Susul Morgan Stanley, Goldman Sachs Resmi Ajukan ETF Bitcoin Berbasis Opsi
Salsabilla•April 15, 2026

Raksasa perbankan investasi Goldman Sachs melalui divisi manajemen asetnya resmi mendaftarkan produk exchange-traded fund (ETF) berbasis kripto perdana mereka. Pengajuan tersebut disampaikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat pada Selasa 14 April 2026, dengan target peluncuran pada akhir Juni mendatang.
Strategi Unik: Eksposur Harga & Pendapatan Opsi
Berbeda dengan ETF Bitcoin spot konvensional, produk Goldman Sachs dirancang untuk memberikan manfaat ganda bagi investor:
- Eksposur Bitcoin: Mengikuti pergerakan harga Bitcoin secara langsung.
- Strategi Opsi: Menghasilkan pendapatan tambahan melalui transaksi opsi Bitcoin.
Langkah ini menyusul kompetitor utamanya, Morgan Stanley, yang baru saja meluncurkan Morgan Stanley Bitcoin Trust ETF beberapa hari sebelumnya. Analis melihat langkah Goldman ini sebagai bagian dari strategi ekspansi pasca akuisisi senilai US$ 2 miliar terhadap Innovator Capital Management, perusahaan pionir ETF berbasis opsi di AS.
Tantangan Volatilitas Pasar
Meski menawarkan struktur pendapatan tambahan, analis ETF dari Morningstar, Bryan Armour, mengingatkan bahwa produk ini tetap memiliki risiko tinggi. Volatilitas ekstrem di pasar kripto dapat membuat produk berbasis opsi sulit dipasarkan karena investor tetap menghadapi risiko penurunan nilai aset yang signifikan.
Kondisi pasar saat ini memang sedang menantang; harga Bitcoin tercatat turun hampir 15% sepanjang tahun ini ke kisaran US$ 74.591. Angka tersebut masih terpaut sekitar 40% dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level US$ 126.223 yang dicapai pada Oktober tahun lalu.
Faktor Ketegangan Geopolitik
Selain dinamika internal pasar kripto, sentimen risiko global saat ini juga dipengaruhi oleh:
- Gejolak harga logam mulia.
- Aksi jual pada saham-saham sektor teknologi.
- Ketegangan geopolitik antara AS-Israel dengan Iran.
Hingga saat ini, Goldman Sachs belum merinci besaran biaya (fee) atau detail teknis lebih lanjut mengenai produk ETF tersebut. Kehadiran produk ini diprediksi akan memperketat persaingan instrumen investasi kripto bagi investor institusional di pasar global.
Analisis dibuat pada Rabu, 15 April 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak mana pun. Artikel ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual aset kripto tertentu. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
Artikel Terkait



Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

