Ajaib
Menu

Berita

Saham AADI Berpotensi Bagi Dividen Jumbo Usai Divestasi Kestrel!

SalsabillaApril 15, 2026

ADMR Mencatat Peningkatan Laba hingga 490%, Mencapai US$202 Juta di Semester I-2022

Aksi divestasi PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) atas kepemilikan di tambang Kestrel mulai menarik perhatian pelaku pasar. Sebab, transaksi ini dinilai membuka peluang distribusi kas dalam jumlah besar kepada pemegang saham, seiring nilai transaksi yang mencapai hingga USD 1,85 miliar dengan tambahan potensi pembayaran berbasis kinerja hingga USD 550 juta. Dengan porsi kepemilikan sebesar 47,99%, AADI diperkirakan berpotensi menerima dana sekitar USD 1,15 miliar atau setara Rp 19,5 triliun. Angka ini menjadi dasar munculnya berbagai asumsi terkait arah penggunaan dana ke depan, termasuk potensi pembagian dividen.

Potensi Dana Jumbo dari Divestasi Kestrel

KomponenDetail
Nilai transaksiUSD 1,85 miliar
Potensi tambahan (contingent)Hingga USD 550 juta (5 tahun)
Pembayaran awal ke AADISekitar USD 887 juta
Porsi kepemilikan AADI47,99%
Estimasi dana diterima AADI± USD 1,15 miliar (~Rp 19,5 triliun)

Berdasarkan keterbukaan informasi, transaksi penjualan tambang Kestrel kepada Yancoal Australia mencakup pembayaran tunai awal sebesar USD 1,85 miliar yang akan diselesaikan pada target akhir kuartal III-2026. Selain itu, terdapat tambahan pembayaran hingga USD 550 juta yang bergantung pada rata-rata harga batu bara dalam lima tahun ke depan.

Dengan struktur tersebut, AADI tidak hanya memperoleh kepastian likuiditas melalui pembayaran di muka, tetapi juga tetap memiliki eksposur terhadap potensi kenaikan harga batu bara melalui skema contingent consideration. Pendekatan ini mencerminkan strategi monetisasi aset tanpa sepenuhnya melepas potensi upside di masa depan.

Spekulasi Dividen dan Arah Strategi Bisnis

  • Potensi dividen berkisar Rp 1.500 – Rp 2.500 per saham
  • Indikasi yield dua digit (sekitar 15%)
  • Belum ada keputusan resmi dari manajemen
  • Fokus bisnis ke batu bara termal
  • Eksposur metalurgi dialihkan ke entitas grup lain

Besarnya potensi dana yang diterima memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan pembagian dividen jumbo. Dengan posisi kas yang diperkirakan kuat hingga tahun buku 2025, ruang untuk distribusi dividen menjadi salah satu faktor yang diperhatikan oleh pelaku pasar.

Di sisi lain, divestasi ini juga mencerminkan arah strategi jangka panjang AADI. Perusahaan dinilai akan lebih fokus pada bisnis batu bara termal, sementara eksposur terhadap batu bara metalurgi dan mineral hilir akan ditopang melalui entitas lain dalam grup. Langkah ini sekaligus menandai realisasi nilai investasi yang sebelumnya diakuisisi pada 2018.

Mulai Investasi Saham AADI di Ajaib!

Melihat dinamika saham AADI dan potensi arus kas dari divestasi, ini bisa menjadi momen menarik untuk kamu mencermati peluang di pasar saham. Mulai perjalanan investasi saham melalui platform yang aman dan terpercaya. Download aplikasi Ajaib sekarang!

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi pihak mana pun. Informasi ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual Efek tertentu. Harga saham dapat berubah secara real-time; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.

Google Play StoreApple App Store

Sumber:

  • https://lotussekuritas.com/market/7021/Bakal-Kantongi-Rp19-Triliun,-Benarkah-AADI-Siap-Bagi-Dividen-Jumbo
  • https://www.idxchannel.com/market-news/usai-jual-kestrel-adaro-andalan-aadi-dinilai-berpeluang-bagi-dividen-spesial

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!