CSMI icon

CSMI - Analisis Teknikal, Fundamental, & Target Harga

Cipta Selera Murni Tbk.

Non-Primer

515-
Rabu, 28 Oktober 2026 05:30 WIB
Belum ada data.
iconPerforma Harga
Harga kembali 1 minggu114.58%
Harga kembali 1 Bulan-
Harga kembali 3 Bulan535.80%
Harga kembali 6 Bulan551.90%
Harga Tertinggi (52 Minggu)515
Harga Terendah (52 Minggu)57

Latar Belakang Perusahaan

PT Cipta Selera Murni Tbk didirikan pada 25 Juli 1983, dan melantai di bursa saham pada 9 April 2020. PT Cipta Selera Murni Tbk memiliki visi menjadikan Texas Chicken sebagai restoran cepat saji yang pmenyediakan ayam goreng yang di gemari oleh masyarakat indonesia.

Analisis teknikal dan fundamental saham Cipta Selera Murni Tbk. (CSMI), termasuk sinyal trading, target harga, dan estimasi harga wajar untuk membantu investor memahami potensi pergerakan dan valuasi saham.

PE Band

PE Band CSMI belum dapat ditampilkan karena laba bersih 12 bulan terakhir (TTM) masih negatif, sehingga rasio ini tidak dapat digunakan sebagai acuan valuasi.

PBV Band

Perbandingan price to book value (PBV) CSMI saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PBV Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PBV Saat Ini2026-10-06100,39
+2 Standard Deviation375,83
+1 Standard Deviation259,17
Mean142,52
-1 Standard Deviation25,87
-2 Standard Deviation-90,78

Data analisis diperbarui secara berkala dan bukan harga real-time. Informasi ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi jual beli.

Punya Pertanyaan atau Ingin Tahu Lebih Jelas?

Halaman ini menampilkan beberapa indikator populer, seperti Moving Average (MA), Relative Strength Index (RSI), MACD, dan Bollinger Bands.
Setiap indikator memberi satu sinyal: Beli, Netral, atau Jual. Sinyal keseluruhan dihitung dari selisih jumlah indikator Beli dan Jual dibagi total indikator, lalu dipetakan ke lima level: Jual Kuat, Jual, Netral, Beli, dan Beli Kuat.
Fibonacci Pivot Point adalah level harga acuan yang dihitung dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya. Level S1–S3 menjadi area support, sedangkan R1–R3 menjadi area resistance.
Kedua grafik membandingkan PE ratio (TTM) dan price to book value (PBV) saat ini dengan rentang historisnya beserta pita standar deviasi (+2, +1, Mean, -1, -2). Posisi di bawah Mean umumnya menandakan valuasi relatif murah dibanding rata-rata historis, dan sebaliknya.
Ya, analisis teknikal sering digunakan trader untuk mencari momentum beli atau jual. Namun, sebaiknya hasil analisis teknikal dikombinasikan dengan analisis fundamental untuk keputusan investasi yang lebih matang.
Cek indikator RSI pada tabel indikator teknikal CSMI. Nilai RSI di atas 70 menunjukkan overbought, sementara di bawah 30 menunjukkan oversold.

Saham Terkait