Teknologi

Wow, Jaringan 5G Siap Diterapkan di Indonesia Sebentar Lagi!

Jaringan 5G
Jaringan 5G

Ajaib.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pernah menyampaikan bahwa Indonesia dalam waktu dekat akan menerapkan konektivitas 5G. Namun, yang jadi pertanyaan kapan hal itu bisa terealisasi? Jika kita melihat fakta di lapangan, masih banyak daerah-daerah yang bahkan belum punya akses 4G. Di sisi lain, pemerintah sudah berani mewacanakan jaringan 5G akan segera dimunculkan.

Meski begitu, rupanya sejumlah provider di Indonesia sudah mulai berlomba-lomba mengembangkan layanan 5G pada produk mereka. Telkomsel sendiri sudah beberapa kali melakukan uji coba 5G sejak tahun 2018 lalu. Sebelum masyarakat benar-benar merasakan kehadiran 5G, ada baiknya mengenalnya terlebih dahulu sehingga bisa tahu manfaatnya bagi kehidupan.

Mengenal Apa Itu Jaringan 5G

Jaringan 5G atau fifth generation (generasi kelima) sebagai teknologi terbaru yang melebihi standar 4G rencananya baru akan dirilis pada 2020. Diyakini konektivitas 5G memiliki kecepatan hingga tiga kali lipat dari generasi yang sebelumnya. Sampai sekarang ini kita sudah mengenal berbagai jenis jaringan, yaitu:

·        1G : teknologi awal yang memperkenalkan suara analog.

·        2G : jaringan ini mengenalkan kita pada suara digital.

·        3G : teknologi yang memperkenalkan data mobile.

·        4G LTE : eranya mobile internet.

Jaringan 5G yang akan hadir ini tidak hanya untuk perangkat telekomunikasi saja, tetapi mampu menjangkau ke berbagai perangkat. Pengembangan 5G sendiri sudah dimulai sejak tahun 2008 di Korea Selatan dengan melakukan riset pada penggunaan teknologi seluler di negara tersebut. Di tahun itu juga badan penerbangan antariksa Amerika Serikat, NASA, bahkan sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan Machine-to-Machine Intelligence (M2Mi) Corp. Tujuannya kerjasama itu untuk mengembangkan secara khusus teknologi 5G.

Manfaat Penerapan Jaringan 5G

Pengembangan 5G yang dilakukan diharapkan mampu memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:

·        Jaringan 5G memberikan kecepatan yang signifikan dibandingkan 4G yang mencapai 20 Gigabit per second di titik paling tingginya. Sementara untuk kecepatan rata-ratanya berada pada 100 Megabit per second.

·        Mengurangi tingkat latency untuk mengirim data secara instan dan real-time sehingga menghemat biaya, energi. Bahkan mampu menambah kapasitas traffic 100 kali lipat serta efisiensi jaringan.

·        Dengan kecepatan yang dihasilkannya, 5G dapat memberikan konektivitas perangkat secara massive sehingga berdampak pada pengurangan biaya mirip seperti konsep cloud hosting.

Tahap Awal Untuk Kawasan Industri

Walaupun nanti jaringan 5G sudah bisa diterapkan di Indonesia, kawasan industri jadi prioritas utama yang akan mendapatkan konektivitas tersebut dan bukan untuk komersial seperti yang dikatakan Kemenkominfo.

Namun, untuk benar-benar merealisasikan konektivitas 5G ada sejumlah kendala yang dihadapi. Kendala tersebut menyoal penerapan 5G pada frekuensi low layer dan middle layer. Untuk low layer punya tiga frekuensi yakni 700, 800, dan 900. Sedangkan frekuensi pada middle layer yaitu 1800, 2100, dan 2300.

Permasalahannya disini adalah kedua layer itu rupanya masih dipakai operator lain sebelum 5G dikembangkan. Hal ini sama seperti pemakaian frekuensi 2.6 Ghz dan 3.5 GHz yang digunakan oleh satelit. Sebelum menerapkan 5G, Kemenkominfo harus mengupayakan mempercepat proses penyelesaian frekuensi tersebut.

Sejumlah Smartphone Termasuk iPhone 12 Menyematkan 5G

Perkembangan 5G yang ada di beberapa negara membuat produsen ponsel menyematkan konektivitas tersebut pada produknya. Xiaomi, Huawei, dan brand smartphone lainnya sudah mulai menggunakan fitur koneksi 5G.

Baru-baru ini Apple mengeluarkan iPhone 12 sebagai ponsel canggih terbarunya di tahun 2020 ini. Seri yang dikeluarkan yakni iPhone 12 mini, iPhone 12, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12 Pro Max yang sudah mendukung konektivitas 5G.

Kemungkinan seri iPhone 12 hanya dipasarkan di negara-negara yang sudah menerapkan jaringan 5G. Kalaupun memang iPhone seri 12 masuk ke Indonesia, otomatis koneksi jaringannya akan turun ke 4G karena fitur 5G belum bisa digunakan di Indonesia. Pihak vendor akan mematikan fitur koneksi 5G secara softwarenya.

Perlu kamu ketahui bahwa 5G dibagi menjadi dua kategori, yaitu Sub-6 dan mmWave. Nah, untuk di Indonesia kemungkinan besar akan lebih menerapkan Sub-6 ketimbang mmWave. Dengan begitu frekuensinya di bawah 6 GHz.

Selain Apple, rencananya OnePlus juga akan merilis smartphone 5G menggunakan prosesor Snapdragon 855. Ini akan menarik melihat bagaimana persaingan produsen ponsel saling bersaing merilis perangkat 5G. Akan tetapi, Apple sepertinya masih belum terburu-buru memproduksi secara massal perangkat 5G karena memang jaringannya belum tersedia secara luas.

Kapan Jaringan 5G Bisa Dinikmati di Indonesia?

Masyarakat sejatinya sudah berharap kehadiran jaringan 5G di Indonesia, sebab sebagian besar tentu ingin merasakan kecanggihan ponsel terbaru dengan fitur 5G. Di sisi lain, pemerintah masih fokus terhadap jaringan 4G LTE agar bisa dinikmati di seluruh pelosok Indonesia.

Pada 2018 pihak Telkomsel sudah menjajal jaringan 5G mereka di gelaran Asian Games. Koneksi 5G yang diujicobakan menggunakan spektrum 800 MHz, dan kekuatan troughtput hingga 16 Gbps. Dengan kecepatan itu, kamu bisa mengunduh hardisk 16 Gb dalam waktu 1 detik.

Walaupun telkomsel sudah beberapa kali menguji coba koneksi 5G di Indonesia, diperkirakan baru bisa dinikmati masyarakat pada tahun 2021. Kendalanya belum semua provider bisa memakai 5G, serta ketersediaan device 5G yang masih minim.

Adapun Qualcomm sedang mengembangkan prosesor yang dapat menangkap sinyal koneksi 5G. Tetapi soal urusan perangkat masih tergantung pada pabrikan yang ada. Jadi, masyarakat masih harus bersabar untuk kehadiran 5G di Indonesia sembari berharap jaringan 4G LTE sudah dapat diakses oleh seluruh daerah.

Artikel Terkait