Ajaib
Menu

Berita Kripto

JPMorgan Prediksi SpaceX Meroket 80% Berkat AI, Token Saham SPCXX Naik 27,5% MTD

Panji YudhaAugust 27, 2026

grafik kripto

Key Takeaway

  • JPMorgan mempertahankan target harga SpaceX di US$240, yang mengindikasikan potensi upside hampir 80% dari harga US$135.
  • Token saham kripto SpaceX, SPCXX, mencatatkan kenaikan 27,50% secara MTD.
  • Akuisisi Cursor dan perkembangan Grok menjadi katalis baru yang dapat memperkuat bisnis AI SpaceX.
  • JPMorgan memperkirakan layanan Grok untuk pelanggan korporasi berpotensi menjadi sumber pendapatan utama bisnis AI SpaceX.
  • Investor perlu memperhatikan risiko kerugian divisi AI, tingginya kebutuhan Capex, serta cliff unlock hampir 370 juta saham pada 9–10 September.

Token Saham SPCXX Naik 27,5% MTD

Valuasi SpaceX kini tidak hanya bergantung pada bisnis roket dan Starlink. Kecerdasan buatan (AI) mulai menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor setelah JPMorgan mempertahankan target harga SpaceX di US$240, atau mengindikasikan potensi kenaikan (upside) hampir 80% dari harga penutupan Senin di US$135.

Di tengah optimisme tersebut, token saham kripto SpaceX, SPCXX, mencatatkan kenaikan 27,50% secara Month-to-Date (MTD). Jika target harga US$240 tercapai, valuasi SpaceX diproyeksikan menembus US$3 triliun.

AI Jadi Katalis Baru Valuasi SpaceX

Menurut analis JPMorgan, Doug Anmuth, prospek SpaceX semakin menarik bukan hanya karena bisnis antariksa, tetapi juga karena perkembangan bisnis AI melalui Grok dan akuisisi platform coding Cursor.

SpaceX menyelesaikan akuisisi Cursor pada 14 Agustus. Langkah ini dinilai dapat memperkuat ekosistem AI SpaceX melalui akses terhadap teknologi, pengguna, serta data coding yang dapat mendukung pengembangan Grok.

1. Akuisisi Cursor Perkuat Ekosistem AI

Cursor mencatatkan Pendapatan Berulang Tahunan (Annual Recurring Revenue/ARR) sebesar US$4 miliar pada Juni. Sekitar 75% pendapatan tersebut berasal dari pelanggan bisnis atau korporasi.

Akuisisi ini juga memberikan SpaceX akses terhadap jutaan sesi coding pengguna Cursor. Data tersebut berpotensi digunakan sebagai salah satu sumber untuk pengembangan model AI Grok.

Selain memperkuat kemampuan teknologi, basis pelanggan korporasi Cursor juga dapat menjadi pasar potensial untuk produk AI SpaceX di masa mendatang.

Menurut Doug Anmuth, ambisi AI SpaceX semakin jelas dan perkembangan Grok membuat JPMorgan semakin optimistis terhadap prospek perusahaan.

2. Grok 4.6 Jadi Katalis Valuasi

Perkembangan AI SpaceX semakin mendapat perhatian setelah Grok 4.6 dirilis pada 12 Agustus. Data dari Cursor dilaporkan telah digunakan dalam proses pelatihan model tersebut.

Peluncuran Grok 4.6 disebut memberikan tambahan sekitar US$500 miliar terhadap nilai pasar SpaceX.

Menurut JPMorgan, Grok 4.6 telah mencapai Pareto frontier, yaitu kondisi ketika sebuah model AI menawarkan kombinasi tingkat kecerdasan dan harga yang sangat kompetitif dibandingkan model lainnya.

Jika kemampuan tersebut terus berkembang, Grok berpotensi memperkuat posisi SpaceX di pasar AI, khususnya untuk pengguna pengembang dan perusahaan.

Katalis AI SpaceX hingga Akhir 2026

JPMorgan memperkirakan SpaceX akan menghadirkan sejumlah pembaruan model AI hingga Desember 2026. Beberapa katalis yang menjadi perhatian antara lain:

  • Grok Bot: Agen AI yang dirancang untuk membantu menangani berbagai tugas administratif dan pekerjaan kantor bagi pelanggan perusahaan.
  • Grok 5: Model AI generasi berikutnya yang dijadwalkan meluncur sebelum akhir 2026.
  • Integrasi data rekayasa SpaceX: Elon Musk berencana memasukkan data engineering SpaceX ke dalam pelatihan Grok. Dengan pengalaman SpaceX selama lebih dari dua dekade dalam pengembangan roket, data tersebut berpotensi memberikan keunggulan bagi Grok dalam menyelesaikan persoalan engineering dunia nyata.

JPMorgan juga memperkirakan layanan Grok untuk pelanggan korporasi akan menjadi sumber pendapatan dominan bagi bisnis AI SpaceX ke depannya.

Risiko: Kerugian AI dan Potensi Penambahan Supply SPCXX

Di balik prospek AI yang bullish, terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan investor.

Unit AI SpaceX tercatat mengalami kerugian sebesar US$1,26 miliar pada kuartal sebelumnya. Selain itu, divisi AI menyerap sekitar 86% dari total Capital Expenditure (Capex) perusahaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan bisnis AI masih membutuhkan investasi modal yang besar.

Dari sisi token SPCXX, harga saat ini berada di sekitar US$137,85, sedikit melemah dari level debutnya yang mencatatkan rekor pada Juni.

Investor juga perlu memperhatikan cliff unlock yang dijadwalkan pada 9 dan 10 September. Hampir 370 juta saham akan dibuka, yang berpotensi meningkatkan jumlah saham beredar (circulating supply) hingga sekitar 20%.

Peningkatan pasokan tersebut dapat menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan harga SPCXX dalam jangka pendek.

Dengan demikian, prospek SpaceX tidak hanya ditentukan oleh performa bisnis roket dan Starlink, tetapi juga kemampuan perusahaan mengembangkan Grok dan membangun bisnis AI yang menghasilkan pendapatan. Target JPMorgan sebesar US$240 memberikan gambaran mengenai potensi valuasi tersebut, tetapi investor tetap perlu mempertimbangkan risiko investasi dan volatilitas aset terkait.

Ikuti Pergerakan SpaceX dan Aset Kripto di Ajaib

Tertarik mengikuti perkembangan SpaceX, AI, dan aset kripto terkait? Pantau pergerakan SPCXX dan berbagai aset kripto lainnya di Ajaib, lalu tentukan strategi investasimu sesuai profil risiko.

Google Play StoreApple App Store

*Disclaimer: Transaksi Aset Kripto mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Informasi yang terkandung dalam tulisan ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset dan analisis internal perusahaan secara seksama dengan sumber terpercaya dan tidak dipengaruhi dari pihak manapun. Tulisan ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Pengambilan keputusan dalam melakukan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi Pengguna. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Panji Yudha
Panji Yudha

Financial Expert Ajaib

Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!