Demokrat Menang Midterm AS, CLARITY Act Terancam Tertunda hingga 2028
Muhammad Razid Alvian•November 6, 2026

Key Takeaways
- Kemenangan Demokrat di Kongres AS berpotensi mengubah arah regulasi kripto dan membuat CLARITY Act tertahan hingga 2028.
- CLARITY Act sebelumnya lolos di House dengan suara 294-134, tetapi gagal melewati pemungutan suara prosedural di Senat dengan hasil 49-50.
- House Democrats membahas rencana menyusun RUU struktur pasar kripto sendiri dengan kewenangan SEC lebih besar dan peran CFTC lebih kecil.
- Demokrat diperkirakan akan menyelidiki keterlibatan Donald Trump dalam industri kripto, termasuk World Liberty Financial dan TRUMP memecoin.
- Perusahaan kripto disarankan memperkuat kontrol anti pencucian uang (AML) dan disclosure untuk menghadapi potensi pengawasan yang lebih ketat.
Kemenangan Demokrat Ubah Arah Regulasi Kripto di AS
Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu midterm Amerika Serikat (AS) pada November 2026 berpotensi mengubah arah kebijakan regulasi aset kripto di Washington. Menurut laporan CNBC, Perubahan peta politik di Kongres diperkirakan membuat pembahasan CLARITY Act semakin sulit, bahkan berpotensi tertunda hingga 2028.
Sebelumnya, industri kripto berharap kemenangan kandidat yang mendukung aset digital dapat mempercepat pengesahan regulasi struktur pasar. Hal ini terlihat dari pengeluaran industri yang mencapai lebih dari US$200 juta untuk memengaruhi hasil pemilu midterm.
Namun, kemenangan Demokrat justru berpotensi membuat pembahasan regulasi yang lebih ramah terhadap industri kripto bergeser ke prioritas belakang. Analis Jaret Seiberg dari TD Cowen, yang dikutip CNBC, memperkirakan Demokrat akan lebih banyak menyoroti aktivitas bisnis kripto yang berkaitan dengan Presiden Donald Trump.
Sorotan tersebut termasuk keterlibatan Trump dalam World Liberty Financial dan TRUMP memecoin. Kedua entitas tersebut berpotensi menjadi perhatian dalam pengawasan Kongres terhadap hubungan antara kepentingan bisnis Trump dan industri aset digital.
Perubahan arah politik ini juga menambah ketidakpastian bagi perusahaan kripto yang selama ini menantikan kepastian regulasi. Salah satu dampak yang paling diperhatikan pasar adalah nasib CLARITY Act yang sebelumnya diharapkan menjadi landasan hukum struktur pasar kripto di AS.
Perkembangan regulasi di AS menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan saat menentukan strategi di pasar kripto. Agar tidak melewatkan peluang dari pergerakan berbagai aset digital, manfaatkan fitur XTRA FAST di Ajaib Kripto untuk trading 741+ altcoin dan tokenized stock dengan lebih cepat.
Mengapa CLARITY Act Terancam Tertahan hingga 2028?
CLARITY Act merupakan rancangan undang-undang yang bertujuan memberikan kejelasan regulasi terhadap struktur pasar aset kripto di AS. RUU ini diharapkan dapat memperjelas pembagian kewenangan antara SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) dalam mengawasi pasar aset digital.
Pada Juli 2025, CLARITY Act berhasil disahkan di House of Representatives dengan hasil pemungutan suara 294 berbanding 134. Dukungan tersebut termasuk dari 78 anggota Partai Demokrat yang ikut menyetujui RUU tersebut.
Namun, perjalanan CLARITY Act tidak berjalan mulus ketika memasuki Senat. Pada September 2026, upaya melanjutkan pembahasan RUU tersebut gagal melewati ambang prosedural 60 suara, dengan hasil pemungutan suara 49-50.
Kegagalan tersebut membuat pembahasan CLARITY Act semakin tidak pasti. Terlebih, versi RUU yang saat ini berada dalam proses legislasi akan kehilangan jalur pembahasannya ketika masa kerja Kongres ke-119 berakhir pada 3 Januari 2027.
Jika tidak berhasil disahkan sebelum periode tersebut berakhir, CLARITY Act perlu diperkenalkan kembali dalam Kongres berikutnya untuk melanjutkan proses legislasi.
Analis Jaret Seiberg dari TD Cowen memperkirakan CLARITY Act berpotensi tertahan hingga 2028. Perkiraan ini berkaitan dengan perubahan komposisi politik Kongres dan kemungkinan Demokrat lebih memprioritaskan agenda pengawasan terhadap industri kripto dibandingkan pengesahan RUU yang saat ini dibahas.
Dengan kondisi tersebut, pelaku industri kripto berpotensi menghadapi periode ketidakpastian regulasi yang lebih panjang sebelum memperoleh kejelasan mengenai kerangka hukum struktur pasar aset digital di AS.
House Democrats Siapkan RUU Struktur Pasar Kripto Sendiri
Di tengah ketidakpastian CLARITY Act, House Democrats dikabarkan tengah mempertimbangkan penyusunan RUU struktur pasar kripto versi mereka sendiri untuk Kongres berikutnya.
Jurnalis Eleanor Terrett melaporkan bahwa anggota Demokrat di House membahas kemungkinan mengembangkan proposal Crypto Investor and Consumer Bill of Rights yang sebelumnya diusulkan oleh Maxine Waters menjadi RUU struktur pasar kripto yang lebih luas.
Salah satu perbedaan utama dari pendekatan tersebut adalah rencana memberikan kewenangan lebih besar kepada SEC dan mengurangi peran CFTC dalam pengawasan pasar kripto.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Demokrat berpotensi mengusung kerangka regulasi yang lebih menitikberatkan pada pengawasan dan perlindungan investor. Dalam proposal sebelumnya, Maxine Waters juga mengangkat sejumlah isu terkait perlindungan aset nasabah, transparansi cadangan aset, dan pengawasan terhadap platform kripto.
Meski demikian, rencana RUU baru tersebut masih berada dalam tahap pembahasan. Hingga saat ini, teks resmi belum dirilis dan informasi mengenai rencana tersebut masih berasal dari sumber industri, bukan pernyataan resmi anggota parlemen.
Artinya, belum dapat dipastikan bagaimana ketentuan akhir RUU tersebut akan disusun maupun sejauh mana perbedaan substansinya dengan CLARITY Act.
Industri Kripto AS Bersiap Menghadapi Pengawasan Lebih Ketat
Perubahan peta politik di Kongres tidak hanya berdampak pada peluang pengesahan CLARITY Act, tetapi juga berpotensi meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan kripto di AS.
Menurut laporan Forbes, sejumlah pakar menyarankan perusahaan kripto memanfaatkan dua bulan ke depan untuk memperketat kontrol internal, terutama terkait anti pencucian uang atau Anti-Money Laundering (AML) dan kewajiban disclosure.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi perubahan prioritas Kongres setelah Demokrat mulai menjalankan tugasnya pada Januari 2027.
Alih-alih mengharapkan undang-undang baru segera disahkan, perusahaan kripto justru disarankan bersiap menghadapi kemungkinan hearing dan investigasi sepanjang tahun. Pengawasan tersebut berpotensi mencakup aktivitas bisnis perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, serta hubungan antara industri kripto dan pejabat pemerintahan.
Di sisi lain, posisi Elizabeth Warren juga menjadi perhatian dalam perkembangan politik regulasi kripto AS. Senator Demokrat tersebut diperkirakan memiliki pengaruh besar dalam Komite Perbankan Senat, meskipun penunjukan sebagai pemimpin komite belum terverifikasi.
Jika pengawasan terhadap industri kripto semakin menjadi prioritas, perusahaan perlu memperhatikan kesiapan kepatuhan dan transparansi operasional untuk menghadapi kemungkinan perubahan pendekatan regulator.
Bagaimana Prospek Regulasi Kripto AS Selanjutnya?
Kemenangan Demokrat dalam pemilu midterm menambah ketidakpastian terhadap masa depan regulasi kripto AS. CLARITY Act yang sebelumnya diharapkan memberikan kejelasan struktur pasar kini menghadapi kemungkinan tertunda hingga 2028.
Di sisi lain, rencana House Democrats untuk mengembangkan RUU struktur pasar kripto sendiri membuka kemungkinan perubahan pendekatan regulasi, terutama terkait pembagian kewenangan antara SEC dan CFTC serta perlindungan investor.
Pelaku pasar juga perlu mengikuti perkembangan pembahasan RUU alternatif Demokrat, agenda hearing Kongres, dan kebijakan regulator setelah Kongres baru mulai bekerja pada Januari 2027.
Di tengah ketidakpastian regulasi kripto global, penting bagi investor dan trader untuk terus mengikuti perkembangan pasar serta menyiapkan strategi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing. Download Ajaib Kripto sekarang untuk memantau pergerakan harga berbagai aset kripto dan tokenized stock, mengeksplorasi peluang pasar, serta memulai trading dalam satu aplikasi.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!