SHIB Melonjak Hampir 40% Akhir Pekan, Apa Penyebabnya?
Panji Yudha•July 27, 2026

Analisis dibuat pada Senin, 27 Juli 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.
Key Takeaways
- SHIB melonjak hingga 39,50% dari titik terendahnya dalam dua hari (25–26 Juli), tanpa ada katalis fundamental atau pengumuman proyek yang mendasarinya.
- Lonjakan ini bersifat spesifik pada SHIB, bukan efek rotasi dana ke sektor memecoin secara umum, terbukti dari Dogecoin yang hanya naik 6% pada periode yang sama.
- Trader Korea Selatan menjadi sorotan utama di balik reli ini, dengan pasangan SHIB/KRW di Upbit mencatatkan volume terbesar secara global.
Lonjakan Tanpa Katalis Fundamental yang Jelas

Shiba Inu (SHIB) mencuri perhatian pasar kripto akhir pekan ini setelah harganya melonjak tajam tanpa katalis fundamental yang jelas. Berdasarkan data chart SHIB/IDR, token meme ini sempat menembus kenaikan hingga 39,50% dari titik terendahnya, melompat dari kisaran $0,08 ke atas $0,10 hanya dalam dua hari Sabtu-Minggu (25-26 Juli), sebuah lonjakan yang tampak jelas mencolok dibanding tren pelemahan yang mendominasi sejak Mei.
Kenaikan singkat tersebut menambah nilai kapitalisasi pasarnya sekitar $1 miliar hanya dalam sehari, tanpa ada pengumuman atau perkembangan proyek apa pun yang mendasarinya. Kapitalisasi pasar SHIB kini berada di kisaran $3,4 miliar, dengan volume perdagangan harian mencapai $380 juta, level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Apa yang Mendorong Reli Ini?
Sejumlah analis menyebut lonjakan akhir pekan ini didorong oleh kombinasi beberapa faktor seperti peningkatan mendadak pembelian di pasar spot, aktivitas whale yang terkonsentrasi, serta derasnya volume ritel yang meluber dari bursa-bursa regional Asia seperti Korea Selatan. Kondisi yang makin terasa dampaknya di tengah likuiditas pasar yang lebih tipis pada akhir pekan.
Yang membuat reli ini semakin mengundang tanya, tidak ada pergerakan berarti dari Shibarium (jaringan layer-2 SHIB), dan token-token sejenis “dog coin” lainnya justru tertinggal jauh. Dogecoin misalnya hanya naik 6% dalam periode yang sama, sementara token-token kapitalisasi kecil lain bergerak maksimal 10%, mengindikasikan lonjakan ini murni spesifik pada SHIB, bukan efek rotasi dana ke sektor memecoin secara umum.
Sorotan Aktivitas Trader Korea Selatan
Sorotan utama tetap tertuju pada aktivitas trader Korea Selatan. Pasangan SHIB/KRW di bursa Upbit tercatat sebagai pasar tunggal terbesar dengan volume sekitar $62 juta (lebih dari sepersepuluh volume global) bahkan diperdagangkan dengan sedikit premium dibanding Binance dan bursa berbasis dolar lainnya.
Trader Korea memang dikenal kerap memicu reli agresif pada token-token bervolatilitas tinggi, dan pola kenaikan SHIB kali ini pun sesuai kebiasaan tersebut: dorongan pertama terjadi Sabtu malam, diikuti sembilan jam stagnan, lalu dorongan kedua muncul saat pagi hari waktu Asia.
Short Seller Jadi Korban Likuidasi
Menariknya, para short seller justru menjadi korban dari lonjakan ini. Sekitar $6 juta posisi SHIB dan 1000SHIB terlikuidasi dari sekitar 2.300 trader, dengan $5 juta di antaranya merupakan posisi short, likuidasi terbesar terjadi tepat saat dorongan kedua berlangsung.
Namun likuidasi ini dinilai sebagai dampak dari kenaikan harga, bukan penyebabnya, karena skalanya terlalu kecil untuk menjelaskan lonjakan sebesar ini.
Sekilas Tentang Shiba Inu
Shiba Inu sendiri pertama kali diluncurkan pada Agustus 2020 sebagai token berbasis Ethereum oleh pengembang anonim bernama Ryoshi, yang saat itu secara terang-terangan memposisikan SHIB sebagai “pembunuh Dogecoin” tanpa produk nyata di baliknya. Sejak itu, proyek ini telah mengembangkan Shibarium dan ekosistem token yang lebih luas.
Meski begitu, harga SHIB masih jauh di bawah rekor tertingginya pada 2021, dan pergerakannya hingga kini masih lebih banyak digerakkan oleh sentimen ritel ketimbang perkembangan nyata dari ekosistemnya.
Apa Artinya Bagi Trader Kripto?
Reli SHIB kali ini memberikan beberapa pelajaran berharga bagi trader, terlepas dari apakah kamu sedang memegang posisi di token ini atau tidak. Pertama, lonjakan tanpa katalis fundamental yang jelas, seperti yang terjadi pada SHIB (cenderung lebih rentan berbalik arah secepat kenaikannya) karena tidak didukung perkembangan nyata pada ekosistem atau produk. Membedakan antara reli yang digerakkan sentimen jangka pendek dengan kenaikan yang didasari perkembangan fundamental menjadi kunci untuk menilai apakah momentum semacam ini punya daya tahan atau hanya sementara.
Kedua, pola pergerakan harga yang mengikuti jam aktif trader regional tertentu, seperti dorongan yang konsisten muncul saat malam dan pagi waktu Asia pada kasus SHIB, bisa menjadi salah satu indikator tambahan untuk memahami dari mana tekanan beli atau jual sebenarnya berasal. Memantau volume di bursa-bursa regional tertentu, bukan hanya volume global secara keseluruhan, dapat membantu trader membaca lebih jelas apakah suatu reli didorong oleh basis pembeli yang luas atau justru terkonsentrasi pada segmen tertentu.
Ketiga, data likuidasi short seller dalam kasus ini menjadi pengingat penting: lonjakan short liquidation sering disalahartikan sebagai penyebab utama reli, padahal skalanya bisa jadi terlalu kecil untuk benar-benar menggerakkan harga sebesar itu. Bagi trader yang memanfaatkan data on-chain atau data likuidasi sebagai bagian dari analisis, penting untuk membedakan antara sinyal yang menjadi pemicu pergerakan dan sinyal yang hanya menjadi dampak ikutan dari pergerakan yang sudah terjadi lebih dulu.
Dengan memahami ketiga hal ini, trader bisa menilai secara lebih objektif apakah momentum seperti pada SHIB layak dicermati lebih lanjut, atau justru perlu diwaspadai sebagai lonjakan jangka pendek yang berisiko terkoreksi cepat begitu tekanan beli mereda.
Pantau Pergerakan Token Meme dan Mulai Trading Kripto di Ajaib
Volatilitas seperti yang terjadi pada SHIB menunjukkan betapa cepatnya sentimen pasar kripto bisa berubah, bahkan tanpa katalis fundamental yang jelas. Melalui aplikasi Ajaib, kamu bisa mendapatkan update pasar kripto terkini dan memanfaatkan berbagai fitur untuk trading dengan lebih presisi. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!