Bitcoin

Harga Bitcoin Hari Ini Naik ke US$78.115, Mampukah BTC Bangkit pada November 2026?

Panji Yudha•November 2, 2026

Key Takeaways

  • Bitcoin menutup Oktober 2026 dengan koreksi 7,32%, tetapi membuka November dengan kenaikan dan diperdagangkan di sekitar US$78.115.
  • ETF spot Bitcoin mencatat net outflow US$515 juta sepanjang Oktober, sehingga total AUM turun menjadi US$98,14 miliar.
  • Grayscale menilai risiko politik terhadap industri kripto relatif terbatas menjelang Pemilu Paruh Waktu AS karena dukungan lintas partai dan adopsi global.
  • USDC menguasai 56% perdagangan stablecoin berpasangan euro, sementara Uniswap dan Curve mencatat perkembangan dari sisi tokenomik dan utilitas.
  • Bitcoin diperkirakan bergerak di US$78.000-US$80.000, sedangkan Ethereum berada di kisaran US$2.250-US$2.350.

Bitcoin Tutup Oktober dengan Koreksi 7,32%, Bagaimana Prospeknya pada November?

Bitcoin hari ini membuka perdagangan November 2026 di zona positif setelah terkoreksi 7,32% sepanjang Oktober. Pada Senin (2/11/2026) pukul 08.00 WIB, Bitcoin (BTC) naik 0,55% ke US$78.115 atau sekitar Rp1,41 miliar. Sementara itu, dominasi Bitcoin (BTC.D) berada di level 60,50% dan kapitalisasi pasar kripto global meningkat 0,31% menjadi US$2,59 triliun.

Koreksi Oktober menjadikan Bitcoin mencatat penurunan selama dua bulan berturut-turut, setelah Oktober 2025 juga melemah 3,95%. Kondisi ini berlawanan dengan pola historis karena Oktober memiliki rata-rata return Bitcoin sebesar 24,11%.

Memasuki November, tren historis masih menunjukkan prospek positif dengan rata-rata return 34,95%, tertinggi kedua setelah April. Namun, pola tersebut tidak menjamin kenaikan harga. Pada November tahun lalu, Bitcoin justru terkoreksi 17,49%.

Sejauh ini, Bitcoin telah menguat 1,25% sejak awal November 2026. Meski demikian, secara year-to-date (YTD), BTC masih melemah 10,41%. Investor dan trader perlu mencermati apakah momentum positif awal bulan dapat berlanjut atau kembali tertahan tekanan jual.

Top Gainers dan Top Losers Kripto Hari Ini

Pergerakan pasar kripto dalam 24 jam terakhir menunjukkan sejumlah altcoin mencatat kenaikan maupun koreksi signifikan. Meet48 (IDOL) menjadi aset dengan kenaikan tertinggi, sedangkan UnifAI Network (UAI) mengalami penurunan paling dalam.

Top GainerPerubahanTop LoserPerubahan
Meet48 (IDOL)+33,75%UnifAI Network (UAI)-49,50%
Vulcan Forged (PYR)+28,70%AWE (AWE)-15,25%
Forta (FORT)+24,70%Lisk (LSK)-12,70%

Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa volatilitas masih terjadi di pasar aset kripto. Di tengah kenaikan tipis Bitcoin, sejumlah altcoin justru mencatat perubahan harga yang lebih besar dalam periode 24 jam.

ETF Spot Bitcoin Catat Net Outflow US$515 Juta Sepanjang Oktober

Selain kinerja historis, arus dana ETF spot Bitcoin juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam melihat pergerakan BTC. Sepanjang Oktober 2026, ETF spot Bitcoin mencatat net outflow sebesar US$515 juta. Angka tersebut berbalik dari September yang sebelumnya membukukan net inflow sebesar US$2,65 miliar.

Tekanan arus dana keluar semakin terlihat menjelang akhir Oktober. Dana masuk sekitar US$440 juta selama periode 26-29 Oktober langsung terhapus oleh outflow harian sebesar US$643 juta pada 30 Oktober. Akibatnya, ETF spot Bitcoin mencatat net outflow sebesar US$202,6 juta sepanjang pekan lalu.

Kondisi tersebut turut memengaruhi total aset kelolaan atau assets under management (AUM) ETF spot Bitcoin. Nilainya menyusut menjadi US$98,14 miliar, turun dari US$107,98 miliar pada akhir September.

Penurunan tersebut juga membuat AUM ETF spot Bitcoin kembali berada di bawah US$100 miliar untuk pertama kalinya sejak Agustus.

Arus dana keluar ini mencerminkan sikap investor institusi yang masih berhati-hati, terutama ketika harga Bitcoin berada di bawah rata-rata harga beli investor ETF.

Menjelang Pemilu Paruh Waktu AS, Grayscale Nilai Risiko Politik Kripto Terbatas

Sentimen pasar Bitcoin juga berpotensi dipengaruhi oleh perkembangan politik Amerika Serikat. Menjelang Pemilu Paruh Waktu AS pada Selasa (3/11), Grayscale menilai risiko politik terhadap industri kripto relatif terbatas.

Dalam laporan tertanggal 28 Oktober, Grayscale menyebut pertumbuhan industri kripto dalam jangka panjang masih didukung oleh tiga faktor utama, yaitu dukungan lintas partai, adopsi global, dan integrasi institusional.

Penilaian tersebut muncul meskipun pasar prediksi memperkirakan Partai Demokrat berpeluang menguasai DPR dan Senat AS. Dari sisi dukungan politik, riset Pew Research dan The Harris Poll menunjukkan tingkat kepemilikan aset kripto relatif setara antara pemilih Partai Republik dan Demokrat.

Selain itu, pengesahan GENIUS Act secara bipartisan turut memperlihatkan adanya dukungan dari kedua kubu politik terhadap perkembangan industri kripto.

Grayscale juga menyoroti bahwa AS hanya menyumbang sekitar 15-20% dari aktivitas kripto global. Artinya, perkembangan industri kripto tidak sepenuhnya bergantung pada kebijakan satu negara. Di sisi lain, meningkatnya utang pemerintah AS berpotensi mendorong permintaan terhadap aset penyimpan nilai alternatif seperti Bitcoin.

Dengan sejumlah faktor tersebut, Grayscale menilai prospek pertumbuhan industri kripto jangka panjang tetap terjaga, terlepas dari partai politik yang nantinya menguasai Kongres AS.

USDC Ungguli USDT, Uniswap dan Curve Catat Perubahan Fundamental

Di luar Bitcoin, sejumlah perkembangan altcoin juga menjadi perhatian pasar. Mulai dari peningkatan pangsa perdagangan stablecoin USDC, potensi pertumbuhan decentralized exchange (DEX), hingga perubahan mekanisme suplai token Curve. Berikut beberapa perkembangan yang dapat dicermati investor dan trader.

1. USDC Kuasai 56% Perdagangan Stablecoin Berpasangan Euro

Stablecoin USDC milik Circle berhasil menyalip USDT milik Tether dalam perdagangan stablecoin berpasangan euro.

Menurut laporan Kaiko yang dirilis pada Selasa (27/10), pangsa USDC dalam perdagangan stablecoin berpasangan euro mencapai 56%. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan Januari 2024 yang hanya sebesar 10%.

Peningkatan ini sejalan dengan regulasi Uni Eropa yang mendorong penggunaan stablecoin yang memenuhi ketentuan di kawasan tersebut.

2. Analis Standard Chartered Pertahankan Target UNI US$100 pada 2030

Uniswap berpotensi mendapatkan keuntungan dari pergeseran aktivitas perdagangan aset kripto menuju decentralized exchange (DEX).

Pasca peretasan exchange global senilai US$6,3 miliar, analis Standard Chartered Geoffrey Kendrick menilai volume perdagangan spot berpotensi beralih ke platform DEX seperti Uniswap.

Kendrick juga mempertahankan target harga UNI sebesar US$100 pada 2030.

Dari sisi tokenomik, mekanisme fee switch Uniswap kini telah beroperasi penuh. Mekanisme tersebut memungkinkan pembakaran token secara otomatis dan telah membakar lebih dari 113 juta UNI atau lebih dari 11% dari total suplai.

3. Emisi Tahunan Curve Turun di Bawah 100 Juta Token

Curve mencatat perkembangan dari sisi suplai token. Untuk pertama kalinya, emisi tahunan CRV turun di bawah 100 juta token mengikuti jadwal pengurangan tetap yang telah berlaku sejak Agustus.

Saat ini, sekitar 54% dari suplai beredar atau setara dengan 850 juta CRV telah terkunci dalam mekanisme staking veCRV. Di sisi lain, platform pinjaman terdesentralisasi milik Curve, LlamaLend v2, mencatat peningkatan pinjaman aktif sebesar 68% menjadi US$70,9 juta.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan peningkatan utilitas dan arus kas organik di luar aktivitas spekulasi semata.

Prediksi Harga Bitcoin dan Ethereum Hari Ini

Setelah mencatat koreksi sepanjang Oktober, Bitcoin mulai membuka November 2026 dengan pergerakan positif. Namun, arus dana keluar ETF spot Bitcoin dan sejumlah sentimen pasar masih perlu diperhatikan.

Hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak dalam rentang US$78.000-US$80.000. Sementara itu, Ethereum (ETH) diperkirakan bergerak di kisaran US$2.250-US$2.350.

Rentang harga tersebut dapat menjadi acuan bagi investor dan trader dalam memantau pergerakan pasar serta menyusun strategi transaksi. Meski demikian, volatilitas tetap perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan investasi maupun trading.

Jangan lewatkan momentum pasar dan pantau peluang dari berbagai aset kripto, mulai dari Bitcoin, altcoin, hingga tokenized stock. Download Ajaib Kripto sekarang dan mulai trading untuk memanfaatkan peluang pergerakan harga berikutnya!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.

Profil Penulis

Panji Yudha
Panji Yudha

Financial Expert Ajaib

Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!