Cara Terbaik Menekan Kerugian Investasi Saham, Investor Pemula Wajib Tahu!
Sarifa•April 20, 2026

Banyak investor pemula tertarik masuk ke dunia saham karena melihat potensi cuan besar dari berbagai media sosial. Namun, begitu harga mulai turun, rasa takut rugi langsung muncul dan bikin panik. Kabar baiknya, kerugian di pasar saham memang tidak bisa dihapus sepenuhnya, tapi bisa kamu tekan dengan strategi yang tepat.
Mengapa Investor Pemula Sering Mengalami Kerugian di Saham?
Sebelum membahas cara menekan kerugian, penting buat kamu pahami dulu kesalahan paling umum yang sering dilakukan pemula.
1. Membeli Saham Tanpa Analisis Dasar
Banyak pemula beli saham hanya karena lihat harga naik atau trending di media sosial, tanpa pernah cek laporan keuangan perusahaan. Padahal, membeli saham tanpa riset sama seperti berjudi. Kamu perlu melihat laba bersih, utang, dan prospek bisnis perusahaan ke depan. Metrik sederhana seperti ROE (Return on Equity) bisa bantu kamu menilai seberapa efisien perusahaan menggunakan modal pemegang saham untuk menghasilkan laba.
2. Tidak Memiliki Batas Risiko
Ini adalah kesalahan paling fatal. Banyak pemula masuk pasar tanpa menentukan berapa batas maksimal kerugian yang siap ditanggung. Akibatnya, saat harga turun, mereka cuma bisa pasrah dan berharap harga kembali naik, tanpa rencana aksi yang jelas.
3. Terlalu Mengejar Saham yang Sedang Naik
Fenomena FOMO dalam investasi saham (Fear of Missing Out) sangat umum terjadi. Investor membeli di harga puncak karena takut ketinggalan momen, tanpa alasan fundamental yang jelas. Akibatnya, ketika harga turun, mereka panik dan jual rugi.
4. Tidak Tahu Bisnis Perusahaannya
Jika kamu tidak paham bagaimana perusahaan menghasilkan uang, kamu cenderung mudah panik saat harga turun. Pahami sumber pendapatan, prospek industri, dan kesehatan keuangan perusahaan sebelum beli.
Strategi Terbaik Menekan Kerugian Investasi Saham
Nah, sekarang saatnya kamu belajar 5 strategi praktis yang bisa langsung diterapkan.
1. Gunakan Uang Dingin untuk Investasi
Uang dingin adalah dana yang tidak kamu butuhkan untuk kebutuhan rutin atau darurat. Dengan menggunakan uang dingin, kamu bakal lebih tenang saat pasar sedang turun, karena tidak ada tekanan finansial jangka pendek. Hindari menggunakan uang utang untuk membeli saham.
2. Terapkan Diversifikasi Portofolio
Jangan taruh seluruh modal di satu saham atau satu sektor. Sebarkan investasi kamu ke beberapa sektor berbeda, misalnya perbankan, konsumer, energi, kesehatan, dan pasar uang/reksa dana. Diversifikasi membantu meredam risiko spesifik perusahaan. Jika satu saham turun, saham lain bisa membantu menahan dampaknya.
3. Tentukan Cut Loss dan Target Profit Sejak Awal
Cut loss adalah strategi menjual saham saat kerugian sudah mencapai batas tertentu untuk mencegah kerugian lebih besar. Tentukan sejak awal, misalnya 5%—10% dari harga beli, tergantung profil risiko dan volatilitas saham. Dengan cut loss, kamu menjaga modal tetap aman. Di sisi lain, tentukan juga target profit agar kamu disiplin saat saham naik.
4. Gunakan Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA)
Daripada beli sekaligus di satu harga, coba beli secara bertahap. Strategi ini mengurangi risiko salah timing entry karena harga rata-rata pembelianmu jadi lebih stabil. Cocok banget untuk pemula dan investor jangka panjang yang memegang saham berfundamental baik.
5. Evaluasi Portofolio Secara Berkala
Lakukan review bulanan atau kuartalan. Cek apakah alasan kamu membeli saham tersebut masih relevan. Nilai performa, risiko, dan porsi portofolio secara rutin agar kamu bisa melakukan rebalancing jika diperlukan.
Kesimpulan
Investor sukses bukanlah yang selalu benar dalam memprediksi pasar, tetapi yang mampu menjaga modal dan konsisten belajar. Inti dari menekan kerugian investasi saham ada lima: gunakan uang dingin, terapkan diversifikasi, lakukan analisis sebelum beli, tetapkan cut loss, dan disiplin evaluasi.
Mulai Investasi Saham di Ajaib!
Sekarang kamu sudah punya bekal strategi untuk memulai investasi saham dengan lebih percaya diri. Saatnya action! Download Ajaib, platform investasi dengan antarmuka user friendly, fitur analisis mendalam, data saham lengkap, insight pasar, serta update berita saham dan reksa dana terbaru. Cocok untuk pemula hingga investor aktif. Yuk, mulai investasi saham di Ajaib sekarang!
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!