Ajaib
Menu

Berita

BEI Tambah 2 Emiten ke Daftar Saham HSC, Kini Total Ada 15 Saham dalam Pemantauan!

SalsabillaJuly 6, 2026

BEI Tambah 2 Emiten ke Daftar Saham HSC, Kini Total 15 Saham dalam Pemantauan!

Key Takeaways

  • BEI menambahkan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dan PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) ke dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC), sehingga total saham dalam daftar menjadi 15 emiten.
  • Status HSC bukan berarti terdapat pelanggaran aturan pasar modal, melainkan bentuk transparansi BEI terkait struktur kepemilikan saham yang sangat terkonsentrasi.
  • Konsentrasi kepemilikan yang tinggi umumnya membuat porsi free float menjadi lebih terbatas, sehingga perlu dipahami investor sebelum mengambil keputusan investasi.

BEI Tambah 2 Emiten Lagi ke HSC List

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui daftar saham dengan status High Shareholding Concentration (HSC) atau kepemilikan saham yang sangat terkonsentrasi. Dalam pembaruan terbaru, PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dan PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) resmi masuk ke dalam daftar pemantauan tersebut sehingga total saham berstatus HSC kini menjadi 15 emiten.

BEI menegaskan bahwa penetapan status HSC tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. Pengumuman ini merupakan bentuk transparansi kepada pelaku pasar mengenai struktur kepemilikan saham yang didominasi oleh kelompok pemegang saham tertentu, sehingga jumlah saham yang beredar di publik relatif terbatas.

HATM dan DGWG Resmi Masuk Daftar HSC BEI

BEI menetapkan status HSC berdasarkan metodologi penghitungan struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat. Untuk pembaruan terbaru, data yang digunakan adalah per 25 Juni 2026 untuk DGWG dan 30 Juni 2026 untuk HATM.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kedua emiten memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan yang sangat tinggi sehingga memenuhi kriteria masuk ke dalam daftar HSC. Berikut rinciannya.

EmitenPersentase HSCKeterangan
PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)97,35%Sebagian besar saham dikuasai kelompok pemegang saham tertentu sehingga hanya sekitar 2,65% saham berada di luar kelompok tersebut.
PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)96,09%Mayoritas saham masih dikuasai pemegang saham pengendali dengan porsi free float yang relatif terbatas.

Berdasarkan data kepemilikan efektif per 31 Mei 2026, PT Maybank Sekuritas Indonesia tercatat memiliki 736,84 juta saham atau 12,53% saham DGWG. Sementara kepemilikan masyarakat dalam bentuk scripless mencapai 890,21 juta saham atau sekitar 15,13%, dengan David Yaory tercatat sebagai pemilik manfaat terakhir di tingkat individu.

Sementara pada saham HATM, PT Habco Primatama menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 5,76 miliar saham atau 66,34%, disusul PT Multi Sarana Nasional sebanyak 1,75 miliar saham atau 20,11%. Kepemilikan masyarakat dalam bentuk scripless mencapai 1,15 miliar saham atau sekitar 13,29%, sedangkan pemilik manfaat terakhir di tingkat individu tercatat Cosmas Kiardi, Benny, dan Hasanul Arifin Hasibuan.

Daftar Lengkap 15 Saham Berstatus HSC per 2 Juli 2026

Dengan masuknya HATM dan DGWG, jumlah saham yang berstatus High Shareholding Concentration kini menjadi 15 emiten. Berikut daftar lengkapnya berdasarkan pengumuman BEI.

EmitenPersentase HSC
ROCK99,85%
IFSH99,77%
SOTS98,35%
AGII97,75%
DGWG97,35%
BREN97,31%
HATM96,09%
MGLV95,94%
WBSA95,82%
DSSA95,76%
LUCY95,47%
RLCO95,35%
SATU94,27%
TCPI94,10%
MGRO93,76%

Data dari BEI menunjukkan sebagian besar saham dalam daftar HSC memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan di atas 93%. Kondisi tersebut membuat porsi saham yang beredar di publik relatif kecil dibandingkan total saham yang diterbitkan perusahaan.

Apa Arti Status HSC bagi Investor?

Status High Shareholding Concentration menunjukkan bahwa sebagian besar saham suatu emiten dimiliki oleh pemegang saham pengendali atau kelompok afiliasinya. Dampaknya, jumlah saham yang benar-benar beredar di pasar atau free float menjadi lebih terbatas.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa status HSC bukan merupakan indikasi adanya pelanggaran peraturan pasar modal. Informasi ini dipublikasikan sebagai bentuk keterbukaan informasi agar investor memahami struktur kepemilikan suatu emiten sebelum melakukan transaksi.

Trading Saham Lebih Praktis di Ajaib

Setelah memahami pembaruan daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari BEI, kamu dapat memantau pergerakan saham-saham yang masuk dalam daftar tersebut secara lebih mudah melalui aplikasi Ajaib. Informasi seperti struktur kepemilikan emiten dapat menjadi salah satu referensi tambahan sebelum mengambil keputusan investasi saham. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Sumber: CNBC Indonesia

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

BEI Tambah 2 Emiten ke Daftar Saham HSC, Kini Total Ada 15 Saham dalam Pemantauan! - Ajaib