Ajaib
Menu

Berita

Selain Superbank, Ini Daftar Saham Bank Digital dan Besaran Dana IPO yang Dihimpun

SarifaNovember 27, 2025

MR_Ajaib_web_13 nov_IPO Superbank-Umbrella KV-Alt 01

Pasar saham kembali semarak dengan rencana IPO Superbank. Bagi kamu yang tertarik berinvestasi di sektor finansial masa depan, inilah saatnya mengenal lebih dalam daftar saham bank digital di BEI.

Dunia investasi dan perbankan Indonesia sedang diramaikan oleh rencana penawaran umum perdana (IPO) saham PT Super Bank Indonesia Tbk, atau yang lebih dikenal sebagai Superbank. Saham bank digital ini rencananya akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi pemain baru di kancah perbankan digital.

Namun, tahukah kamu bahwa selain Superbank, sudah ada beberapa saham bank digital lain yang tercatat di BEI? Artikel ini akan membahas profil singkat Superbank dan daftar lengkap saham bank digital lainnya, termasuk informasi tentang kapan mereka IPO dan besaran dana yang berhasil dihimpun, untuk memberimu gambaran yang lebih jelas.

IPO Superbank (SUPA): Pemain Baru yang Ditunggu

Superbank adalah bank digital yang memiliki backing kuat dari perusahaan-perusahaan besar. Bank ini didukung oleh konglomerat media Indonesia, Emtek Group, serta raksasa teknologi seperti Grab, Singtel, dan Kakao Bank dari Korea Selatan. Kehadiran para pendukung ini memberikan pondasi yang kuat bagi Superbank dalam bersaing.

Melalui IPO-nya, Superbank menargetkan untuk menghimpun dana segar hingga Rp 3,06 triliun. Mereka akan melepas hingga 4,4 miliar saham baru kepada publik dengan harga penawaran antara Rp 525 hingga Rp 695 per saham. Berikut adalah jadwal penting IPO Superbank yang perlu kamu catat jika tertarik untuk memesan:

  • • Book Building: 25 November – 1 Desember 2025 
  • • Penawaran Umum: 10 – 15 Desember 2025 
  • • Penjatahan: 15 Desember 2025 
  • • Pencatatan di BEI: 17 Desember 2025 dengan kode saham SUPA 

Rencananya, 70% dari dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, terutama guna mendukung kegiatan penyaluran kredit, sementara 30% sisanya akan dialokasikan untuk belanja modal dan pengembangan teknologi.

Daftar Saham Bank Digital di BEI

Sebelum hadirnya SUPA, BEI sudah memiliki beberapa emiten bank digital yang bisa kamu jadikan alternatif investasi. Masing-masing bank memiliki cerita dan keunikannya sendiri dalam bertransformasi menjadi bank digital.

Berikut adalah daftar saham bank digital yang sudah tercatat di BEI, dilengkapi dengan informasi kapan mereka melakukan IPO dan besaran dana yang dihimpun.

Nama Bank DigitalKode SahamTahun IPOHarga IPO per SahamTotal Dana Dihimpun (IPO)
Bank JagoARTO2020Rp 1.760Rp 1,76 Triliun*
Bank Neo CommerceBBYB2015Informasi tidak lengkapInformasi tidak lengkap
Allo BankBBHI2022Rp 108Rp 1,08 Triliun*
Bank Aladin SyariahBANK2022Rp 50Rp 250 Miliar*
SuperbankSUPA2025Rp 525 – Rp 695Ditargetkan Rp 3,06 Triliun

*Total dana dihimpun adalah estimasi berdasarkan harga IPO dan jumlah saham yang dilepas.

1. Bank Jago (ARTO)

Bank Jago adalah salah satu pelopor bank digital yang populer di Indonesia. Sahamnya telah diperdagangkan di BEI sejak tahun 2020. Bank ini dikenal dengan strateginya yang kuat melalui kolaborasi dengan ecosystem partner, mirip dengan Superbank yang bermitra dengan Grab. Untuk analisis lebih lanjut tentang prospek saham ARTO, kamu bisa membacanya di sini: Saham ARTO.

2. Bank Neo Commerce (BBYB)

BBYB memiliki sejarah panjang. Bank ini telah berdiri sejak 1989 dengan nama Bank Yudha Bhakti dan baru bertransformasi total menjadi bank digital pada tahun 2020. Hingga 2023, Bank Neo Commerce tercatat memiliki lebih dari 23 juta nasabah. Ingin tahu lebih detail? Cek analisisnya di: Saham BBYB.

3. Allo Bank (BBHI)

Allo Bank adalah bank digital yang lahir dari transformasi Bank Harda Internasional. Bank ini berada di bawah naungan Grup Bakrie dan resmi melantai di BEI pada tahun 2022. Allo Bank berfokus pada pengembangan layanan perbankan yang terintegrasi secara digital. Simak ulasan lengkap saham BBHI di: Saham BBHI.

4. Bank Aladin Syariah (BANK)

Sebagai bank digital syariah, BANK menunjukkan kinerja yang sangat baik. Bank ini berhasil membalikkan kerugian menjadi laba bersih sebesar Rp83,12 miliar pada semester I-2025, dengan pertumbuhan yang fantastis hingga 244.37% secara tahunan. Ini menunjukkan daya tarik model perbankan syariah di dunia digital.

5. Superbank (SUPA)

Superbank (SUPA) adalah pemain baru yang sangat dinantikan di pasar modal Indonesia. Bank digital ini memiliki keunggulan berupa pendukung (backing) yang sangat solid dari konglomerat media Emtek Group, serta raksasa teknologi seperti Grab, Singtel, dan Kakao Bank. Pada Semester I-2025, Superbank sudah menunjukkan kinerja yang menjanjikan dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 20,06 miliar, berbalik dari rugi di periode yang sama tahun sebelumnya. Asetnya juga tumbuh sangat pesat, melampaui 122.1% secara tahunan, menandakan ekspansi bisnis yang agresif. Melalui IPO-nya yang rencananya berlangsung pada Desember 2025, Superbank menargetkan untuk menghimpun dana segar hingga Rp 3,06 triliun.

Tips Mempertimbangkan Investasi di Saham Bank Digital

Memilih investasi saham, termasuk saham bank digital, membutuhkan pertimbangan yang matang. Berikut adalah beberapa tips sederhana yang bisa membantumu, terutama jika kamu adalah investor pemula:

1. Pahami Bisnis Modelnya: Apakah bank digital tersebut berdiri sendiri atau memiliki ecosystem partner yang kuat seperti Grab atau Gojek? Kemitraan strategis dapat menjadi nilai tambah untuk akuisisi nasabah.

2. Lihat Valuasinya: Bandingkan harga saham dengan nilai bukunya (Price to Book Value/PBV). Saat ini, rata-rata PBV saham bank digital berada di sekitar 3,3x. Sebagai contoh, valuasi Superbank pada harga IPO teratas diperkirakan sekitar 4,35x, sementara Bank Neo Commerce (BBYB) berada di 1,37x.

3. Analisis Laporan Keuangan: Perhatikan pertumbuhan jumlah nasabah, penyaluran kredit, dan profitabilitasnya. Superbank, contohnya, berhasil membukukan laba bersih pada kuartal ketiga tahun 2025 .

4. Diversifikasi Portofolio: Jangan menempatkan semua dana investasimu pada satu atau dua saham bank digital saja. Sebarkan risikomu dengan berinvestasi di berbagai sektor.

5. Investasi untuk Jangka Panjang: Fluktuasi harga adalah hal yang wajar di pasar saham. Dengan berinvestasi untuk jangka panjang, kamu memberi waktu bagi perusahaan untuk berkembang dan nilainya tumbuh.

Rencana IPO Superbank (SUPA) semakin memeriahkan pilihan investasi di sektor bank digital Indonesia. Dari Bank Jago (ARTO) hingga Bank Neo Commerce (BBYB), setiap emiten menawarkan cerita dan strategi bisnisnya yang unik.

Memilih saham bank digital yang tepat memerlukan riset yang mendalam, dimulai dari memahami model bisnis, menilai valuasi, hingga memantau kinerja keuangannya. Jadilah investor yang cerdas dengan terus belajar sebelum mengambil keputusan.

Sebagai platform investasi, Ajaib memudahkan kamu untuk memesan saham IPO seperti SUPA dan membangun portofolio saham bank digital impianmu. Yuk, mulai perjalanan investasimu sekarang!

Baca Juga: Cara Membeli Saham e-IPO di Ajaib

Pesan Saham IPO Langsung di Ajaib!

Jika tertarik, kamu bisa beli saham atau pesan saham E-IPO di AjaibPesan Dulu, Bayar Belakangan setelah dapat alokasi. Proses mudah dan BEBAS biaya. Ajaib sudah berizin dan diawasi OJK, jadi investasi kamu lebih terjamin aman. Yuk, download Ajaib sekarang dan jangan lewatkan peluang investasi saham IPO lainnya!

Google Play StoreApple App Store

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

Selain Superbank, Ini Daftar Saham Bank Digital dan Besaran Dana IPO yang Dihimpun - Ajaib