Harga Bitcoin Hari Ini 18 September 2026: BTC Mendatar di US$76.570
Panji Yudha•September 18, 2026

Key Takeaway
- Harga Bitcoin (BTC) naik tipis 0,30% dalam 24 jam ke level US$76.570 atau sekitar Rp1.358.658.080. BTC masih bergerak di sekitar area support US$76.000.
- Dominasi Bitcoin berada di level 59%, sementara total kapitalisasi pasar kripto mencapai US$2,60 triliun.
- Goldman Sachs memproyeksikan The Fed kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober 2026.
- Hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak di rentang US$76.000–US$78.000.
Harga Bitcoin Hari Ini
Harga Bitcoin (BTC) berada di level US$76.570 atau sekitar Rp1.358.658.080 pada Jumat, 18 September 2026 pukul 08.00 WIB.
Dalam 24 jam terakhir, BTC naik tipis sebesar 0,30%. Pergerakan Bitcoin cenderung mendatar dan masih berada di sekitar area support US$76.000.
| Data Bitcoin | Nilai |
| Harga BTC | US$76.570 |
| Harga dalam rupiah | Rp1.358.658.080 |
| Perubahan 24 jam | +0,30% |
| BTC Dominance | 59% |
| Support yang dicermati | US$76.000 |
| Potensi range hari ini | US$76.000–US$78.000 |
Berdasarkan analisis yang diberikan, Bitcoin berpotensi bergerak dalam rentang US$76.000 hingga US$78.000 pada perdagangan hari ini.
Ethereum juga berpotensi bergerak di sekitar US$2.400 hingga US$2.650.
| Aset | Potensi Range |
| Bitcoin (BTC) | US$76.000–US$78.000 |
| Ethereum (ETH) | US$2.400–US$2.650 |
Kapitalisasi Pasar Kripto Naik 0,87%
Selain pergerakan Bitcoin, total kapitalisasi pasar aset kripto juga mengalami penguatan.
Total kapitalisasi pasar kripto naik 0,87% menjadi US$2,60 triliun.
Sementara itu, dominasi Bitcoin atau BTC.D berada di level 59%.
Bitcoin Masih Bergerak di Sekitar US$76.000
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin cenderung mendatar dan masih bergerak di kisaran support US$76.000.
Analis JPMorgan memproyeksikan BTC berpotensi memperoleh dukungan lebih kuat dibanding emas apabila aksi hedging investor institusi pada ETF spot mulai mereda.
Menurut riset Nikolaos Panigirtzoglou dan timnya pada 16 September, arus inflow ETF emas dan Bitcoin sama-sama kembali sejak akhir Juli, didorong tren debasement trade.
Namun, pemulihan ETF emas tercatat lebih cepat. ETF emas telah membalikkan seluruh outflow pada awal tahun, sementara ETF Bitcoin baru memulihkan sekitar separuhnya.
Goldman Sachs Proyeksikan The Fed Naikkan Bunga Lagi pada Oktober
Dari sisi kebijakan moneter, Goldman Sachs kini memproyeksikan The Fed akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Oktober 2026.
Proyeksi tersebut menyusul kenaikan sebesar 25 basis poin pada September 2026 yang membawa suku bunga ke kisaran 3,75%–4,00%.
Proyeksi terbaru pejabat The Fed menunjukkan mayoritas masih memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan lagi pada tahun ini.
Dengan perkembangan tersebut, Goldman Sachs kini melihat dua kali kenaikan suku bunga sebagai skenario dasar untuk 2026, berbalik dari proyeksi sebelumnya yang menganggap kenaikan September sebagai kenaikan terakhir dalam siklus pengetatan.
SEC Terbitkan Innovation Exemption
Perkembangan lain datang dari sisi regulasi aset digital.
SEC resmi menerbitkan kebijakan Innovation Exemption untuk memfasilitasi perdagangan saham NMS tertokenisasi secara on-chain.
Kebijakan tersebut memberikan dispensasi bersyarat bagi platform Tokenized Securities Venues (TSV) dari definisi bursa efek.
Ketua SEC Paul S. Atkins menyebut langkah tersebut sebagai prioritas kepemimpinannya untuk mengatasi ketidakpastian hukum yang selama ini menghambat inovasi finansial di AS.
Trading Bitcoin dan Aset Kripto di Ajaib Kripto
Pantau pergerakan Bitcoin dan berbagai aset kripto melalui Ajaib. Kamu dapat melihat perkembangan pasar kripto dan melakukan jual beli aset kripto melalui aplikasi Ajaib Kripto.
*Disclaimer: Transaksi Aset Kripto mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Informasi yang terkandung dalam tulisan ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset dan analisis internal perusahaan secara seksama dengan sumber terpercaya dan tidak dipengaruhi dari pihak manapun. Tulisan ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Pengambilan keputusan dalam melakukan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi Pengguna. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber: Ajaib Research, JPMorgan, Goldman Sachs, SEC, World Silver Survey.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!