BUMI Terbaru: Peluang Masuk MSCI Global Standard Kian Menguat
Gloria•January 12, 2026

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menunjukkan prospek yang semakin solid seiring menguatnya peluang perseroan untuk masuk ke dalam jajaran indeks MSCI Indonesia Global Standard atau kategori big cap. Performa harga saham yang terus membaik, ditopang oleh indikator kapitalisasi pasar, likuiditas, serta free float yang memadai, menempatkan BUMI sebagai salah satu kandidat terkuat dalam agenda peninjauan indeks global mendatang. Kondisi ini menjadi perhatian investor yang mencermati potensi peningkatan eksposur saham BUMI di pasar institusional.
Analisis BUMI Terbaru
Secara indeksasi, BUMI saat ini masih tercatat sebagai konstituen MSCI Indonesia Small Cap Index dan bagian dari Investible Market Indexes (IMI) MSCI. Namun, posisi tersebut berpeluang berubah menyusul kinerja saham yang menguat dan terpenuhinya sejumlah kriteria utama MSCI. BUMI memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$10,3 miliar dengan porsi free float mencapai 28,3%, serta likuiditas yang tercermin dari rata-rata nilai transaksi harian satu tahun terakhir sekitar US$36,7 juta. MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil peninjauan pada 10 Februari 2026, dengan tanggal efektif rebalancing pada 1 Maret 2026.
Dari sisi pasar, saham BUMI ditutup menguat ke level Rp464 pada akhir perdagangan Jumat (9/1/2026). Pergerakan tersebut mencerminkan kenaikan sekitar 26,23% secara year-to-date (YtD), sekaligus menempatkan BUMI sebagai salah satu saham dengan kontribusi terbesar terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang awal tahun. Kinerja harga ini memperkuat persepsi pasar terhadap prospek perseroan dalam jangka menengah.
Selain faktor indeks, langkah ekspansi perseroan turut menjadi katalis penting. BUMI telah merampungkan akuisisi 100% saham perusahaan tambang emas asal Australia, Wolfram Limited, dengan nilai transaksi sekitar Rp698,98 miliar. Akuisisi ini membuka peluang diversifikasi portofolio usaha di luar batu bara, sekaligus menambah aset bernilai melalui dua proyek utama, yakni Crush Creek dan Mount Carlton, yang memiliki cadangan dan sumber daya emas yang signifikan.
Dari sisi fundamental, hingga akhir kuartal III/2025 BUMI membukukan pendapatan sebesar US$1.037,3 juta, tumbuh 11,9% secara tahunan. Laba usaha perseroan melonjak menjadi US$84,4 juta, naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, meski laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat turun menjadi US$29,4 juta. Penurunan ini terjadi di tengah kenaikan beban dan tekanan harga jual batu bara, dengan rata-rata harga FOB tercatat US$60,4 per ton pada sembilan bulan 2025.
Secara operasional, produksi dan penjualan batu bara BUMI relatif stabil meskipun mengalami penurunan tipis secara tahunan. Manajemen menyampaikan bahwa kinerja tersebut mencerminkan efektivitas pengelolaan operasional dan disiplin pengendalian biaya di tengah kondisi pasar komoditas yang menantang. Ke depan, kombinasi potensi masuk MSCI Global Standard, kinerja harga saham yang positif, serta strategi diversifikasi usaha menjadi faktor yang patut dicermati investor.
Saatnya Ambil Keputusan Investasi
Pantau pergerakan saham BUMI dan manfaatkan peluang investasi sesuai dengan profil risiko Anda. Jika tertarik, Anda dapat beli saham BUMI secara praktis melalui aplikasi Ajaib untuk mengelola portofolio investasi dengan lebih mudah.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi pihak mana pun. Informasi ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual Efek tertentu. Harga saham dapat berubah secara real-time; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
sumeber: https://premium.bisnis.com/read/20260112/656/1943484/kans-saham-bumi-resources-bumi-kian-kuat-susul-brms-masuk-msci-big-cap
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!