Mengenal AI Agent Crypto: SKYAI, ACT, dan HEI, Apa Bedanya?
Maulida•July 21, 2026

Narasi AI agent semakin sering muncul di pasar kripto. Berbeda dari chatbot yang hanya memberikan jawaban, AI agent dirancang untuk memahami tujuan, mengakses data, menggunakan alat, lalu menjalankan tindakan secara lebih mandiri. Di blockchain, tindakannya dapat berupa membaca data on-chain, menilai risiko, mengeksekusi transaksi, atau menjalankan strategi lintas jaringan.
SKYAI, Act I: The AI Prophecy (ACT), dan Heima (HEI) sama-sama dikaitkan dengan narasi tersebut. Namun, ketiganya berada pada lapisan berbeda. Yuk simak perbedaannya di bawah ini!
Perbandingan SKYAI, ACT, dan HEI
| Aspek | SKYAI | ACT | HEI |
|---|---|---|---|
| Proyek | SkyAI | Act I: The AI Prophecy | Heima Network |
| Fokus | Infrastruktur data on-chain | Komunitas, AI literacy, dan AI-meme | Chain abstraction dan otomatisasi multichain |
| Target pengguna | Developer agent, dApp, dan analitik | Komunitas, kreator, dan penggemar eksperimen AI | Pengguna DeFi, DEX, developer, dan pembuat agent |
| Blockchain | Token di BNB Chain; mengolah data BNB Chain dan Solana | Solana | Layer 1 berbasis Substrate; HEI juga tersedia di Ethereum dan BNB Chain |
| Use case | Analisis data dan eksekusi on-chain | Kolaborasi manusia-AI dan world-building | Swap, staking, routing, dan strategi lintas jaringan |
| Utilitas token | Ekosistem data dan MCP | Partisipasi serta koordinasi komunitas | Governance, gas abstraction, dan likuiditas multichain |
| Posisi dalam narasi AI | Data layer | Cultural atau community layer | Execution dan coordination layer |
SKYAI: Menyediakan Data untuk AI Agent
AI agent membutuhkan data yang dapat dibaca sebelum mengambil keputusan. Masalahnya, informasi blockchain tersebar di berbagai jaringan, kontrak, dan format yang tidak selalu mudah diproses oleh model AI.
SkyAI mencoba menjembatani kebutuhan tersebut melalui perluasan Model Context Protocol atau MCP. Infrastruktur ini mengubah data on-chain menjadi informasi terstruktur yang dapat digunakan oleh large language model dan AI agent.
CoinGecko menyebut SkyAI memberikan akses ke lebih dari 10 miliar baris data dari jaringan seperti BNB Chain dan Solana. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk:
- Mengenali token dan smart contract.
- Menganalisis aktivitas suatu wallet.
- Menilai potensi risiko on-chain.
- Membaca pola transaksi blockchain.
- Membantu agent menjalankan tindakan berdasarkan data yang tersedia.
Target SKYAI bukan hanya trader ritel. Infrastruktur ini lebih relevan untuk:
- Developer yang membangun AI agent.
- Pengembang aplikasi Web3 dan dApp.
- Platform analitik blockchain.
- Layanan otomatis berbasis data on-chain.
Token SKYAI diterbitkan di BNB Chain dan menjadi bagian dari ekosistem yang ingin membangun ekonomi data serta marketplace berbasis MCP.
Singkatnya, SKYAI berada pada data layer atau lapisan input. Perannya adalah membantu AI memahami kondisi blockchain sebelum mengambil tindakan.
ACT: Eksperimen AI Berbasis Komunitas
Act I: The AI Prophecy diluncurkan melalui Pump.fun di jaringan Solana pada Oktober 2024. Proyek ini mengeksplorasi hubungan antara manusia dan AI melalui percakapan, karakter, cerita, dan kolaborasi komunitas.
Setelah pendiri awalnya meninggalkan proyek, ACT berkembang melalui model community takeover. Artinya, keberlanjutan proyek banyak bergantung pada kontribusi dan partisipasi komunitas.
Fokus ACT mencakup:
- Edukasi dan pemahaman mengenai AI atau AI literacy.
- Eksperimen dengan autonomous agents.
- Kolaborasi antara manusia dan sistem AI.
- Pengembangan karakter serta cerita bersama.
- Collaborative world-building berbasis komunitas.
Berbeda dari SKYAI, daya tarik ACT tidak terutama berasal dari infrastruktur data atau produk teknis yang telah matang. CoinGecko menempatkan proyek ini pada persilangan antara narasi AI dan budaya meme.
Token ACT terutama digunakan sebagai:
- Aset partisipasi dalam komunitas.
- Sarana koordinasi antarkontributor.
- Representasi keterlibatan dalam eksperimen Act I.
- Token yang diperdagangkan dalam ekosistem berbasis komunitas.
Namun, utilitas ACT lebih sulit diukur dibandingkan SKYAI atau HEI. Nilainya masih banyak dipengaruhi oleh:
- Kekuatan dan loyalitas komunitas.
- Perhatian pasar terhadap token AI.
- Budaya meme dan aktivitas media sosial.
- Keberlanjutan kontribusi sukarela.
ACT dapat menarik pengguna yang tertarik pada sisi kreatif dan sosial dari perkembangan AI. Meski demikian, investor perlu membedakan antara visi komunitas dan penggunaan produk yang dapat diverifikasi.
Karakter berbasis meme juga membuat ACT memiliki risiko spekulasi, volatilitas, dan koordinasi komunitas yang relatif tinggi. Dalam narasi AI agent, ACT lebih tepat ditempatkan pada cultural atau community layer.
HEI: Eksekusi AI Agent Lintas Blockchain
Jika SKYAI berfokus pada data, Heima Network lebih menekankan proses eksekusi. Heima merupakan infrastruktur chain abstraction yang dirancang untuk menyederhanakan penggunaan berbagai jaringan, wallet, token gas, dan jalur transaksi.
Pengguna cukup menyatakan hasil yang ingin dicapai atau intent. Contohnya:
- Menukar suatu aset.
- Memindahkan dana antarchain.
- Melakukan staking.
- Menjalankan rebalancing portofolio.
- Mengeksekusi strategi DeFi secara otomatis.
Sistem Heima kemudian membantu menentukan jalur yang diperlukan untuk menjalankan perintah tersebut.
Arsitektur Heima mencakup beberapa komponen utama:
- Omni-account, untuk menyederhanakan pengelolaan akun di berbagai jaringan.
- Omni-executor, untuk mengatur proses eksekusi transaksi.
- Agent Hub, tempat bot dan AI agent dapat menjalankan workflow otomatis.
Melalui sistem tersebut, agent dapat digunakan untuk menjalankan:
- Arbitrase.
- Staking.
- Rebalancing aset.
- Smart routing pada DEX.
- Strategi dan transaksi lintas jaringan.
Heima menggunakan Layer 1 berbasis Substrate sebagai lapisan koordinasi dan pencatatan aktivitas agent. Token HEI tersedia pada Heima Parachain, Ethereum, dan BNB Chain.
Utilitas token HEI mencakup:
- Partisipasi dalam governance.
- Penyelesaian mekanisme gas abstraction.
- Koordinasi liquidity pool lintas jaringan.
- Mendukung transaksi dalam ekosistem Heima.
Target pengguna Heima meliputi pengguna DeFi, pengembang DEX, developer AI agent, dan pengguna yang menginginkan pengalaman multichain lebih sederhana.
Dalam narasi AI, HEI berada pada execution dan coordination layer. Artinya, agent tidak hanya membaca informasi, tetapi juga menerjemahkan intent pengguna menjadi tindakan yang dapat dijalankan dan ditelusuri.
Mana yang Paling Relevan?
SKYAI, ACT, dan HEI tidak sepenuhnya bersaing secara langsung karena ketiganya menjalankan fungsi yang berbeda.
Secara sederhana, perbedaannya dapat dilihat sebagai berikut:
- SKYAI cocok untuk kebutuhan data blockchain yang dapat dibaca dan digunakan oleh AI.
- ACT berfokus pada komunitas, kreativitas, budaya meme, dan eksperimen hubungan manusia dengan AI.
- HEI membantu aplikasi atau agent menjalankan transaksi dan strategi lintas jaringan.
Bagi developer, SKYAI dan HEI menawarkan use case infrastruktur yang lebih mudah diidentifikasi:
- SKYAI relevan untuk analisis dan penyediaan data.
- HEI relevan untuk transaksi serta otomatisasi multichain.
Sementara itu, ACT lebih sesuai bagi pengguna yang tertarik pada komunitas, AI memetics, dan eksperimen terbuka.
Perbedaan ini penting karena label “AI crypto” tidak otomatis menunjukkan tingkat utilitas yang sama. Sebelum membeli token, periksa produk aktif, jumlah pengguna, integrasi, dokumentasi teknis, dan apakah token benar-benar dibutuhkan dalam produknya.
Pantau Token AI Crypto di Ajaib
SKYAI, ACT, dan HEI memperlihatkan bahwa narasi AI agent terdiri dari beberapa lapisan, mulai dari data, komunitas, hingga eksekusi. Potensinya bergantung pada kemampuan masing-masing proyek mengubah visi tersebut menjadi penggunaan nyata dan berkelanjutan.
Kamu dapat memantau aset kripto dan perkembangan pasar melalui Ajaib. Di Ajaib, kamu bisa mengelompokkan aset yang ingin dipantau, mendapatkan notifikasi saat harga mencapai level tertentu, serta mengatur batas keuntungan dan kerugian untuk membantu menjalankan strategi trading secara lebih terukur. Yuk download Ajaib sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak mana pun. Artikel ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual aset kripto tertentu. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
