Mengenal Strategi Covered Call Dalam Trading Kripto
Sarifa•April 9, 2026

Pasar kripto terkenal dengan volatilitasnya yang tinggi. Buat kamu yang punya aset kripto seperti Bitcoin atau Ethereum, mungkin kepikiran: “Daripada cuma diem aja, gimana caranya biar aset ini bisa menghasilkan penghasilan tambahan?” Nah, saat pasar lagi sideways market (bergerak datar) atau naik terbatas, ada satu strategi yang bisa banget kamu coba: covered call.
Strategi ini cukup populer di kalangan investor kripto untuk menghasilkan pendapatan pasif dari aset yang sudah dimiliki. Sebelum kita bahas lebih lanjut, penting untuk diingat bahwa trading kripto, terutama yang melibatkan opsi, memiliki kompleksitas dan risiko tersendiri. Yuk, kita kupas tuntas strategi covered call ini dengan bahasa yang sederhana!
Apa Itu Covered Call dalam Trading Kripto?
Secara sederhana, strategi covered call dalam trading kripto adalah sebuah teknik di mana kamu menjual hak seseorang untuk membeli aset kripto yang kamu miliki di masa depan, dengan harga yang sudah disepakati dari sekarang.
Ilustrasinya gini: Kamu punya 1 Ethereum (ETH) yang saat ini harganya Rp 30 juta. Kamu “menjual janji” ke orang lain bahwa mereka boleh membeli ETH-mu seharga Rp 35 juta di bulan depan. Sebagai imbalannya, kamu langsung mendapatkan uang tunai (disebut premium) di muka, misalnya Rp 500 ribu.
Dari contoh di atas, “menjual janji” itulah yang disebut dengan menjual call option. Dan karena kamu memiliki aset kripto yang mendasari perjanjian ini (dalam contoh adalah 1 ETH), strategi ini disebut “covered” atau “terlindungi”. Nama lengkapnya adalah covered call.
Cara Kerja Strategi Covered Call
Untuk mempraktikkan strategi ini, kamu harus paham dulu dua komponen utamanya:
- Memiliki Aset Kripto (Spot Asset): Kamu harus benar-benar memiliki aset kripto yang akan dijadikan jaminan. Aset inilah yang akan menjadi “pelindung” jika si pembeli opsi suatu saat nanti meminta untuk membeli asetmu.
- Menjual Call Option: Kamu menjual kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pembeli untuk membeli asetmu di harga yang sudah ditentukan (strike price) sebelum masa kontraknya habis (expiration date).
Lalu, apa yang terjadi setelahnya? Ada dua kemungkinan:
- Skenario 1 (Harga Tidak Tembus): Harga ETH di pasar hanya Rp 32 juta saat kontrak berakhir, masih di bawah harga kesepakatan Rp 35 juta. Artinya, pembeli ogah beli dengan harga lebih tinggi dari pasar. Opsi pun hangus. Kamu tetap memiliki 1 ETH, dan mendapatkan uang premi Rp 500 ribu sebagai keuntungan murni.
- Skenario 2 (Harga Tembus): Harga ETH naik gila-gilaan jadi Rp 45 juta. Si pembeli pun akan menggunakan haknya untuk membeli ETH-mu di harga Rp 35 juta. Kamu wajib menjual ETH-mu dengan harga Rp 35 juta dan tetap menyimpan premi Rp 500 ribu. Hasil total yang kamu terima adalah Rp 35,5 juta.
Di skenario kedua inilah kelemahan utamanya terlihat: keuntunganmu jadi terbatas. Kamu tidak bisa menikmati kenaikan harga di atas Rp 35 juta karena sudah terikat kontrak.
Kapan Strategi Covered Call Paling Pas Digunakan?
Strategi covered call tidak selalu cocok untuk semua kondisi pasar. Ini adalah strategi jitu yang paling efektif saat kamu punya pandangan netral atau sedikit optimis terhadap pergerakan harga aset kriptomu dalam jangka pendek.
Berikut kondisi market yang paling ideal untuk strategi ini:
- Pasar Sideways (Mendatar): Harga bergerak naik-turun dalam rentang yang sempit, tidak jelas arahnya. Di sini, potensimu untuk untung dari capital gain (jual saat harga tinggi) kecil, sehingga premi dari covered call jadi pemasukan yang menarik.
- Pasar Naik Terbatas: Kamu optimis harga akan naik, tapi yakin tidak akan melonjak drastis.
- Volatilitas Moderat: Pasar bergerak tapi tidak terlalu liar. Volatilitas yang stabil biasanya menghasilkan harga premi yang lebih menarik.
Strategi ini sangat tidak disarankan saat pasar sedang bull run kuat. Kenapa? Karena jika harga melesat jauh di atas strike price, kamu akan kehilangan potensi keuntungan besar (opportunity loss). Kamu akan menyesal karena terikat kontrak menjual di harga lama sementara harga pasar sudah meroket.
Keuntungan dan Risiko Strategi Covered Call
Seperti strategi investasi lainnya, covered call punya dua sisi mata uang. Sebelum mencobanya, penting untuk memahami keuntungan dan risikonya.
Keuntungan (Pros)
- Mendapatkan Passive Income dari Premi: Ini keuntungan paling utama. Kamu bisa menghasilkan uang tunai rutin dari aset kripto yang cuma kamu diemkan saja (istilah kerennya “HODL”).
- Mengurangi Dampak Risiko Turun (Sedikit): Uang premi yang kamu terima bisa sedikit membantu menutup kerugian jika suatu saat harga asetmu turun. Anggap saja seperti diskon kerugian.
- Mendisiplinkan Diri untuk Take Profit: Strategi ini memaksamu untuk menjual di level harga tertentu (strike price). Ini sangat bagus untuk menghindari rasa serakah (greed) yang sering bikin investor rugi.
Risiko (Cons)
- Potensi Keuntungan Menjadi Terbatas (Profit Capped): Risiko utama. Kamu akan melewatkan momen moon (kenaikan harga sangat tinggi) karena asetmu terpaksa dijual di harga strike price yang lebih rendah.
- Tetap Terpapar Risiko Harga Turun: Strategi ini tidak melindungi dari kerugian besar jika harga asetmu ambruk. Premi yang kamu terima mungkin tidak sebanding dengan kerugian penurunan harga.
- Kompleksitas untuk Pemula: Opsi kripto adalah instrumen derivatif yang lebih rumit dari sekadar beli dan jual kripto biasa. Kamu harus paham betul mekanismenya sebelum eksekusi.
Perbandingan Covered Call vs HODL vs Trading Spot
Biar lebih jelas, yuk kita lihat perbandingan strategi covered call dengan dua pendekatan paling umum lainnya: HODL (beli dan tahan) dan trading spot (jual-beli biasa).
| Aspek | Covered Call | HODL (Hold On for Dear Life) | Trading Spot (Jual Beli Biasa) |
|---|---|---|---|
| Tujuan Utama | Menghasilkan pendapatan dari aset yang dimiliki | Akumulasi aset jangka panjang | Mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga |
| Sumber Profit | Premi opsi + Apresiasi harga (terbatas) | Apresiasi harga (tanpa batas) | Selisih harga beli dan jual |
| Potensi Profit | Terbatas (capped) | Tidak terbatas (uncapped) | Tidak terbatas, tergantung analisis |
| Risiko Utama | Kehilangan potensi keuntungan besar | Menahan kerugian saat pasar turun | Salah timing (beli di harga tinggi, jual di rendah) |
| Kondisi Market Paling Cocok | Sideways, Volatilitas Rendah | Bullish (tren naik) jangka panjang | Semua kondisi (dengan strategi yang tepat) |
| Tingkat Kompleksitas | Tinggi (perlu paham opsi) | Rendah | Sedang |
Secara sederhana, Covered Call cocok untuk kamu yang tidak terlalu berharap harga naik gila-gilaan dalam waktu dekat dan ingin asetmu “bekerja” menghasilkan uang. HODL cocok untuk yang yakin harga akan sangat tinggi di masa depan dan nggak mau ambil pusing. Trading Spot cocok untuk yang aktif mencari cuan dari naik-turunnya harga harian.
5 Tips Menggunakan Covered Call untuk Pemula
Tertarik untuk mencoba? Jangan terburu-buru. Berikut adalah 5 tips penting untuk meminimalkan kesalahan trading kripto saat menggunakan strategi ini:
- Gunakan Aset Kripto Utama (BTC/ETH): Untuk pertama kali, pilihlah aset dengan kapitalisasi pasar besar seperti Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH). Harga kedua aset ini cenderung lebih stabil dan likuiditasnya tinggi, sehingga lebih mudah diprediksi dan lebih aman.
- Pilih Strike Price yang Realistis: Jangan serakah. Pilih strike price yang sedikit di atas harga pasar saat ini. Harga yang terlalu tinggi akan membuat preminya kecil, sementara harga yang terlalu dekat dengan harga pasar membuatmu berisiko besar kehilangan aset.
- Mulai dengan Ukuran Kecil: Jangan gunakan seluruh portofolio kriptomu untuk strategi ini. Mulailah dengan sebagian kecil asetmu terlebih dahulu untuk mempelajari alurnya. Anggap ini sebagai “ujicoba”.
- Pahami Platform yang Kamu Gunakan: Pastikan kamu benar-benar mengerti cara kerja platform atau aplikasi trading kripto yang menyediakan fitur opsi. Pelajari cara memilih kontrak, melihat expiration date, dan membaca biaya-biaya yang mungkin muncul.
- Gunakan Manajemen Risiko: Sadari bahwa kamu tetap punya eksposur terhadap risiko penurunan harga. Jangan melakukan covered call jika kamu tidak rela kehilangan asetmu atau jika aset tersebut adalah bagian krusial dari rencana investasi jangka panjangmu.
Apakah Covered Call Cocok untuk Semua Trader?
Jawaban singkatnya: tidak. Strategi covered call bukan untuk semua orang.
Strategi ini sangat cocok untuk trader atau investor jangka menengah yang sudah cukup berpengalaman dan memiliki pandangan bahwa pasar akan bergerak sideways dalam waktu dekat. Kamu juga harus rela melepas potensi keuntungan besar sebagai imbalan atas pendapatan premi yang pasti.
Di sisi lain, strategi ini kurang cocok untuk:
- Pemula mutlak: Jika kamu belum paham cara kerja pasar kripto secara umum, jangan langsung bermain opsi. Pahami dulu dasar-dasarnya.
- Trader agresif: Kamu yang selalu mengejar capital gain maksimal dan yakin akan terjadi bull run besar, covered call akan sangat merugikan karena membatasi keuntunganmu.
Kesimpulan
Strategi covered call adalah alat yang powerful untuk menghasilkan pendapatan pasif dari aset kripto yang kamu miliki, terutama saat pasar sedang sideways market. Dengan menjual call option, kamu bisa mendapatkan uang premi secara rutin.
Namun, keuntungan ini datang dengan konsekuensi: potensi keuntunganmu menjadi terbatas (capped). Ini adalah sebuah trade-off yang harus kamu pahami baik-baik.
Intinya, tidak ada strategi yang sempurna. Covered call bisa menjadi senjata andalanmu di pasar yang tenang, tapi bisa menjadi bumerang di pasar yang sedang naik daun. Kuncinya adalah terus belajar, pahami risikonya, dan sesuaikan strategi dengan profil risiko serta tujuan finansialmu.
Mulai Trading Kripto dengan Lebih Aman di Ajaib
Nah, setelah paham teorinya, kamu pasti ingin praktik, kan? Untuk memulai trading kripto, termasuk strategi covered call, kamu butuh platform yang aman dan terpercaya. Ajaib hadir sebagai solusi multi-asset platform yang tidak hanya memudahkanmu investasi saham dan reksa dana, tapi juga aset kripto.
Melalui fitur Ajaib Alpha, kamu bisa melakukan trading kripto dengan lebih fleksibel. Ajaib juga menyediakan fitur analisis dan rekomendasi yang dapat membantumu dalam mengambil keputusan investasi. Semua kemudahan ini tersedia dalam satu genggaman, sehingga kamu bisa mengelola portofolioku dengan lebih efisien.
Tunggu apa lagi? Jangan biarkan aset kriptomu hanya diam saja. Download aplikasi Ajaib sekarang dan mulailah eksplorasi strategi trading kriptomu dengan aman dan praktis!
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!