Dirut Bank Mandiri Tambah Kepemilikan BMRI, Borong 50.000 Saham di Tengah Tekanan Pasar
Salsabilla•June 25, 2026

Key Takeaways
- Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, membeli 50.000 saham BMRI senilai Rp223,5 juta pada 15 Juni 2026 untuk tujuan investasi.
- Transaksi tersebut meningkatkan kepemilikan saham Riduan menjadi 14,59 juta lembar atau setara 0,0156% dari total saham beredar.
- Aksi pembelian dilakukan di tengah tekanan jual investor asing yang mencatat net sell BMRI sebesar Rp11,6 triliun sejak awal tahun 2026.
Dirut Bank Mandiri Tambah Kepemilikan BMRI di Tengah Tekanan Pasar
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), Riduan, tercatat menambah kepemilikan saham perseroan sebanyak 50.000 lembar saham pada 15 Juni 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Juni 2026, transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp4.470 per saham dengan nilai pembelian mencapai sekitar Rp223,5 juta.
Aksi pembelian ini dilakukan saat saham BMRI masih menghadapi tekanan dari arus keluar dana asing. Data dari tim riset Ajaib mencatat investor asing membukukan net sell BMRI sebesar Rp11,6 triliun sejak awal tahun 2026. Meski nilai transaksi relatif terbatas dibandingkan kapitalisasi pasar perseroan, langkah Direksi menambah kepemilikan saham kerap menjadi perhatian pelaku pasar karena mencerminkan pandangan manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan.
Detail Transaksi Saham BMRI oleh Direktur Utama
Berikut rincian transaksi pembelian saham BMRI oleh Riduan:
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Tanggal transaksi | 15 Juni 2026 |
| Jumlah saham dibeli | 50.000 lembar |
| Harga per saham | Rp4.470 |
| Nilai transaksi | Rp223,5 juta |
| Kepemilikan sebelum transaksi | 14.547.800 saham |
| Kepemilikan setelah transaksi | 14.597.800 saham |
| Porsi kepemilikan | 0,0156% hak suara |
Kinerja Bank Mandiri Masih Tumbuh Solid
Di tengah dinamika pasar, Bank Mandiri masih mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat hingga April 2026. Secara bank only, perseroan membukukan laba bersih Rp18,1 triliun, meningkat 18,9% secara tahunan (YoY). Pada periode yang sama, total aset mencapai Rp2.245 triliun, tumbuh 16,2% YoY dibandingkan posisi April 2025 sebesar Rp1.933 triliun.
Pertumbuhan juga terlihat pada sisi intermediasi dan pendanaan. Penyaluran kredit meningkat 18,5% YoY menjadi Rp1.550 triliun, melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 16,6% YoY menjadi Rp1.650 triliun. Perseroan menyebut pertumbuhan tersebut didukung oleh aktivitas ekonomi yang tetap terjaga serta kontribusi platform digital Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri dalam mendorong transaksi dan pengelolaan keuangan nasabah.
Sinyal Kepercayaan Manajemen terhadap Fundamental Jangka Panjang
Pembelian saham oleh jajaran manajemen umumnya menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku pasar. Dalam kasus BMRI, aksi Riduan dilakukan ketika saham perseroan masih menghadapi tekanan jual dari investor asing sepanjang tahun berjalan.
Meski tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar pengambilan keputusan investasi, transaksi ini menunjukkan bahwa Direktur Utama Bank Mandiri memilih menambah kepemilikan sahamnya di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya kondusif. Langkah tersebut juga terjadi ketika Bank Mandiri masih mencatat pertumbuhan laba, kredit, aset, dan DPK yang solid hingga kuartal awal 2026.
Investasi Saham BMRI dan Emiten Perbankan Lebih Mudah di Ajaib
Ingin memantau perkembangan saham perbankan seperti BMRI serta berbagai emiten unggulan lainnya? Kamu bisa melakukan investasi saham secara praktis melalui aplikasi Ajaib. Dengan fitur riset, data pasar, dan informasi emiten yang mudah diakses, kamu dapat mengikuti berbagai perkembangan penting di pasar modal dan menyusun strategi investasi sesuai kebutuhan. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko. Pastikan Anda melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI (24/6), Ajaib Research
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!