Laba Bersih TLKM 3Q26 Rp3,82 Triliun, Tertekan Beban Investasi
Stephanie Irena•November 2, 2026

Key Takeaways:
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ($TLKM) membukukan laba bersih Rp14,45 triliun sepanjang 9M26, terkoreksi tipis -3,9% yoy akibat tekanan beban operasional dan penyesuaian investasi.
- Pendapatan konsolidasian perseroan pada 9M26 tetap tumbuh +3,5% yoy menjadi Rp113,50 triliun, didorong oleh performa solid pada segmen bisnis B2C seperti data seluler dan Indihome.
- Kerugian non-kas yang belum direalisasi sebesar Rp1,66 triliun atas nilai wajar investasi GOTO dan portofolio startup MDI Ventures menjadi pemicu utama penurunan laba di kuartal III-2026.
Pendapatan Konsolidasian 9M26 Tetap Tumbuh Solid

Langkah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ($TLKM) mencatatkan kenaikan pendapatan konsolidasian sebesar Rp113,50 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026 (9M26). Raihan ini tumbuh tipis sebesar 3,55% yoy jika dibandingkan dengan periode 9M25 yang tercatat sebesar Rp109,61 triliun.
Penyumbang terbesar pendapatan berasal dari lini bisnis B2C, di mana layanan internet dan data seluler menyumbang Rp56,57 triliun serta Indihome berkontribusi sebesar Rp19,12 triliun. Secara total, segmen konsumen ini berhasil mencetak akumulasi pendapatan hingga mencapai Rp81,55 triliun.
Selain itu, segmen B2B ICT memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp11,15 triliun dan segmen B2B Infra menyumbang sebesar Rp7 triliun. Selanjutnya, bisnis internasional menyumbang Rp8,88 triliun serta lini bisnis lain-lain turut memberikan kontribusi sebesar Rp4,83 triliun.
Namun, kenaikan pendapatan belum mampu menaikkan laba usaha perseroan yang terpangkas menjadi Rp27,99 triliun. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya beban operasional, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi menjadi Rp32,08 triliun (naik 5,94% yoy).
Pergerakan arus modal pada saham TLKM sangat menarik untuk dipantau secara langsung setelah rilis laporan keuangan ini. Oleh sebab itu, Kamu bisa memanfaatkan fitur Broker Flow di Ajaib Terminal untuk menganalisis pergerakan transaksi harian. Nikmati Broker Fee Rp 0 dengan Transaksi di Ajaib Terminal.
Dampak Beban Kerugian Investasi GOTO dan Startup
Kendati pendapatan konsolidasian naik, laba bersih entitas induk 9M26 terkoreksi -3,9% yoy menjadi Rp14,45 triliun. Khusus pada kuartal III-2026 (3Q26), TLKM mencatatkan pendapatan Rp37,62 triliun (-2,8% qoq, +2,8% yoy) dengan laba bersih Rp3,82 triliun (tertekan -39,1% qoq dan -16,1% yoy).
Penurunan laba bersih tersebut terutama disebabkan oleh kerugian non-kas yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar investasi sebesar Rp1,66 triliun (vs Rp360 miliar di 9M25). Kerugian ini mencakup investasi Telkomsel di GOTO sebesar Rp759 miliar akibat penurunan harga saham GOTO dari Rp54 menjadi Rp32/saham, serta investasi MDI Ventures di startup sebesar Rp794 miliar.
Ringkasan Kinerja Keuangan TLKM 9M26
| Indikator Keuangan | 9M25 | 9M26 | Pertumbuhan (YoY) |
| Pendapatan Konsolidasian | Rp109,61 Triliun | Rp113,50 Triliun | +3,55% |
| Beban Operasional & Jasa | Rp30,28 Triliun | Rp32,08 Triliun | +5,94% |
| Laba Bersih Entitas Induk | Rp15,03 Triliun | Rp14,45 Triliun | -3,90% |
| Laba Bersih 3Q26 | Rp4,55 Triliun | Rp3,82 Triliun | -16,10% |
| Kas dan Setara Kas | – | Rp33,62 Triliun | Membaik (Efisiensi) |
Meskipun laba tergerus, TLKM berhasil menjaga posisi likuiditas dengan saldo kas dan setara kas yang menebal menjadi Rp33,62 triliun pada akhir September 2026. Keberhasilan efisiensi di sektor investasi dan pendanaan ini mampu mengimbangi koreksi kas dari aktivitas operasional perseroan.
Kondisi Neraca dan Posisi Aset Telkom
Beralih ke neraca keuangan, total liabilitas Telkom mencatatkan kenaikan terbatas sebesar 1,55% dari Rp137,22 triliun menjadi Rp139,35 triliun. Sebaliknya, posisi ekuitas perseroan menyusut 6,69% menjadi Rp140,46 triliun jika dibandingkan dengan periode 9M25 yang sebesar Rp150,53 triliun.
Akibat penyesuaian pada posisi ekuitas tersebut, total aset Telkom sepanjang Januari–September 2026 tercatat sebesar Rp279,81 triliun. Angka ini sedikit tergelincir sebesar 2,76% dari periode sebelumnya yang mencapai Rp287,75 triliun.
Pantau Pergerakan Saham dan Mulai Trading Saham Potensial di Ajaib
Memahami analisis laporan keuangan fundamental emiten merupakan langkah awal penting sebelum mengambil keputusan bertransaksi di bursa. Kamu dapat memantau pergerakan portofolio secara praktis dan eksekusi beli-jual saham secara cepat melalui aplikasi Ajaib.
Yuk, maksimalkan potensi investasi saham Kamu dengan berbagai fitur canggih di Ajaib Terminal dan mulai trading sekarang juga!
Sumber: Laporan Keuangan 9M26 TLKM, Investor.id
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis
Writer
Stephanie Irena adalah SEO Writer di Ajaib yang berfokus menyajikan konten pasar modal dan investasi secara sederhana. Menggabungkan riset kata kunci dan pendekatan yang mudah dipahami, ia hadir membantu masyarakat umum mengenali dunia finansial dengan lebih percaya diri.
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!