Ajaib
Menu

Berita Kripto

Bitcoin (BTC) Terbaru: Bitcoin Ambles ke $59.102, Turun ke Level Terendah Sejak Oktober 2024

SalsabillaJune 25, 2026

Bitcoin (BTC) Terbaru: Bitcoin Ambles ke $59.102, Turun ke Level Terendah Sejak Oktober 2024

Key Takeaways

  • BTC sempat menyentuh US$59.102, level terendah sejak Oktober 2024.
  • Penguatan Dolar AS dan arus keluar ETF Bitcoin terus menekan harga.
  • Investor mencermati area US$60.000–US$62.000 sebagai rentang pergerakan berikutnya.

Highlight Pasar Kripto Hari Ini

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) bertengger di $60.750 (IDR 1.092.606.975) atau turun 3,50%. Pelemahan ini turut menekan kondisi pasar kripto secara keseluruhan, tercermin dari total kapitalisasi pasar yang menyusut 2,80% menjadi US$2,07 triliun. Sementara itu, dominasi Bitcoin (BTC.D) berada di level 59,75%, menunjukkan posisi BTC yang masih mendominasi pasar di tengah meningkatnya volatilitas.

Di sisi lain, pergerakan altcoin cenderung beragam, dengan Quick Swap (QUICK), Atletico de Madrid Token (ATM), dan Arena-z (A2Z) menjadi tiga aset dengan kenaikan tertinggi dalam 24 jam terakhir, sedangkan Memecore (M), Eclipse (ES), dan Audiera (BEAT) mencatat penurunan terdalam. Data diambil pada pukul 08.00 WIB.

Analisis BTC Terbaru

Bitcoin mengalami tekanan jual yang semakin dalam pada perdagangan Rabu (24/6) setelah sempat menyentuh level US$59.102, level terendah sejak 10 Oktober 2024. Penurunan ini menandai kali ketiga sepanjang tahun 2026 BTC diperdagangkan di bawah area psikologis US$60.000, sekaligus memperpanjang fase bear market yang telah berlangsung selama delapan bulan terakhir. Pelemahan tersebut menunjukkan masih rendahnya minat investor terhadap aset kripto di tengah perubahan preferensi investasi global.

Salah satu faktor utama yang membebani pergerakan BTC adalah rotasi modal investor ke sejumlah aset dan sektor yang dinilai lebih menarik, seperti saham-saham kecerdasan buatan (AI), IPO ritel yang tengah menjadi sorotan pasar, serta prediction markets. Di saat yang sama, meningkatnya tekanan inflasi akibat konflik Iran membuat Federal Reserve (The Fed) mempertahankan sikap hawkish, sehingga ekspektasi penurunan suku bunga kembali tertunda.

Sentimen tersebut semakin diperkuat oleh penguatan Indeks Dolar AS (DXY) yang menembus level 101,700, tertinggi dalam 13 bulan terakhir. Kenaikan dolar memicu fenomena flight to safety, di mana investor global mengalihkan likuiditas ke aset yang dianggap lebih aman dan mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin. Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa BTC masih berpotensi bergerak terbatas pada rentang US$60.000 hingga US$62.000 dalam jangka pendek.

Investasi BTC Hanya di Ajaib!

Mulai perjalanan investasimu di dunia aset digital bersama Ajaib, platform investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Nikmati fitur analisis harga real-time, grafik teknikal lengkap, serta insight pasar harian dari tim riset profesional untuk membantumu mengambil keputusan transaksi kripto terbaik. Beli dan kelola aset kriptomu di Ajaib sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak mana pun. Artikel ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual aset kripto tertentu. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.

Sumber: Ajaib Research

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!