Cara Investasi Saham: Panduan Lengkap Buka Akun Hingga Transaksi Pertama
Stephanie Irena•October 19, 2026

Key Takeaway
- Membuka akun saham di Indonesia dapat dilakukan secara online dan prosesnya bisa selesai dalam hitungan menit dari smartphone.
- Sebelum beli saham pertama, pastikan kamu sudah punya tujuan investasi dan pahami profil risiko diri sendiri.
- Mulai dari modal kecil dan investasi secara rutin (DCA) jauh lebih efektif daripada menunggu ‘waktu yang tepat’ untuk masuk.
Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Investasi Saham?

Sebelum menekan tombol ‘beli’, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar pengalaman investasi pertamamu lebih terarah:
| Yang Perlu Disiapkan | Penjelasan |
| KTP (e-KTP) | Wajib untuk proses verifikasi identitas saat buka akun. |
| NPWP (jika ada) | Tidak wajib untuk buka akun, tapi mempengaruhi perhitungan pajak dividen. |
| Nomor Rekening Bank | Rekening atas nama sendiri untuk pembukaan RDN (Rekening Dana Nasabah). |
| Smartphone/Laptop | Proses registrasi dan trading bisa dilakukan sepenuhnya dari perangkat mobile maupun desktop. |
| Dana Investasi Awal | Tidak perlu besar. Pisahkan dari dana darurat. Mulai dari yang kamu siap jika nilainya turun sekalipun. |
| Tujuan Investasi | Tentukan: untuk apa? Pensiun? Beli rumah? Dana pendidikan? Tujuan menentukan strategi dan horizon waktu. |
Cara Membuka Akun Saham
Membuka akun saham di Indonesia kini sepenuhnya bisa dilakukan secara online, tanpa perlu hadir ke kantor cabang. Di Ajaib, prosesnya dirancang semudah mungkin:
1. Download Aplikasi Ajaib: Unduh aplikasi Ajaib dari Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Tersedia juga versi web di ajaib.co.id.
2. Klik ‘Daftar’ dan Masukkan Email: Gunakan email aktif yang sering kamu cek. Email ini akan digunakan untuk login dan notifikasi transaksi.
3. Isi Data Diri: Masukkan nama lengkap sesuai KTP, nomor KTP, tanggal lahir, dan informasi pribadi lainnya.
4. Isi Data Keuangan & Profil Risiko: Jawab beberapa pertanyaan tentang pekerjaan, penghasilan, tujuan investasi, dan toleransi risiko. Ini untuk menentukan profil investor yang sesuai.
5. Pilih Bank untuk RDN: Rekening Dana Nasabah (RDN) akan dibuka di bank mitra. Dana investasimu disimpan di sini, bukan di Ajaib langsung.
Cara Verifikasi Akun dan Aktivasi RDN
Setelah data diri diisi, kamu perlu melakukan verifikasi identitas sebelum akun bisa aktif untuk trading:
1. Upload Foto KTP: Ambil foto KTP yang jelas, tidak buram, dan semua teks terbaca. Pastikan tidak ada bayangan yang menutupi.
2. Selfie dengan KTP: Foto wajahmu sambil memegang KTP untuk konfirmasi identitas. Pastikan wajah dan KTP terlihat jelas.
3. Tanda Tangan Digital: Buat tanda tangan menggunakan layar smartphone atau touchpad laptop.
4. Verifikasi Video / Liveness Check: Beberapa proses KYC memerlukan verifikasi video singkat untuk konfirmasi bahwa kamu adalah orang yang sama dengan foto KTP.
5. Tunggu Persetujuan: Proses verifikasi biasanya selesai dalam 1–3 hari kerja. Kamu akan mendapat notifikasi email saat akun aktif.
✅ Tips Verifikasi Cepat
Siapkan KTP asli (bukan fotokopi) di tempat yang terang. Hindari kilatan atau backlight yang berlebihan saat memfoto KTP. Tanda tangan digital harus mirip dengan tanda tangan di KTP.
Cara Top Up Dana Investasi
Setelah akun aktif dan RDN dibuka, kamu perlu mentransfer dana ke RDN sebelum bisa membeli saham:
1. Lihat Nomor Rekening RDN: Di aplikasi Ajaib, buka menu Portfolio atau Deposit. Nomor RDN-mu akan tertera di sana.
2. Transfer dari Bank Manapun: Lakukan transfer bank biasa (ATM, mobile banking, internet banking) ke nomor rekening RDN tersebut. Masukkan nomor RDN sebagai nomor tujuan transfer.
3. Konfirmasi di Aplikasi: Beberapa broker memerlukan konfirmasi manual di aplikasi setelah transfer. Di Ajaib, dana biasanya otomatis masuk dalam beberapa menit hingga 1 hari kerja.
Tidak Ada Minimum Deposit di Ajaib
Kamu bisa top up berapa saja sesuai kemampuan. Pastikan jumlahnya cukup untuk membeli minimal 1 lot saham yang kamu incar.
Panduan Cara Membeli Saham di Ajaib Terminal
Bagi investor yang ingin bertransaksi secara fleksibel melalui PC atau laptop, berikut alur transaksi di Ajaib Terminal:
- Buka Ajaib Terminal: Akses situs ajaib.co.id/terminal melalui peramban di PC atau laptop, lalu masuk menggunakan akun terdaftar.
- Cari Kode Saham Target: Ketik kode saham atau nama perusahaan yang dituju pada kolom pencarian di bagian atas layar.
- Tentukan Harga dan Lot: Masukkan harga penawaran beli (bid) yang disasar beserta jumlah lot yang ingin dibeli (1 lot = 100 lembar).
- Konfirmasi Pembelian: Klik tombol Beli dan konfirmasikan pesanan hingga terikat di sistem perdagangan bursa dan berstatus Match.

Panduan Cara Membeli Saham di Aplikasi Ajaib
Bagi investor yang lebih menyukai kemudahan transaksi melaluia smartphone, berikut alur praktis di aplikasi Ajaib:
- Unduh dan Buka Aplikasi Ajaib: Download aplikasi Ajaib melalui Google Play Store atau App Store, lalu pastikan akun serta RDN sudah terverifikasi.
- Cari Kode Saham Target: Tekan ikon pencarian pada layar, lalu masukkan nama atau kode emiten yang ingin dibeli.
- Tentukan Harga dan Lot: Pilih menu Beli, tentukan harga penawaran (bid) yang diinginkan, serta masukkan jumlah lot pembelian.
- Konfirmasi Pembelian: Periksa kembali rincian transaksi, lalu tekan tombol Beli untuk mengirimkan order ke bursa hingga berstatus Match.

Cara Memilih Saham Pertama
Salah satu pertanyaan paling umum dari investor pemula: ‘Saham apa yang harus dibeli pertama kali?’ Tidak ada jawaban tunggal, tapi ada kerangka berpikir yang bisa membantu:
| Kriteria Pemilihan | Penjelasan Praktis |
| Pilih bisnis yang kamu pahami | Lebih mudah menganalisis perusahaan yang kamu gunakan produk/jasanya sehari-hari. Bank yang kamu pakai, toko yang kamu kunjungi, dsb. |
| Periksa rekam jejak keuangan | Cari perusahaan dengan pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten minimal 3 tahun terakhir. |
| Likuiditas tinggi (untuk pemula) | Pilih saham yang volume transaksinya besar — lebih mudah dibeli dan dijual. Contoh: saham LQ45 atau IDX30. |
| Valuasi yang masuk akal | Bandingkan PER (Price-to-Earnings Ratio) dengan rata-rata industri. PER sangat tinggi berarti saham sudah mahal. |
| Hindari saham gorengan | Saham dengan harga sangat murah dan volume tidak wajar seringkali manipulatif. Sangat berbahaya untuk pemula. |
💡Saran untuk Pemula Mutlak
Untuk saham pertama, pertimbangkan saham blue chip yang stabil seperti saham-saham perbankan besar (BBCA, BBRI, BMRI), konsumer (ICBP, MYOR), atau telekomunikasi (TLKM). Mereka mudah dianalisis, likuid, dan lebih tahan terhadap volatilitas jangka pendek.
Cara Memantau Portofolio Saham
Setelah membeli saham, kamu perlu memantau perkembangan portofolio secara berkala — tapi tidak perlu setiap jam. Berikut yang perlu dipantau:
| Apa yang Dipantau | Artinya |
| Nilai Portofolio (Portfolio Value) | Total nilai semua saham yang kamu miliki berdasarkan harga saat ini. Berubah setiap hari pasar buka. |
| Unrealized P&L | Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasikan (belum kamu jual). Ini hanya ‘di atas kertas’ sampai kamu jual. |
| Return Portofolio (%) | Persentase pertumbuhan portofoliomu dibandingkan modal awal. Bandingkan dengan IHSG sebagai benchmark. |
| Kinerja per Saham | Cek setiap saham: apakah fundamentalnya masih baik? Ada perubahan berita signifikan? Apakah thesis investasi masih berlaku? |
| Dividen yang Masuk | Jika sahammu membayar dividen, pantau kapan tanggal cum dividend dan kapan dana masuk ke RDN-mu. |
Frekuensi yang disarankan untuk pemula: review portofolio seminggu sekali atau saat ada berita besar terkait perusahaan yang kamu pegang. Jangan terlalu sering — ini bisa memicu keputusan emosional.
Risiko yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Saham
Setiap instrumen investasi selalu memiliki potensi risiko. Berikut adalah beberapa risiko utama yang perlu dicermati sebelum mengeksekusi order transaksi:
- Risiko Pasar (Market Risk): Pergerakan harga pasar secara keseluruhan dapat terkoreksi akibat dinamika ekonomi global, kebijakan suku bunga, maupun situasi geopolitik.
- Risiko Emiten (Company Risk): Kinerja bisnis perusahaan dapat mengalami penurunan akibat ketatnya persaingan industri, masalah operasional, hingga potensi delisting dari bursa.
- Risiko Likuiditas: Beberapa emiten dengan kapitalisasi kecil (small-cap) terkadang memiliki volume perdagangan yang rendah, sehingga membutuhkan waktu lebih untuk menjual kembali aset tersebut di harga pasar.
- Risiko Psikologis: Keputusan transaksi berbasis emosi seperti panik saat terjadi koreksi (panic selling) atau membeli karena terpengaruh tren (FOMO) menjadi salah satu pemicu utama kerugian dalam portofolio.
Cara Mengelola Risiko
- Diversifikasi: jangan taruh semua modal di 1 saham atau 1 sektor.
- Investasi jangka panjang: beri waktu portofolio untuk pulih dari volatilitas jangka pendek.
- Hanya investasikan dana yang tidak akan dibutuhkan dalam 1–3 tahun ke depan.
- Terus belajar: semakin kamu pahami investasi, semakin baik keputusanmu.
Trading Lebih Cepat di Ajaib Terminal!
Menghadapi dinamika pasar modal yang bergerak cepat, eksekusi strategi trading membutuhkan platform yang stabil dan responsif. Bagi trader aktif berpengalaman, Ajaib Terminal hadir untuk mendukung eksekusi transaksi kilat tanpa kehilangan momentum.
Gunakan Broker Summary untuk memantau akumulasi modal, Done Details untuk menganalisis rincian riwayat transaksi yang tereksekusi di bursa, serta Fast Trade untuk order instan. Atur ruang kerja analisis secara fleksibel dengan Custom Layout yang disesuaikan dengan strategi Anda. Optimalkan portofolio dan mulai transaksi saham di Ajaib Terminal sekarang!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
FAQ — Pertanyaan Umum tentang Cara Investasi Saham
Q: Berapa lama proses buka akun saham di Ajaib?
A: Registrasi dan upload dokumen bisa selesai dalam 10–15 menit. Proses verifikasi akun biasanya 1–3 hari kerja. Setelah disetujui, RDN langsung aktif dan bisa langsung top up.
Q: Apakah saya perlu NPWP untuk buka akun saham?
A: NPWP tidak wajib untuk membuka akun. Namun jika kamu tidak punya NPWP, pajak dividen yang dikenakan lebih tinggi (20% vs 10%). Sangat dianjurkan untuk memiliki NPWP.
Q: Berapa biaya transaksi saham di Ajaib?
A: Biaya sudah termasuk biaya broker, biaya levy BEI/KPEI/KSEI (0,433%), PPN 12%, dan PPh final jual (0,1%). Cek detail simulasi biaya di halaman produk Ajaib.
Q: Apakah dana di RDN saya aman?
A: Ya. Dana di RDN disimpan terpisah dari dana operasional broker di bank mitra yang teregulasi. Broker tidak bisa menggunakan dana ini untuk keperluan sendiri.
Q: Bagaimana jika saya rugi di saham — apakah bisa minta bantuan Ajaib?
A: Kerugian akibat penurunan harga pasar adalah risiko investasi yang ditanggung nasabah. Ajaib menyediakan berbagai materi edukasi untuk membantu kamu mengambil keputusan yang lebih baik.
Q: Bisakah saya jual saham kapanpun saya mau?
A: Ya, selama pasar saham buka (Senin–Jumat, pukul 09.00–16.15 WIB, kecuali hari libur). Saham blue chip biasanya sangat mudah dijual karena selalu ada pembeli.
Profil Penulis
Writer
Stephanie Irena adalah SEO Writer di Ajaib yang berfokus menyajikan konten pasar modal dan investasi secara sederhana. Menggabungkan riset kata kunci dan pendekatan yang mudah dipahami, ia hadir membantu masyarakat umum mengenali dunia finansial dengan lebih percaya diri.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!