Margin Call dalam Margin Trading: Pengertian, Penyebab, dan Cara Menghindarinya
Tika•September 10, 2026

Key Takeaways
- Margin Call dalam Margin Trading merupakan peringatan ketika kondisi atau rasio margin mencapai batas yang ditentukan oleh sekuritas.
- Margin call berkaitan dengan penggunaan fasilitas Margin Trading, ketika investor menggunakan dana pinjaman dari sekuritas untuk bertransaksi saham.
- Jika kewajiban margin tidak dipenuhi hingga jatuh tempo sesuai ketentuan, sekuritas dapat melakukan forced sell atau jual paksa.
- Memahami mekanisme margin, bunga, jatuh tempo, dan risiko forced sell penting sebelum menggunakan fasilitas Margin Trading.
Apa Itu Margin Call dalam Margin Trading?
Margin Call dalam Margin Trading adalah pemberitahuan dari perusahaan sekuritas ketika kondisi margin dalam rekening investor sudah mencapai batas tertentu sehingga investor perlu menambah dana atau memenuhi ketentuan margin yang berlaku.
Secara sederhana, margin call artinya peringatan bahwa kondisi margin investor sudah berada pada batas yang perlu diperhatikan. Pemberitahuan tersebut dapat disampaikan melalui email, telepon, atau notifikasi pada aplikasi, tergantung ketentuan perusahaan sekuritas.
Istilah MC dalam trading juga sering digunakan untuk menyebut margin call. Dengan demikian, MC dalam saham adalah kondisi ketika investor yang menggunakan fasilitas Margin Trading mendapatkan peringatan karena kondisi margin telah mencapai batas yang ditentukan.
Pelajari lebih lanjut mengenai Margin Trading dan cara kerjanya di Ajaib.
Apa Hubungan Margin Call dengan Margin Trading?
Margin call berkaitan erat dengan fasilitas Margin Trading yang memungkinkan investor memperoleh dana pinjaman dari sekuritas untuk menambah modal transaksi saham.
Sebagai contoh, investor memiliki modal Rp50 juta kemudian meminjam tambahan dana Rp50 juta dari sekuritas untuk membeli saham. Dengan tambahan dana tersebut, investor dapat melakukan transaksi dengan nilai yang lebih besar dibandingkan modal awal yang dimiliki.
Penggunaan Margin Trading juga disertai bunga yang dihitung berdasarkan ketentuan sekuritas. Karena itu, investor perlu memperhatikan jumlah pinjaman, bunga, dan jangka waktu penggunaannya.
Bagaimana Margin Call Bisa Terjadi?
Margin call dapat terjadi ketika harga saham yang menjadi jaminan mengalami penurunan atau ketika transaksi margin yang dilakukan investor telah melebihi total jaminan yang tersedia.
Ketika kondisi tersebut menyebabkan rasio margin mencapai atau melebihi batas yang ditentukan, perusahaan sekuritas akan mengirimkan pemberitahuan margin call kepada investor.
Investor kemudian perlu memenuhi permintaan tersebut dengan melakukan top up dana ke RDN dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
Apa yang Terjadi Setelah Margin Call?
Pesan margin call biasanya memuat permintaan agar investor menambah dana dalam jangka waktu tertentu.
Apabila investor tidak memenuhi permintaan tersebut hingga jatuh tempo yang ditentukan, perusahaan sekuritas dapat melakukan forced sell atas sebagian atau seluruh saham dalam portofolio hingga kondisi margin kembali memenuhi ketentuan.
Forced sell atau jual paksa merupakan mekanisme penjualan otomatis yang dilakukan oleh sekuritas untuk menyelesaikan kewajiban investor terkait fasilitas Margin Trading.
Saham yang dijual secara paksa dapat berupa saham yang sedang mengalami floating profit maupun floating loss.
Margin Call dalam Trading dan Forced Sell
Memahami hubungan antara margin call dan forced sell penting bagi pengguna Margin Trading.
Secara sederhana, alurnya dapat digambarkan sebagai berikut:
| Kondisi | Tindakan |
|---|---|
| Kondisi margin mencapai batas yang ditentukan | Investor menerima Margin Call |
| Investor menerima permintaan pemenuhan margin | Investor perlu melakukan top up sesuai ketentuan |
| Kewajiban tidak dipenuhi hingga jatuh tempo | Sekuritas dapat melakukan forced sell |
| Forced sell dilakukan | Sebagian atau seluruh saham dapat dijual secara otomatis |
Dengan memahami alur tersebut, investor dapat mengetahui bahwa MC dalam trading bukanlah proses yang berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan risiko dalam penggunaan fasilitas Margin Trading.
Apa Itu MC di Trading dan Apa Penyebabnya?
Ada beberapa kondisi yang dapat berkaitan dengan terjadinya margin call, antara lain:
- Harga saham yang menjadi jaminan mengalami penurunan
Penurunan harga saham dapat memengaruhi kondisi margin dalam akun investor. - Nilai transaksi margin melebihi jaminan yang tersedia
Transaksi yang dilakukan menggunakan fasilitas margin perlu disesuaikan dengan total jaminan yang tersedia.
Ketika kondisi margin mencapai batas yang ditentukan, sekuritas dapat mengirimkan pemberitahuan margin call kepada investor.
Cara Menghindari Margin Call
Memahami cara menghindari margin call dapat dimulai dengan memahami seluruh ketentuan fasilitas Margin Trading sebelum menggunakannya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Pahami Ketentuan Margin Trading
Investor perlu memahami ketentuan mengenai dana pinjaman, bunga, jatuh tempo, serta mekanisme margin call dan forced sell yang ditetapkan oleh sekuritas.
2. Perhatikan Kondisi Portofolio
Penggunaan Margin Trading meningkatkan nilai transaksi dibandingkan modal yang dimiliki. Karena itu, perubahan harga saham dapat memengaruhi kondisi margin dan kewajiban investor.
3. Siapkan Dana untuk Memenuhi Kewajiban
Ketika menerima margin call, investor perlu memenuhi permintaan top up sesuai batas waktu yang ditentukan. Dana tersebut digunakan untuk memenuhi ketentuan margin dan kewajiban terkait fasilitas yang digunakan.
4. Pahami Mekanisme Forced Sell
Investor juga perlu mengetahui kapan dan bagaimana forced sell dapat dilakukan. Jika kewajiban tidak diselesaikan sesuai ketentuan hingga jatuh tempo, sekuritas dapat melakukan penjualan paksa atas saham dalam portofolio.
Margin Call Artinya Apa bagi Investor?
Secara umum, margin call artinya investor mendapatkan peringatan karena kondisi margin telah mencapai batas yang ditentukan oleh sekuritas.
Karena itu, margin call perlu dipahami sebagai bagian dari mekanisme penggunaan Margin Trading. Investor perlu mengetahui ketentuan yang berlaku agar dapat mengambil tindakan sesuai prosedur ketika menerima pemberitahuan tersebut.
Berencana menggunakan fasilitas Margin Trading? Sebelum mulai bertransaksi, simak cara mengaktifkan Margin Trading di Ajaib serta pahami cara kerja margin call agar dapat menggunakan fasilitas margin dengan lebih terinformasi.
Kesimpulan
Margin Call dalam Margin Trading merupakan peringatan dari perusahaan sekuritas ketika kondisi margin investor telah mencapai batas yang ditentukan. Kondisi ini dapat terjadi ketika harga saham yang menjadi jaminan mengalami penurunan atau ketika transaksi margin melebihi total jaminan yang tersedia.
Setelah menerima margin call, investor perlu memenuhi permintaan top up sesuai ketentuan dan jangka waktu yang berlaku. Apabila kewajiban tidak dipenuhi hingga jatuh tempo, sekuritas dapat melakukan forced sell atas saham dalam portofolio.
Karena itu, memahami apa itu MC dalam trading, mekanisme Margin Trading, bunga, jatuh tempo, hingga forced sell menjadi bagian penting sebelum menggunakan fasilitas tersebut.
Pelajari Margin Trading di Ajaib
Pelajari lebih lanjut tentang fasilitas Margin Trading di Ajaib, termasuk ketentuan dan cara aktivasinya, sebelum menggunakan fasilitas tambahan daya beli untuk transaksi saham. Pelajari cara aktivasi Margin Trading di Ajaib di sini.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis
SEO Writer
Tika Azaria adalah SEO Writer di Ajaib yang menulis berbagai konten seputar saham, reksa dana, kripto, hingga saham AS dan keuangan secara umum. Ia menggabungkan strategi SEO dengan konten edukatif agar informasi investasi lebih mudah ditemukan dan dipahami oleh masyarakat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!