Cara Membeli dan Menjual Aset Kripto, Panduan untuk Pemula
Sarifa•April 24, 2026

Minat masyarakat terhadap investasi kripto terus meningkat karena aksesnya yang mudah melalui aplikasi digital.
Banyak pemula tertarik membeli Bitcoin, Ethereum, atau aset lainnya, namun masih bingung tentang cara memulai transaksi dengan aman.
Artikel ini membahas langkah-langkah cara membeli dan menjual aset kripto, mulai dari persiapan akun, proses beli/jual, biaya, risiko, hingga tips penting bagi pemula.
Apa Itu Aset Kripto dan Cara Kerjanya?
Aset kripto adalah mata uang digital yang menggunakan blockchain untuk mencatat setiap transaksi secara terdesentralisasi.
Contoh aset kripto populer termasuk Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin seperti USDT. Harga kripto ditentukan oleh mekanisme pasar, artinya dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan.
Sebagai contoh, Bitcoin pernah menyentuh harga ratusan juta rupiah per koin dan berubah sangat cepat, mengilustrasikan tingginya volatilitas kripto.
Fluktuasi harga seperti ini biasa terjadi; oleh karena itu, pemahaman dasar tentang cara kerja kripto dan faktor-faktor pasar sangat penting sebelum memulai transaksi.
Persiapan Sebelum Membeli Kripto
Sebelum mulai mengetahui bagaimana cara membeli dan menjual aset kripto, pastikan untuk melakukan persiapan berikut:
- Pilih platform resmi: Gunakan exchange/marketplace kripto yang terpercaya dan terdaftar resmi (misalnya Ajaib Alpha yang diawasi Bappebti).
- Verifikasi identitas (KYC): Daftar akun dan selesaikan proses KYC dengan mengunggah KTP dan foto selfie. Keamanan akun pun penting, jadi gunakan password kuat dan aktifkan 2FA (autentikasi dua langkah) untuk proteksi ekstra.
- Siapkan dana: Hubungkan rekening atau e-wallet ke akun exchange. Misalnya, di Ajaib, kalian bisa deposit melalui VA. Banyak platform juga mendukung deposit mulai Rp10.000.
- Tentukan modal dan risk management: Tentukan modal dan risiko. Investasikan uang yang siap hilang. Tetapkan jumlah yang digunakan, lalu terapkan diversifikasi untuk mengurangi risiko.
Cara Membeli Aset Kripto untuk Pemula
Berikut langkah praktis cara membeli aset kripto bagi pemula:
- Login dan Deposit Dana: Buka aplikasi exchange, lalu deposit dana ke akun (misalnya via transfer bank atau e-wallet). Pastikan dana masuk ke saldo akun.
- Pilih Aset Kripto: Navigasi ke halaman beli/spot, lalu pilih aset kripto yang ingin dibeli (contoh: BTC, ETH).
- Cek Harga Pasar: Lihat harga terkini di pasar. Banyak aplikasi mendukung pembelian dengan mata uang Rupiah atau koin pecahan.
- Masukkan Nominal Pembelian: Kalian bisa memasukkan jumlah Rupiah yang ingin dibelanjakan atau jumlah koin yang diinginkan. Cek estimasi koin.
- Konfirmasi Transaksi: Periksa kembali detail pesanan (harga, jumlah) lalu klik “Beli” untuk menyelesaikan transaksi. Selesai, aset kripto kini ada di akun kalian.
Banyak platform memperbolehkan pembelian pecahan koin (misalnya membeli senilai Rp100.000 saja), sehingga modal kecil sekalipun bisa mulai berinvestasi. Mulailah dengan nominal kecil sambil belajar memahami pergerakan pasar.
Jenis Order Saat Membeli Kripto
Terdapat dua jenis order dalam cara membeli dan menjual aset kripto, yaitu:
- Market Order: Eksekusi instan sesuai harga pasar saat itu. Transaksi langsung terjadi tanpa menunggu, tetapi bisa terkena selisih spread. Contoh: “Pilih Market Order untuk membeli aset kripto secara instan mengikuti harga pasar saat itu.”
- Limit Order: Kalian menentukan harga beli sendiri. Order akan tereksekusi saat harga menyentuh level tersebut. Kelebihannya, bisa mendapatkan harga lebih rendah. Kekurangannya, order bisa tidak terisi jika harga tidak tercapai.
Gunakan market order untuk eksekusi cepat, dan limit order untuk menunggu harga tertentu.
Cara Menjual Aset Kripto dengan Benar
Menjual kripto sama pentingnya dengan membeli. Ikuti langkah berikut:
- Pilih Aset yang Dimiliki: Masuk ke menu Portofolio, pilih aset kripto yang ingin dijual, kemudian klik Jual.
- Tentukan Jumlah & Order Type: Pilih apakah akan menggunakan Market atau Limit Order.
- Jika Market Order, tentukan jumlah koin dan transaksi akan langsung diproses pada harga pasar.
- Jika Limit Order, tentukan jumlah koin dan harga jual yang diinginkan. Order akan dieksekusi otomatis saat harga pasar menyentuh level itu.
- Periksa Estimasi Hasil: Lihat estimasi jumlah Rupiah (atau stablecoin) yang akan diterima. Pastikan sudah sesuai dengan harapan.
- Konfirmasi Penjualan: Klik Jual untuk mengeksekusi transaksi. Setelah selesai, hasil penjualan akan menjadi saldo tunai, siap ditarik ke rekening bank.
Gunakan take profit untuk mengunci keuntungan dan stop loss untuk membatasi kerugian. Tetapkan target profit dan batas rugi agar posisi tetap terkontrol.
Kapan Waktu Menjual Kripto?
Tidak ada aturan pasti, tetapi beberapa acuan umum:
- Target tercapai: Jual sebagian saat sudah menyentuh target profit (take profit).
- Tren melemah: Kurangi posisi jika pasar mulai turun atau volatilitas tinggi.
- Rebalancing: Evaluasi portofolio dan pindahkan sebagian profit ke aset lain atau likuid.
- Kebutuhan darurat: Bisa dijual untuk kebutuhan mendesak, tapi hindari panic selling.
Sebagai prinsip, ambil profit saat target tercapai dan batasi kerugian (cut loss) jika tren negatif berlanjut.
Hal yang Perlu Dicek Saat Transaksi
Sebelum klik beli/jual, pastikan:
- Harga terbaru: Kripto bergerak cepat, cek harga terkini.
- Jumlah & saldo: Pastikan nominal dan saldo cukup.
- Biaya transaksi:
- Spread (selisih harga beli–jual)
- Trading fee (±0,1–0,3%)
- Biaya jaringan saat withdraw
- Biaya tambahan (withdraw/konversi)
- Detail order: Untuk limit order, cek harga dan jumlah.
- Metode pembayaran: Pilih metode yang sesuai (bank, e-wallet, P2P).
Perhatikan biaya dengan cermat, karena bisa mengurangi hasil, terutama untuk modal kecil.
Risiko Membeli dan Menjual Kripto
Beberapa risiko yang perlu diperhatikan:
- Volatilitas tinggi: Harga bisa naik/turun drastis dalam waktu singkat.
- Salah timing: Masuk di puncak berisiko rugi saat koreksi.
- Overtrading & FOMO: Trading berlebihan karena emosi bisa menguras modal.
- Salah alamat/network: Kesalahan kirim aset bisa menyebabkan kehilangan permanen.
- Keamanan akun: Tanpa 2FA atau password kuat, akun rentan diretas.
- Dana tidak tepat: Hindari pakai uang kebutuhan, gunakan dana dingin.
Memahami risiko ini membantu trading lebih aman dan terarah.
Tips Aman untuk Pemula Saat Transaksi Kripto
Berikut beberapa tips praktis untuk meminimalkan risiko bagi pemula:
- Mulai dengan modal kecil: Gunakan nominal kecil sambil belajar.
- DCA: Beli bertahap untuk meratakan harga.
- Aktifkan 2FA: Tambahkan keamanan akun.
- Catat transaksi: Pantau performa investasi.
- Hindari FOMO/FUD: Tetap disiplin pada rencana.
- Fokus aset utama: Mulai dari BTC/ETH sebelum ke aset berisiko.
- Diversifikasi: Jangan taruh semua dana di satu koin.
- Evaluasi rutin: Sesuaikan dengan target profit dan batas rugi.
- Update informasi: Ikuti berita dan analisis pasar.
Kesalahan Umum Pemula Saat Beli dan Jual Kripto
Waspadai kesalahan berikut agar tidak mengulangi kesalahan pemula lainnya:
- Tidak Riset Dulu: Beli hanya karena heboh atau rekomendasi tanpa memahami proyeknya dapat berisiko.
- Beli Modal Besar Sekaligus: Langsung menginvestasikan jumlah besar sekali bayar tanpa riset lebih baik dihindari. Mulailah bertahap dan pakai strategi DCA.
- Abaikan Keamanan Akun: Tidak mengaktifkan 2FA atau menyimpan kunci privat dengan tidak aman bisa membuka celah peretasan.
- All-in di Satu Aset: Menaruh seluruh modal pada satu koin (all-in) sangat berisiko. Diversifikasikan ke beberapa aset.
- Panik Saat Harga Turun: Panik jual ketika harga jatuh biasanya membuat rugi besar. Tetap tenang dan pertimbangkan strategi yang telah direncanakan.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, kalian dapat meningkatkan peluang sukses dalam bertransaksi kripto.
Kesimpulan
Proses membeli dan menjual aset kripto kini semakin mudah lewat berbagai aplikasi. Meski begitu, penting untuk memahami alur, biaya, dan risikonya terlebih dahulu.
Mulai dari dasar yang kuat, gunakan strategi yang disiplin, dan hindari keputusan impulsif saat pasar bergerak cepat.
Seiring pengalaman bertambah, tingkatkan investasi secara bertahap. Dengan pemahaman yang baik, kripto bisa menjadi bagian dari strategi keuangan yang efektif.
Mulai Beli dan Jual Kripto di Ajaib
Download aplikasi Ajaib sekarang dan praktikkan cara membeli dan menjual aset kripto dengan aman. Di Ajaib Kripto, kalian bisa bertransaksi Bitcoin, Ethereum, dan aset digital lain dengan antarmuka yang ramah pemula.
Cukup buat akun, verifikasi, lalu deposit untuk mulai trading kripto dengan mudah. Mulai investasi kripto di Ajaib dan manfaatkan peluang dari aset digital!
Referensi
1. Ajaib, Apa Itu Volatilitas? Pengertian, Penyebab, dan Strategi Dalam Investasi, diakses 24 April 2026.
2. Ajaib, Mengenal Apa Itu KYC dan Perannya dalam Dunia Crypto, diakses 24 April 2026.3. Ajaib, Apa itu Aset Kripto (Crypto)? Panduan Lengkap Untuk Pemula!, diakses 24 April 2026.
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!