ASII Terbaru: Rencana Buyback Saham di Tengah Pasar Berfluktuasi
Gloria•January 19, 2026

PT Astra International Tbk (ASII) kembali menjadi perhatian pelaku pasar seiring pengumuman rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp2 triliun. Aksi korporasi ini disampaikan di tengah kondisi pasar yang masih bergerak fluktuatif, sehingga menimbulkan ekspektasi bahwa langkah tersebut dapat memberikan dukungan terhadap pergerakan saham ASII.
Analisis ASII Terbaru
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melampaui 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Selain itu, manajemen memastikan bahwa porsi saham yang beredar di publik (free float) tetap terjaga dan tidak akan turun di bawah batas minimum 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor. Ketentuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan buyback tetap memperhatikan aspek likuiditas saham di pasar.
Manajemen ASII menegaskan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan operasional perseroan. Dana yang digunakan seluruhnya bersumber dari kas internal, bukan berasal dari pinjaman ataupun hasil penawaran umum. Dengan kondisi permodalan dan arus kas yang dinilai memadai, perseroan meyakini tetap mampu membiayai aktivitas usaha sekaligus merealisasikan pembelian kembali saham tersebut.
Adapun pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung pada periode 19 Januari hingga 25 Februari 2026, setelah penyampaian keterbukaan informasi resmi pada 15 Januari 2026. Dalam konteks pergerakan saham, ASII saat ini masih berada dalam fase konsolidasi harga di kisaran 7.050. Data perdagangan mengindikasikan adanya akumulasi bertahap, meskipun tekanan jual belum sepenuhnya mereda. Kondisi ini mencerminkan sikap investor yang cenderung berhati-hati sambil menunggu kejelasan pemulihan daya beli, arah suku bunga, serta perkembangan siklus industri otomotif.
Secara keseluruhan, rencana buyback saham ASII dapat dipandang sebagai upaya manajemen untuk memperkuat kepercayaan pasar dan membatasi risiko penurunan harga dalam jangka pendek.
Menurut Ajaib Research Team, rencana pembelian kembali saham ASII dengan nilai maksimal Rp2 triliun mencerminkan keyakinan manajemen bahwa valuasi saham perseroan saat ini berada di level yang relatif menarik di tengah fase konsolidasi harga. Meskipun demikian, respons pasar yang masih cenderung datar menunjukkan investor tetap berhati-hati sambil menunggu kepastian pemulihan daya beli, arah suku bunga, serta perkembangan siklus industri otomotif. Dengan kondisi tersebut, aksi buyback ini dinilai lebih berperan sebagai penopang risiko penurunan harga (downside risk) dibandingkan sebagai katalis penggerak kenaikan harga saham dalam jangka pendek.
Beli Saham ASII dengan Strategi yang Tepat
Jika kamu tertarik mencermati peluang pada saham ASII, penting untuk kamu tetap mengombinasikan analisis fundamental dan dinamika pasar. Kamu bisa memantau dan beli saham ASII secara praktis melalui aplikasi Ajaib, dengan tetap menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko dan tujuan keuangan jangka panjang.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi pihak mana pun. Informasi ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual Efek tertentu. Harga saham dapat berubah secara real-time; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260119082354-17-703213/astra–asii–siap-buyback-saham-lagi-maksimal-rp-2-triliun
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!