taking investor asing pada saham-saham big banks cenderung terbatas sejalan dengan nilai transaksi yang terjadi hingga sesi I.

Saham Batu Bara Pimpin Penguatan

Di tengah koreksi IHSG, saham sektor batu bara menjadi salah satu penggerak indeks pada sesi I. PTBA menguat 1,97%, sedangkan AADI naik 1,35%.

Pergerakan tersebut menjadi salah satu sorotan di tengah kondisi IHSG yang masih berada di zona negatif pada perdagangan sesi I.

UVCR Naik 7,91% Usai Rencana Private Placement

Saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) melonjak 7,91% pada sesi I. Kenaikan tersebut terjadi setelah perseroan merencanakan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Dalam rencana tersebut, UVCR akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 200 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp20 per saham. Jumlah tersebut setara maksimal 10% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

PT Trimegah Sumber Mas (TSM), yang merupakan pemegang saham utama sekaligus pengendali perseroan saat ini, akan bertindak sebagai standby buyer.

Seluruh dana yang diperoleh dari aksi private placement tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.

Sementara itu, harga pelaksanaan private placement belum dipublikasikan karena masih menunggu persetujuan RUPSLB yang dijadwalkan pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Sektor Teknologi Jadi Satu-satunya yang Menguat

Secara sektoral, sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang ditutup positif pada sesi I, dengan penguatan sebesar 0,19%.

Di antara saham yang bergerak positif, UVCR mencatatkan kenaikan paling menonjol setelah perseroan mengumumkan rencana private placement.

Pantau Saham Potensial dan Trading di Ajaib

Pergerakan IHSG dan saham-saham sektoral dapat berubah sepanjang perdagangan berlangsung. Pantau saham potensial, aktivitas transaksi, serta pergerakan pasar secara real time melalui Ajaib.

Gunakan berbagai fitur seperti order book, running trade, broker summary, dan foreign flow untuk membantu memantau pergerakan saham sebelum mengambil keputusan transaksi.

Mulai pantau saham potensial dan trading saham di Ajaib.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!