Ajaib
Menu

Saham AS

DJI, S&P 500, Nasdaq Merah Semua! Wall Street Tertekan Jelang Suku Bunga The Fed 

Miftahul KhaerSeptember 16, 2026

DJI, S&P 500, Nasdaq Merah Semua! Wall Street Tertekan Jelang Suku Bunga The Fed

Key Takeaway

  • Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/9): DJI -0,63%, S&P 500 -0,45%, dan Nasdaq -0,78%.
  • Pelemahan terjadi menjelang keputusan suku bunga The Fed yang dinanti pelaku pasar.
  • Harga minyak mentah AS melonjak tembus $105 per barel setelah Arab Saudi dilaporkan membatalkan atau menunda pengiriman ke sejumlah kilang Eropa.
  • WTI Oktober naik 4,4% ke $105,83 dan Brent November naik 2,9% ke $108,75; harga diesel AS mencetak rekor di $5,262/galon.
  • Goldman Sachs memperingatkan harga Brent berpotensi menembus $120 jika produksi Teluk Persia tetap rendah.
  • Sejumlah saham menarik perhatian di sesi after-hours: Micron Technology (MU), Invesco Mortgage Capital (IVR), dan FTAI Aviation (FTAI).

Ringkasan Perubahan Indeks (15 September 2026)

IndeksPerubahanLevel Penutupan
Dow Jones Industrial Average (DJI)-0,63%52.093,11
S&P 500-0,45%7.585,73
Nasdaq Composite-0,78%25.981,57

Top Gainer & Top Losers (16 September 2026)

Top Gainer

SahamReturn
$QCOM+4,25%
$CRWD+3,02%
$AMD+2,19%
$FTNT+1,29%

Top Losers

SahamReturn
$SNPS-3,60%
$NFLX-3,01%
$ADBE-2,95%
$INTU-2,91%

Wall Street Ditutup Melemah Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/9). Ketiga indeks utama kompak berada di zona merah: Dow Jones Industrial Average turun 0,63% ke level 52.093,11, S&P 500 melemah 0,45% ke level 7.585,73, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,78% ke level 25.981,57. Pelemahan ini terjadi di tengah sikap wait-and-see pelaku pasar menjelang pengumuman keputusan suku bunga The Fed.

Harga Minyak Melonjak Akibat Gangguan Pasokan dari Arab Saudi

Di sisi komoditas, harga minyak mentah AS menembus level $105 per barel setelah Arab Saudi dilaporkan membatalkan atau menunda sejumlah pengiriman ke kilang-kilang Eropa. Kekhawatiran gangguan pasokan ini muncul di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.

Setidaknya tiga kilang Eropa dilaporkan mengalami pembatalan atau penundaan kargo dari terminal Yanbu. Sementara itu, gangguan pada pipa East-West milik Saudi Aramco yang berkapasitas 7 juta barel per hari diperkirakan dapat berlangsung selama beberapa pekan ke depan.

Akibatnya, harga minyak WTI kontrak Oktober melonjak 4,4% ke level $105,83, sedangkan Brent kontrak November naik 2,9% ke $108,75. Harga solar (diesel) di AS bahkan mencetak rekor tertinggi setelah naik 6% ke $5,262 per galon. Di pasar fisik Eropa, harga minyak dilaporkan sempat menembus $130.

Goldman Sachs memberikan peringatan bahwa harga Brent berpotensi melampaui $120 apabila produksi minyak dari kawasan Teluk Persia tetap tertekan. Situasi ini diperburuk oleh kenaikan permintaan impor dari China serta gangguan produksi di Libya.

Pantau pergerakan saham AS 

Saham-Saham yang Jadi Sorotan di Sesi After-Hours

Beberapa saham menjadi perhatian pelaku pasar dalam perdagangan after-hours Selasa, seiring pelemahan Wall Street menjelang keputusan suku bunga The Fed:

  • Micron Technology (MU) menunjuk Deirdre Hanford, veteran industri teknologi, sebagai presiden Micron Research Labs, lembaga riset jangka panjang perusahaan yang berbasis di Boise, Idaho.
  • Invesco Mortgage Capital (IVR) melaporkan estimasi book value per saham turun tipis menjadi $7,74 per 31 Agustus, dari sebelumnya $7,75 pada Juli. Meski demikian, sahamnya tetap naik 0,3%.
  • FTAI Aviation (FTAI) mengotorisasi program buyback saham baru senilai $500 juta, yang mendorong sahamnya naik sekitar 4% dalam perdagangan after-hours.

Trading Saham AS dengan Ajaib

Pantau pergerakan saham AS seperti MU, IVR, FTAI, dan saham lainnya melalui Ajaib untuk mengikuti harga dan aktivitas pasar yang sedang berlangsung.

Dengan Ajaib, kamu dapat mengakses saham AS dari Indonesia dan memantau pergerakan harga saham untuk menyesuaikan strategi trading dengan kondisi pasar.

Mulai pantau dan trading saham AS di Ajaib.

Google Play StoreApple App Store

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1. Kenapa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/9)?

Pelemahan terjadi seiring sikap wait-and-see pelaku pasar menjelang pengumuman keputusan suku bunga The Fed. 

2. Apa perbedaan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq?

Dow Jones Industrial Average mengukur performa 30 perusahaan besar AS lintas sektor, S&P 500 mencakup 500 perusahaan besar AS lintas sektor dengan pembobotan kapitalisasi pasar, sementara Nasdaq Composite didominasi oleh saham-saham sektor teknologi. Karena komposisinya, Nasdaq biasanya lebih volatil saat sentimen terhadap sektor teknologi berubah, seperti yang terjadi hari ini.

3. Jam berapa Wall Street buka dan tutup menurut WIB?

Bursa saham AS (NYSE dan Nasdaq) buka pukul 21.30 WIB dan tutup pukul 04.00 WIB keesokan harinya saat musim panas (Eastern Daylight Time), atau satu jam lebih lambat saat musim dingin, cek jadwal perdagangan Saham AS di sini.

4. Bagaimana cara mulai trading saham AS dari Indonesia?

Investor di Indonesia bisa mulai trading saham AS melalui platform yang menyediakan akses ke bursa AS, seperti Ajaib, dengan proses pendaftaran online, verifikasi identitas, dan pengisian dana sebelum mulai bertransaksi, simak panduan cara beli saham AS dari Indonesia disini.

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi. 

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!