AVAX Meroket 50% Tembus Rp200.000, Didorong Uji Coba NYSE dan Upgrade Helicon
Panji Yudha•September 22, 2026

Key Takeaways
- Harga AVAX melonjak hingga 50% dalam sepekan dan menembus Rp200.000 pada Selasa (22/9).
- NYSE telah menguji teknologi Avalanche selama sekitar satu tahun untuk menjajaki infrastruktur perdagangan dan settlement saham serta ETF AS yang ditokenisasi.
- Avalanche akan menjalankan upgrade Helicon di Mainnet pada Selasa (22/9) pukul 22.00 WIB.
- Upgrade tersebut juga menghadirkan auto-renewed staking dan menaikkan syarat minimum uptime validator menjadi 90%.
AVAX Meroket 50%, Tembus Rp200.000 Berkat Sentimen NYSE dan Helicon
Harga token Avalanche (AVAX) mencatatkan kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Harganya melonjak hingga 50% dan menembus level psikologis Rp200.000 pada Selasa (22/9).
Kenaikan tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian terhadap adopsi institusional Avalanche dari Wall Street serta rencana pembaruan besar pada jaringan melalui upgrade Helicon.
NYSE Uji Coba Teknologi Avalanche Selama Setahun
Salah satu katalis utama AVAX datang dari kabar keterlibatan New York Stock Exchange (NYSE) dalam pengujian teknologi Avalanche.
Dalam Avalanche Summit pada Jumat (18/9), terungkap bahwa NYSE telah menghabiskan waktu sekitar satu tahun untuk menguji teknologi jaringan Avalanche. Pengujian tersebut dilakukan untuk menjajaki penggunaan infrastrukturnya dalam perdagangan dan penyelesaian (settlement) saham serta ETF Amerika Serikat yang telah ditokenisasi.
Presiden Ava Labs, Charley Cooper, mengatakan pihaknya juga melakukan komunikasi intensif dengan Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan induk NYSE.
Meski demikian, belum ada keputusan final terkait mitra tunggal. Menurut Cooper, arsitektur sistem akan dirancang untuk mendukung ekosistem multi-chain.
Kabar tersebut menambah eksposur Avalanche terhadap sektor keuangan tradisional (TradFi), setelah sebelumnya digunakan oleh sejumlah nama besar seperti Paxos dan Charles Schwab.
Upgrade Helicon Avalanche Mulai Dieksekusi
Selain sentimen dari sektor institusional, perhatian pasar juga tertuju pada upgrade Helicon yang dijadwalkan berlangsung di Mainnet pada Selasa (22/9) pukul 22.00 WIB atau 15.00 UTC.
Pembaruan ini menggabungkan enam Avalanche Community Proposals (ACP) untuk meningkatkan efisiensi transaksi pada C-Chain sekaligus mengubah sejumlah aspek ekonomi jaringan. Berikut beberapa perubahan utama dalam upgrade Helicon:
- Masa Staking Validator Dipangkas Jadi 48 Jam
Salah satu perubahan dalam Helicon adalah pemangkasan batas minimum masa staking validator. Periode minimum tersebut dipangkas dari 14 hari menjadi 48 jam. Perubahan ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi validator, terutama dari sisi likuiditas.
- Imbal Hasil Staking Jangka Pendek Diturunkan
Helicon juga membawa perubahan pada struktur imbal hasil staking. Insentif untuk staking jangka pendek diturunkan sebagai upaya meredam laju inflasi pasokan AVAX. Sementara itu, imbal hasil untuk komitmen penguncian selama satu tahun tetap dipertahankan pada tingkat yang kompetitif.
- Ada Auto-Renewed Staking dan Syarat Uptime Lebih Tinggi
Pembaruan ini turut menghadirkan fitur auto-renewed staking. Dengan fitur tersebut, imbal hasil dapat terakumulasi secara langsung tanpa memerlukan proses administrasi berulang.
Di sisi lain, persyaratan keaktifan (uptime) minimum validator dinaikkan menjadi 90%. Ketentuan ini ditujukan untuk menjaga keandalan operasional jaringan.
AVAX Dapat Momentum dari Adopsi Institusional dan Upgrade Jaringan
Kenaikan AVAX hingga 50% dalam sepekan terjadi bersamaan dengan dua perkembangan utama, yakni pengujian teknologi Avalanche oleh NYSE dan peluncuran upgrade Helicon.
Pengujian oleh NYSE memperkuat perhatian terhadap penggunaan Avalanche untuk infrastruktur aset keuangan yang ditokenisasi. Sementara itu, Helicon membawa sejumlah perubahan pada mekanisme staking dan efisiensi jaringan.
Kombinasi kedua perkembangan tersebut menempatkan Avalanche dalam persaingan narasi Real World Assets (RWA) global, khususnya terkait penggunaan teknologi blockchain untuk kebutuhan sektor keuangan.
Pantau Pergerakan Bitcoin di Ajaib Kripto
Ikuti pergerakan harga Bitcoin dengan lebih mudah melalui Ajaib Kripto. Buat watchlist untuk memantau aset pilihan dan aktifkan price alert agar tidak melewatkan perubahan harga BTC.
Mulai trading kripto di Ajaib dan pantau pergerakan aset kripto pilihanmu dalam satu platform.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!