INRU icon

INRU - Analisis Teknikal, Fundamental, & Target Harga

Toba Pulp Lestari Tbk.

Barang Baku

590-
Rabu, 28 Oktober 2026 05:30 WIB
Belum ada data.
iconPerforma Harga
Harga kembali 1 minggu-
Harga kembali 1 Bulan-
Harga kembali 3 Bulan-
Harga kembali 6 Bulan-
Harga Tertinggi (52 Minggu)-
Harga Terendah (52 Minggu)-

Latar Belakang Perusahaan

PT Toba Pulp Lestari Tbk didirikan pada 26 April 1983, dan melantai di bursa saham pada 18 Juni 1990. PT Toba Pulp Lestari Tbk memiliki visi untuk menjadi pabrik pulp eucalyptus yang dikelola dengan baik, dan menjadi pemasok yang disukai oleh pelanggan, dan perusahaan yang disukai oleh karyawan.

Analisis teknikal dan fundamental saham Toba Pulp Lestari Tbk. (INRU), termasuk sinyal trading, target harga, dan estimasi harga wajar untuk membantu investor memahami potensi pergerakan dan valuasi saham.

PE Band

PE Band INRU belum dapat ditampilkan karena laba bersih 12 bulan terakhir (TTM) masih negatif, sehingga rasio ini tidak dapat digunakan sebagai acuan valuasi.

PBV Band

Perbandingan price to book value (PBV) INRU saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PBV Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PBV Saat Ini2025-12-170,57
+2 Standard Deviation0,88
+1 Standard Deviation0,70
Mean0,52
-1 Standard Deviation0,34
-2 Standard Deviation0,16

Data analisis diperbarui secara berkala dan bukan harga real-time. Informasi ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi jual beli.

Punya Pertanyaan atau Ingin Tahu Lebih Jelas?

Halaman ini menampilkan beberapa indikator populer, seperti Moving Average (MA), Relative Strength Index (RSI), MACD, dan Bollinger Bands.
Setiap indikator memberi satu sinyal: Beli, Netral, atau Jual. Sinyal keseluruhan dihitung dari selisih jumlah indikator Beli dan Jual dibagi total indikator, lalu dipetakan ke lima level: Jual Kuat, Jual, Netral, Beli, dan Beli Kuat.
Fibonacci Pivot Point adalah level harga acuan yang dihitung dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya. Level S1–S3 menjadi area support, sedangkan R1–R3 menjadi area resistance.
Kedua grafik membandingkan PE ratio (TTM) dan price to book value (PBV) saat ini dengan rentang historisnya beserta pita standar deviasi (+2, +1, Mean, -1, -2). Posisi di bawah Mean umumnya menandakan valuasi relatif murah dibanding rata-rata historis, dan sebaliknya.
Ya, analisis teknikal sering digunakan trader untuk mencari momentum beli atau jual. Namun, sebaiknya hasil analisis teknikal dikombinasikan dengan analisis fundamental untuk keputusan investasi yang lebih matang.
Cek indikator RSI pada tabel indikator teknikal INRU. Nilai RSI di atas 70 menunjukkan overbought, sementara di bawah 30 menunjukkan oversold.

Saham Terkait