Ajaib
Menu

Saham

IPO Update: PRDL Sentuh ARA Tiga Hari Beruntun, RANS Masih Kuat meski Lepas ARA, JELI Masih ARB

SalsabillaJuly 13, 2026

IPO Update: PRDL Sentuh ARA Tiga Hari Beruntun, RANS Masih Kuat meski Lepas ARA, JELI Masih ARB

Key Takeaways

  • PRDL kembali menyentuh Auto Reject Atas (ARA) untuk hari ketiga berturut-turut dengan antrean bid tebal tanpa offer, sementara RANS sudah lepas dari ARA namun masih mencatat penguatan dua digit.
  • JELI justru masih terkunci di Auto Reject Bawah (ARB) untuk hari kelima listing, di tengah BACH, JECX, dan EMMI yang bergerak variatif.

Pergerakan Saham IPO Masih Jadi Sorotan Pasar

Pergerakan saham-saham IPO masih menjadi perhatian investor pada perdagangan pagi ini, Senin, 13 Juli 2026, pukul 09.35 WIB. PRDL kembali menjadi bintang dengan menyentuh ARA untuk hari ketiga berturut-turut, sementara RANS melanjutkan penguatan pasca-listing meski sudah tidak lagi terkunci ARA. Di sisi lain, BACH mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat terkoreksi.

Kondisi berbeda terjadi pada JELI yang masih terjebak di ARB, sedangkan JECX dan EMMI bergerak melemah tipis di tengah aksi profit taking. Secara umum, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat 10,35 poin (0,17%) ke posisi 5.934,71, sebelum akhirnya bergerak bervariasi di rentang 5.811–5.936. Tercatat 208 saham menguat, 188 saham terkoreksi, dan 278 saham stagnan pada sesi ini.

Pergerakan Enam Saham IPO Terbaru

SahamHari ListingHargaPerubahanStatus
PRDLHari ke-3Rp272+24,77%ARA, antrean bid ±504 ribu lot tanpa offer
RANSHari ke-2Rp258+13,16%Lepas ARA, masih menguat dua digit
BACHHari ke-4Rp510+2,00%Rebound setelah terkoreksi
JELIHari ke-5Rp1.275-14,72%ARB, antrean offer ±241 ribu lot
JECXHari ke-5Rp1.395-2,45%Melemah, tekanan jual mulai mereda
EMMIHari ke-4Rp482-1,63%Melemah tipis, relatif stabil
  • PRDL (PT Prodia Diagnostic Line Tbk) kembali menyentuh ARA di Rp272 dan terkunci dengan antrean bid sekitar 504 ribu lot tanpa antrean offer. Sejak harga IPO Rp120, saham ini sudah melonjak sekitar 126,7% hanya dalam tiga hari perdagangan.
  • RANS (PT RANS Entertainment Indonesia Tbk) dibuka di Rp280 dan sempat menyentuh high Rp282, sebelum bergerak di kisaran Rp258 pada pukul 09.35 WIB. Meski sudah tidak terkunci ARA, saham ini tetap mencatat kenaikan dua digit dan telah naik sekitar 51,8% dari harga IPO Rp170 dalam dua hari perdagangan.
  • BACH (PT Bach Multi Global Tbk) berbalik menguat setelah terkoreksi pada perdagangan sebelumnya, sempat mencapai high Rp545 sebelum diperdagangkan di kisaran Rp510, masih sekitar 15,4% di atas harga IPO Rp442.
  • JELI (PT Niramas Utama Tbk) kembali menyentuh ARB di Rp1.275 dengan antrean offer sekitar 241 ribu lot dan antrean bid kosong. Meski terkoreksi beruntun, saham ini masih mencatat kenaikan sekitar 41,7% dari harga IPO Rp900.
  • JECX (PT Nitrasanata Dharma Tbk) bergerak pada rentang Rp1.300–Rp1.435, dengan tekanan jual yang mulai mereda dibanding sesi sebelumnya. Dibanding harga IPO Rp1.250, saham ini masih membukukan kenaikan sekitar 11,6%.
  • EMMI (PT Esa Medika Mandiri Tbk) bergerak pada rentang Rp476–Rp500, relatif stabil setelah koreksi tajam pada hari-hari sebelumnya, dan masih berada sekitar 2,6% di atas harga IPO Rp470.

Kenapa Saham IPO Bergerak Begitu Volatil?

Hari-hari pertama pasca saham IPO listing biasanya menjadi fase paling volatil dalam siklus hidup saham tersebut. Free float yang masih terbatas membuat harga gampang menyentuh ARA beruntun, sebagai gambaran, saham dengan harga di rentang Rp50–Rp200 punya batas ARA/ARB harian sebesar 35%, jauh lebih lebar dibanding pergerakan harian saham reguler yang sudah mapan. Kondisi ini terlihat jelas pada pergerakan PRDL yang masih beruntun ARA, sementara JELI justru berulang kali tersungkur ke ARB.

Beberapa faktor yang membuat pergerakan saham IPO sulit ditebak:

  • Free float terbatas: jumlah saham beredar yang sedikit membuat harga lebih sensitif terhadap order dalam jumlah kecil sekalipun.
  • Antrean ARA/ARB bukan cerminan demand solid: begitu euforia awal mereda, saham yang tadinya ARA berjilid-jilid bisa berbalik arah cepat begitu early buyer mulai profit taking, seperti yang mulai terlihat pada RANS yang sudah lepas dari ARA.
  • Belum ada data historis: berbeda dari saham lama yang sudah punya pola support, resistance, dan area akumulasi yang bisa dibaca dari chart historis, saham IPO baru masuk bursa dengan “halaman kosong” sehingga trader belum punya banyak acuan harga sebelumnya.
  • Banyak ticker bergerak bersamaan: IPO di BEI jarang datang sendiri-sendiri, sehingga trader perlu membagi perhatian ke banyak saham sekaligus, bukan cuma satu.

Strategi Trader Menghadapi Saham-Saham Pasca-Listing

Bagi trader yang ingin memanfaatkan momentum saham IPO, membaca struktur order di balik pergerakan harga jauh lebih penting dibanding sekadar mengikuti euforia antrean ARA. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Bedakan demand asli dari euforia sesaat. Antrean ARA yang tebal belum tentu mencerminkan minat beli yang kuat. Perhatikan bagaimana antrean tersebut terbentuk, apakah bertahap dari banyak transaksi kecil, atau justru mendadak dari satu order besar.
  • Kenali siapa yang menggerakkan pasar. Kenaikan harga bisa didorong oleh institusi besar maupun sekadar ramai-ramai ritel yang FOMO. Membedakan keduanya membantu trader menilai apakah tren berpotensi berlanjut atau justru rawan berbalik arah.
  • Waspadai jebakan order partial match. Di saham dengan likuiditas terbatas seperti IPO, order dalam jumlah besar berisiko hanya terpenuhi sebagian, sehingga posisi jadi setengah-setengah dan momentum yang ingin dikejar malah terlewat.
  • Gunakan running trade sebagai acuan, bukan hanya candle. Karena belum ada chart historis yang panjang, membaca transaksi yang sedang berlangsung secara langsung memberi gambaran lebih akurat soal arah harga dibanding hanya melihat bentuk candle sesaat.

Trading Saham IPO Lebih Presisi dengan Ajaib Terminal

Memantau enam saham IPO sekaligus lewat cara konvensional, buka satu chart, ganti-ganti tab, cek satu saham lalu pindah ke saham lain, jelas mempersulit kamu dalam mengambil keputusan. Di sinilah Ajaib Terminal bisa membantu kamu melakukan trading saham dengan lebih presisi dan efisien.

Beberapa fitur yang bisa kamu manfaatkan:

  • Multi-Orderbook Template: layout siap pakai yang menampilkan order book saham secara real-time dalam satu layar, cocok untuk memantau seluruh saham IPO di atas tanpa bolak-balik ganti ticker.
  • Custom Layout & Widget Grouping: susun sendiri workspace kamu dan gabungkan Order Book, Running Trade, Chart, hingga form Buy/Sell dalam satu tampilan, lalu simpan sebagai template pribadi.
  • Broker Summary & Broker Activity: baca ke mana arah uang besar bergerak, mulai dari top buyer-seller per saham hingga aktivitas satu sekuritas di seluruh saham yang mereka transaksikan.
  • Done Details: verifikasi apakah transaksi besar yang terlihat di Broker Summary berasal dari akumulasi organik atau sekadar satu block trade.
  • Order Queue & Running Trade: kenali potensi order besar yang menahan harga, sekaligus pantau momentum transaksi secara kumulatif untuk membaca kapan euforia mulai mereda.

Pantau pergerakan saham-saham IPO favoritmu dan eksekusi strategi trading kamu dengan lebih presisi di Ajaib. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber: Investor.id, Ajaib Research

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

IPO Update: PRDL Sentuh ARA Tiga Hari Beruntun, RANS Masih Kuat meski Lepas ARA, JELI Masih ARB - Ajaib