Milenial

10 Cara Memperbaiki Diri Ketika Dunia Sedang Krisis

memperbaiki diri

Ajaib.co.id – Dunia sedang mengalami krisis. Tak ada yang siap untuk menghalau krisis ini. Namun kita sebagai manusia harus sigap menghadapinya dengan memperbaiki diri.

Sejak awal 2020, dunia disibukkan dengan virus corona atau biasa disebut covid-19. Karena penyebaran virus ini begitu cepat sehingga untuk memutus mata rantai penularan, pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan. Salah satunya adalah jaga jarak fisik atau physical distancing. Awalnya diberlakukan social distancing, lalu menjadi physical distancing.

Sehingga pelaku usaha hingga instansi pemerintahan menerapkan Work From Home (WFH). Bekerja dari rumah dengan memanfaatkan internet.

Bagi sebagian orang, WFH tidaklah mudah. Karena mereka merasa ruang gerak sangat terbatas. Bosan, iya. Namun mereka tak bisa bepergian apalagi pulang ke kampung halaman. Di sisi lain, mereka tak ingin terkena covid-19. Di lain pihak, mereka tidak mau menularkannya ke orang tua atau saudara di tempat asal.

Di tengah situasi seperti ini, kamu punya dua pilihan. Pertama, bekerja lalu nonton film sepanjang hari sambil makan dan rebahan. Kedua, bekerja sembari memperbaiki diri.

Apa Arti Memperbaiki Diri?

Menurut kamus Cambridge, memperbaiki diri merupakan kegiatan mempelajari hal-hal baru yang membuat individu lebih terampil atau mampu melakukan suatu hal. Misalnya untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan multinasional, kamu harus menguasai minimal dua bahasa asing.

10 Cara Memperbaiki Diri

Di samping itu, memperbaiki diri adalah upaya seseorang untuk tumbuh menjadi manusia lebih baik lagi. Meski demikian memperbaiki diri tak melulu harus melakukan kegiatan fancy. Ketika dunia sedang krisis, lakukan kegiatan kecil berikut ini, sehingga kamu dapat meraih hal besar.

Membaca Buku

Orang sukses hobi membaca. Tak percaya? Cek saja kebiasaan Warren Buffett, Bill Gates, hingga Mark Zuckerberg. Dalam sebulan, mereka menyelesaikan satu buku atau setidaknya sedang membaca buku. Buku apa yang harus dibaca?

Mulailah dengan buku yang ingin kamu baca dan baca tiga sampai empat lembar dulu. Lalu baca buku tentang pengembangan diri, seperti 7 Habits, The Science of Getting Rich, Living the 80/20 Way, Think and Grow Rich, dan masih banyak lagi.

Membaca itu seperti makan. Karena kamu memberikan nutrisi kepada otak, sehingga ia mengetahui berbagai hal, bisa mempertajam daya ingat, serta memperluas cakrawala pengetahuan.

Perbarui pula informasi terkini, agar kamu mengetahui apa yang sedang terjadi di luar sana. Apakah situasi tersebut memengaruhi pekerjaanmu atau kamu harus waspada terhadap bisnismu.

Mengikuti Kelas atau Kursus

Di saat kondisi sedang krisis, tak sedikit penyelenggara pendidikan yang menggelar kelas atau kursus daring. Ada yang memberlakukan harga khusus atau diskon, ada pula yang menggratiskan. Manfaatkan kesempatan ini.

Misal kamu adalah account executive (AE), tetapi tak ada salahnya mengambil kelas daring tentang big data. Karena data bisa kamu manfaatkan untuk memetakan kebutuhan klien dan produk yang digemari pelanggan.

Namun jika pekerjaanmu adalah bagian administrasi atau marketing tetapi memiliki hobi di luar pekerjaan, kenapa tak dimanfaatkan. Misalnya kamu suka dengan makeup, ikuti kelas makeup atau jika kamu ingin belajar membuat kuat, daftar kursus, dan praktikan cara membuat kue yang paling mudah.

Mengikuti kursus juga membuatmu memiliki ilmu lebih dibanding yang lain. Jika kamu mendalami pada bidang tersebut, bukan tak mungkin kamu akan menjadi ahlinya.

Individu dengan kemampuan spesifik akan selalu dibutuhkan di bidangnya. Namun mengikuti kursus atau ilmu baru bukan berarti harus berganti profesi. Melainkan kamu memberi ruang pada diri sendiri untuk tumbuh dan mengeksplorasi dunia.

Mempelajari Bahasa Asing

Tak ada kata terlambat untuk belajar hal baru. Termasuk mempelajari bahasa asing. Ya, jika kamu sudah fasih berbahasa Indonesia dan Inggris, pelajari bahasa asing lain. Pasalnya, mempelajari bahasa itu paket lengkap dengan mempelajari budaya. Misal belajar bahasa Jerman, kamu akan belajar tentang seluk-beluk bahasa, budaya, bahkan sejarah. Hal tersebut akan membuat pikiranmu lebih terbuka tentang beragam hal.

Rutin Olahraga

Rutin olahraga seminggu tiga kali, masing-masing berdurasi 30-50 menit, dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Olahraga, seperti renang, lari, jalan cepat, yoga, atau olah fisik lain tak sekadar membuat tubuh sehat. Melainkan juga memperbaiki mood, mempertajam daya ingat, plus meregenerasi sel-sel tubuh sehingga kamu terlihat segar bugar. Butuh anti aging natural? Ayo, olahraga.

Atur Kembali Ruanganmu

Tanpa disadari, suasana di dalam kamar atau rumah sangat memengaruhi suasana hati. Kamu senewen bukan karena belum gajian atau susah bertemu dosen pembimbing atau bagi yang perempuan mengalami pra menstruasi sindrom (PMS). Hal itu bisa dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, seperti dekorasi rumah atau kamar. Sehingga tak ada ruginya buat mengubah dekorasi.

Jika kamu tinggal sendiri, tak perlu mengganti semua perabot rumah. Mulai dari: menyingkirkan barang-barang bertumpuk yang tak digunakan lagi (memberikan ke orang lain atau menjualnya), segera buang sampah dan barang yang tak diperlukan (kardus, sisa plastik, struk belanja, dan lainnya).

Selain itu, bisa juga cuci baju dan kain kotor, simpan barang di tempatnya (buku di lemari, sepatu di rak, bumbu di dapur, dan lain-lain), sampai sini adakah yang perlu diubah atau diganti.Jika ada, segera lakukan.

Apalagi jika hal itu membuat ruangan lebih luas. Padu padankan dekorasi yang dapat membangkitkan mood. Jika kamu merasa tak mampu soal desain interior, lihat di media sosial. Lihat koleksi lemarimu, apakah ada barang untuk digunakan atau tidak. Mendekorasi ulang, baik kamar atau rumah, membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya. Lakukan semampumu, tetapi jangan menumpuk barang lagi, ya.

Mengetahui Kelemahan

Orang yang ingin memperbaiki diri akan mengetahui kelemahan atau ketakutannya. Jika kelemahanmu adalah bicara di depan publik (presentasi), carilah cara untuk mengatasinya. Kalaupun presentasi bukan bidangmu, tak ada salahnya melatih kemampuan tersebut. Jika sewaktu-waktu diminta presentasi hasil kerja, kamu tak ragu-ragu atau kikuk dalam menyampaikan materi.

Menerima Kritik

Bekerjalah dengan baik dan terimalah kritik. Terkadang ketika kamu merasa telah bekerja dengan maksimal dan berusaha tidak melakukan kesalahan, ada saja yang mengkritik pekerjaan. Terima saja. Dengarkan kritiknya dan minta pendapat orang tersebut tentang pekerjaan.

Jika ia salah kira, jelaskan pendapatmu. Sebisa mungkin, jangan sampai terpancing emosi dan mengeluarkan kata atau sikap kasar. Karena hal itu hanya membuang energi untuk sesuatu tak penting. Jika kritikannya baik untuk pekerjaan, tak perlu ragu untuk menanyakan feedback kepadanya.

Mulai Mencoba Meditasi

Tak ada yang siap terhadap situasi krisis seperti ini. Apalagi jika kamu terbiasa bekerja dan beraktivitas di luar rumah. Rasa bosan bisa membuat kamu mulai uring-uringan sendiri. Marah tak membuat segalanya langsung membaik.

Cobalah berdamai dengan kekacauan ini. Mungkin kamu bisa mencobanya dengan melakukan meditasi sebelum mulai perkerjaan sehari-hari dari rumah. Ambil waktu kurang lebih 15 sampai 30 menit untuk berdiam diri supaya batinmu lebih tenang.

Mengatur Keuangan

Jika kamu masih bekerja dan mendapatkan gaji penuh, bersyukurlah. Karena di luar sana, ada teman-teman kita yang kehilangan pekerjaan atau gajinya dipotong 50 persen, karena perusahaan tak ada pemasukan selama krisis covid-19.

Oleh karena itu, atur keuangan merupakan tindakan wajib. Alokasikan gajimu 60 persen untuk kebutuhan sehari, 20 persen dana hiburan, dan 20 persen dana investasi dan/atau tabungan. Saat sekarang ini, alihkan dana investasi ke aset aman atau produk tabungan yang relatif aman. Untuk informasi pengaturan keuangan lebih lengkap, kunjungi laman Ajaib.

Fokus

Perbaikan diri tak lengkap, jika tak ada fokus. Fokus terhadap hal-hal yang bisa kamu kontrol. Bekerja dan fokus mencapai tujuan. Jika ada masalah, fokus menyelesaikannya. Tak mudah melewati krisis saat ini. Namun situasi tersebut dapat dijadikan refleksi dalam memperbaiki diri.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait