Berita

Kinerja SIDO di Kuartal III/2021 Melesat 35%

Sumber: Sidomuncul

Ajaib.co.id – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencetak kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama di 2021. Pendapatan dan laba SIDO pun melesat.

Berdasarkan laporan keuangan Sido Muncul per 30 September 2021 yang tidak diaudit, perseroan mencatat penjualan naik 18,7% atau sebesar Rp2,77 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp2,25 triliun.

Sementara itu, beban pokok penjualan SIDO juga mengalami peningkatan pada sembilan bulan pertama di 2021 menjadi Rp1,21 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp1,04 triliun. Dengan demikian, laba bruto SIDO juga meningkat dari Rp,1,21 triliun menjadi Rp1,56 triliun.

Selain itu, beban penjualan dan pemasaran juga mengalami peningkatan dari yang sebelumnya sebesar Rp305,34 miliar menjadi Rp355,85 miliar. Begitu juga dengan beban umum dan administrasi yang mengalami peningkatan dari Rp134,34 miliar menjadi Rp144,23 miliar. Laba usaha pun tercatat melesat dari Rp786 miliar per September 2020 menjadi Rp1,07 triliun per September 2021.

Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per kuartal III-2021 meningkat 35,06% dari yang sebelumnya Rp640,8 miliar di periode yang sama tahun 2020, menjadi Rp865,49 miliar.

Di sisi lain, total aset perseroan per 30 September tercatat Rp3,65 triliun turun dari posisi akhir tahun sebesar Rp3,84 triliun. Rinciannya, total aset lancar turun menjadi Rp1,85 triliun dari Rp2,05 triliun, sementara aset tidak lancar relatif stabil sebesar Rp1,79 trilliun.

Sementara itu, total liabilitas perseroan tercatat Rp587,23 miliar hingga September 2020, jumlah ini turun dibandingkan dengan total liabilitas per tahun lalu yang berjumlah Rp627,77 miliar. Rinciannya, total liabilitas jangka pendek turun menjadi Rp509,59 miliar dari Rp560,04 miliar, sementara liabilitas jangka panjang meningkat menjadi Rp77,64 miliar dari Rp67,763 miliar.

Posisi total ekuitas SIDO turun menjadi Rp3 triliun per kinerja 9 bulan pertama tahun 2021 dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp3,22 triliun. Penurunan terutama akibat turunnya ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang menjadi Rp3,06 triliun dari posisi Rp3,22 triliun.

Sumber: Kuartal III/2021, Laba Produsen Tolak Angin (SIDO) Naik 35 Persen, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait