Uncategorized

5 Saham yang Lagi Di Support Saat IHSG Loyo, dari INET sampai ANTM

Mikirduit•October 9, 2026

5 Saham yang Lagi Di Support Saat IHSG Loyo, dari INET sampai ANTM

Key Takeaway:

  • IHSG telah melemah selama hampir tujuh hari beruntun dan sedang menguji level psikologis 6.000, dengan potensi menuju 5.800 jika support jebol.
  • Kondisi RSI Stochastic yang memasuki area oversold membuka peluang technical rebound, tetapi pembalikan arah tetap membutuhkan konfirmasi.
  • POWR, INET, ANTM, TINS, dan BBCA berada di area support yang menarik untuk dicermati dengan level resistance dan risiko penurunan masing-masing.
  • Investor perlu memperhatikan validasi support dan menerapkan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan trading.

IHSG Uji Level 6.000, Peluang Technical Rebound Mulai Terbuka

Bulan sudah berganti ke Oktober, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih saja loyo. Salah satu yang menarik saat IHSG lagi loyo ini adalah memantau saham-saham yang berada di support. Kami catat ada 5 saham ini yang lagi berada di supportnya.

Hampir tujuh hari beruntun, IHSG selalu di zona merah dan saat ini sedang menguji level psikologis kuat di 6000. Menurut kami, jika ini jebol IHSG rawan menuju 5800.

Namun, dibalik penurunan IHSG ini peluang rebound juga terbuka, mengingat RSI Stochastic juga sudah memasuki zona oversold alias jenuh jual. 

Momentum ini menarik untuk kita jeli melihat saham-saham yang sedang berada di area support. Biasanya, ketika tekanan jual mulai mereda dan indikator teknikal sudah menunjukkan kondisi jenuh jual, saham yang bertahan di level support berpeluang mengalami technical rebound.

Tapi perlu diingat, kondisi oversold bukan berarti harga pasti langsung berbalik naik. Justru, level support menjadi penting untuk melihat apakah tekanan jual benar-benar mulai mereda atau masih berlanjut. 

Kalau support mampu dipertahankan dan muncul konfirmasi pembalikan arah, peluang rebound akan semakin terbuka. Sebaliknya, jika support jebol, kondisi oversold justru bisa berlanjut lebih dalam.

Adapun, berikut pilihan lima saham menarik yang lagi di support.    

Saham POWR Ada Potensi Bentuk Pola Distribusi Head and Shoulder

Pertama, ada saham PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR), yang terpantau sedang terkonsolidasi di area dekat support 900, area ini menarik diperhatikan jika memantul ada potensi bisa menuju resistance ke atas 1000, mengingat tren besar masih dalam kenaikan. 

Namun, perlu dipantau lebih ketat dalam jangka pendek, mengingat jika berbalik arah sebelum resistance, ada potensi membentuk pola distribusi head and shoulder. 

Saham INET Alami Jenuh Jual, Siap Menuju Resisten 292?

Berikutnya, ada saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) yang masih dalam tren turun, tetapi RSI sudah mengalami jenuh jual dan kini sedang mendekati support di 256. Level ini menarik untuk demand area ini dengan target jangka pendek ke resistance 292. 

Namun, batasi risiko jika terjun dari support karena bisa menguji zona lebih dalam ke area 200. 

Saham ANTM Uji Support Bentuk Higher Low Baru

Posisi ketiga ada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menarik untuk dicermati sebagai potensial trading buy on weakness, karena posisinya masih terkonsolidasi dekat support 3030. 

Konsolidasi saham ANTM menurut kami sedang menguji support untuk membentuk higher low baru. 

Jika memantul support, target penguatan jangka pendek potensial ke resistance 3370. Namun, antisipasi jika turun ke bawah 3000, tren bisa berbalik turun. 

Saham TINS Alami Koreksi Normal

Keempat, ada saham PT Timah Tbk. (TINS) yang masih berada di pullback area. Setelah sempat kena All Time High (ATH), menurut kami saham TINS baru mengalami koreksi normal dengan tren naik yang masih terjaga. 

Support terdekat di 4500, menarik diperhatikan sebagai demand area dengan target kenaikan harga menuju resistance di 4950. Namun, perlu antisipasi jika harga jatuh dari support, karena TINS sudah naik kencang dari awal tahun, risiko taking profit pun sudah terbuka apalagi sudah sempat cetak rekor. 

Saham BBCA Momentum Buy untuk Jangka Menengah Panjang

Terakhir ada saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), meskipun sedang dalam tren turun, tetapi RSI berada di area jenuh jual. Ada potensi saham BBCA bisa menyentuh support terdekat di 5875, yang sekaligus bisa menutup gap up yang sempat terjadi pada 6 Juli 2026. Jika memantul target jangka pendek bisa ke 6375. 

Kami juga menilai saham BBCA menarik untuk target jangka panjang bisa pulih ke atas 7000, jika kondisi ekonomi ke depan membaik dan perbankan bisa lebih agresif menyalurkan kredit lagi. 

Jadi, bisa dibilang demand area untuk investasi juga semakin terbuka, dengan catatan untuk masuk tetap perhatikan aset alokasi yang tepat, supaya risiko bisa lebih diminimalisir. 

Gimana, menurut kalian mana yang paling menarik?

Optimalkan Strategi Trading dan Mulai Trading di Ajaib

Mau optimalkan strategi trading dengan screening saham lewat analisis teknikal lebih mudah dan cepat, hingga bisa langsung action?

Pantau pergerakan saham dan temukan peluang trading sesuai strategi kamu di Ajaib Terminal. Manfaatkan fitur analisis teknikal untuk membantu mengidentifikasi area support dan resistance, lalu mulai trading saham dengan strategi yang sesuai dengan profil risiko kamu.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

*Artikel ditulis pada 2 Oktober 2026

Profil Penulis

Mikirduit
Mikirduit

Writer

-

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!