IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham LEAD hingga LAJU Tetap Cetak Cuan hingga 33%
Salsabilla•June 23, 2026

Key Takeaways
- IHSG ditutup turun 0,25% ke level 6.101,3 dengan nilai transaksi mencapai Rp32,94 triliun.
- Sektor kesehatan memimpin penguatan sebesar 3,97%, sementara sektor teknologi menjadi yang paling tertekan.
- Saham LEAD, BALI, PTPW, ENAK, dan LAJU mencatat kenaikan tertinggi dengan lonjakan harga hingga 33% dalam sehari.
IHSG Ditutup Melemah di Tengah Sentimen Global dan Penantian Keputusan MSCI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 15,36 poin atau 0,25% ke level 6.101,3 pada perdagangan Selasa, 23 Juni 2026. Meski bergerak di zona merah, aktivitas perdagangan tetap ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp32,94 triliun.
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 294 saham menguat, 398 saham melemah, dan 267 saham bergerak stagnan. Volume transaksi tercatat mencapai 40 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1,756 juta kali, mencerminkan investor masih aktif melakukan transaksi di tengah berbagai sentimen yang berkembang.
Pergerakan Sektor Saham Hari Ini
Beberapa sektor berhasil mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan. Sektor kesehatan menjadi penopang utama pasar dengan kenaikan tertinggi.
| Sektor | Perubahan |
|---|---|
| Kesehatan | +3,97% |
| Properti | +1,54% |
| Barang Baku | +0,49% |
| Perindustrian | +0,46% |
| Barang Konsumen Primer | +0,28% |
| Infrastruktur | +0,27% |
| Barang Konsumen Non-Primer | +0,15% |
Di sisi lain, sejumlah sektor mengalami tekanan yang membebani laju IHSG. Pelemahan terbesar terjadi pada sektor teknologi yang turun 1,05%, diikuti sektor keuangan 0,62%, energi 0,61%, serta transportasi yang terkoreksi 0,15%
Pelemahan mayoritas bursa Asia dipengaruhi perkembangan terbaru negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Pemerintah AS memberikan izin selama 60 hari kepada Iran untuk menjual minyak di pasar internasional, yang memunculkan kekhawatiran terkait potensi penggunaan dana ekspor minyak tersebut.
Dari dalam negeri, pelaku pasar masih menantikan keputusan final MSCI terkait status klasifikasi pasar modal Indonesia. Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada isu daya saing industri nasional setelah muncul laporan mengenai sejumlah produsen komponen otomotif Jepang di Jawa Timur yang mempertimbangkan relokasi fasilitas produksinya ke Vietnam.
Saham LEAD hingga LAJU Cetak Kenaikan Tertinggi Saat IHSG Melemah
Meskipun IHSG ditutup melemah, sejumlah saham justru mencatatkan lonjakan signifikan dan menjadi top gainers pada perdagangan hari ini.
Top gainers hari ini:
- PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) naik 33,71% menjadi Rp119
- PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 25,00% menjadi Rp1.475
- PT Pratama Widya Tbk (PTPW) naik 24,74% menjadi Rp1.210
- PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) naik 15,56% menjadi Rp312
- PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) naik 13,11% menjadi Rp69
Di sisi lain, beberapa saham mengalami koreksi tajam dan masuk dalam daftar top losers. Penurunan terbesar dialami PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang turun 14,84% menjadi Rp5.450, disusul PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) yang melemah 14,81% menjadi Rp92.
Sementara itu, PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) terkoreksi 14,06% menjadi Rp2.200, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) turun 13,24% menjadi Rp590, dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) melemah 10% menjadi Rp72.
Pantau Pergerakan IHSG dan Investasi Saham Lebih Mudah di Ajaib
Pergerakan IHSG yang masih dipengaruhi sentimen global maupun domestik membuat investor perlu terus mengikuti perkembangan pasar setiap hari. Melalui Ajaib, kamu dapat memantau pergerakan saham secara real-time, mengakses informasi pasar, serta menemukan berbagai peluang investasi saham dalam satu aplikasi. Mulai perjalanan investasi kamu bersama Ajaib dan nikmati kemudahan bertransaksi langsung dari genggaman. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Sumber: https://investor.id/market/443794/saham-loncat-hingga-33-meski-ihsg-tergelincir
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!