Fungsi dan Cara Membuat Neraca Adalah Sebagai Berikut

neraca adalah
neraca adalah

Neraca adalah sebuah bentuk laporan posisi keuangan yang disebut juga dengan Balance Sheet atau Statement Of Financial Position. Neraca juga bisa diartikan sebagai laporan yang disusun berdasarkan suatu entitas bisnis/ perusahaan dalam rangka menunjukkan jumlah aktiva (kekayaan), utang (kewajiban) dan modal (ekuitas).

Jika perusahaan gagal dalam nenyusun sebuah neraca, maka secara tidak langsung perusahaan bisa dikatakan gagal dam melakukan dan menjalankan manajemen perusahaan. Dalam neraca, terdapat sebuah informasi yang sangat beruna bagi para stakeholder, pemerintah, akademisi dan pihak lainnya untuk menentukan arah kebijakan.

Jika perusahaan gagal menyusun neraca, maka otomatis kebijakan yang akan dibebankan juga tidak sesuai dengan kemampuan perusahaan yang nantinya akan memiliki dampak pada karyawan dari perusahaan tersebut.

Neraca Menurut Ahlo

Suad Husnan dan Enny Pujiastuti

Suad Husnan dan Enny Pujiastuti mengartikan neraca adalah posisi kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan, kewajiban perusahaan dan juga modal dasar perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Kekayaan perusahaan akan disajikan pada sisi aktiva, sedangkan untuk kewajiban dan modal atau ekuitas akan disajikan dalam sisi pasiva.

Budi Raharjo

Budi Raharjo menjelaskan bahwa neraca adalah sebuah bentuk laporan mengenai harta kekayaan sebuah perusahaan atau keadaan (posisi) keuangan dalam perusahaan. Laporan neraca dapat memberikan sebuah bentuk informasi mengenai kuat atau tidaknya kondisi keuangan di dalam perusahaan dengan menunjukkan sisi yang dimiliki perusahaan dan sisi yang dipinjam ke pihak lain dalam kurun waktu tertentu.

Selanjutnya adalah fungsi neraca. Fungsi necara adalah untuk menaksir dan memprediksi kondisi keuangan perusahaan. Selain itu juga meramalkan kodisi perusahaan di masa depan.

tentunya juga untuk melakukan analisa terkait dengan likuiditas dan fleksibilitas keuangan perusahaan kedepannya. Dapat dijabarkan sebagai berikut:

Neraca memiliki fungsi sebagai sebuah alat analisis perubahan kondisi keuangan perusahaan secara berkala. Dari neraca, perusahaan dapat mengetahui perkembangan perusahaan dari kondisi keuangannya.

Neraca juga berfungsi sebagai alat untuk menganalisis likuiditas yang artinya kemampuan perusahaan untuk mengembalikan hutan dalam bentuk dana cair.  Sehingga dapat diketahui apakah perusahaan mampu untuk emngembalikan utangnya dalam kurun waktu tertentu.

Neraca berfungsi sebagai alat analisis untuk melihat apakah perusahaan mampu melunasi utang janga pendek sebelum jatuh tempo. Ini dilakukan dengan melihat aktiva yang juga dibandingkan dengan kewajiban dan utang perusahaan.

Sedangkan untuk struktur neraca, terdiri dari dua pos yakni aktiva dan pasiva. Aktiva terdiri dari aktiva lancar dan aktiva tetap. Pasiva terdiri dari modal dan kewajiban. Unsur-unsur ini dapat dihubungkan dengan sebuah prinsip persamaan dasar akuntansi yakni :

Aktiva = Kewajiban + Modal

Jika berbicara mengenai bentuk neraca, maka ada dua bentuk neraca yang digunakan, antara lain bentuk stafel dan bentuk skontro. Bentuk stafel adalah neraca yang memanjang kebawah dan bentuk skontro adalah neraca yang berbentuk ke samping. 

Bacaan menarik lainnya:

Fahmi, Irham. (2013).Analisis Laporan Keuangan. Bandung: ALFABETA.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait