Berita Kripto

Starknet (STRK) Bersiap Lepas dari Ethereum, 93,52% Komunitas Dukung Riset Layer 1

Panji Yudha•October 23, 2026

Key Takeaways

  • Komunitas Starknet mendukung riset transisi menjadi blockchain Layer 1 independen yang tahan terhadap serangan komputer kuantum dengan 93,52% voting power.
  • Rencana tersebut masih dalam tahap riset. Starknet tetap beroperasi sebagai Layer 2 di atas Ethereum hingga ada voting terpisah yang mengikat.
  • StarkWare menargetkan ketahanan kuantum pada 2027, tetapi teknologi yang dikembangkan masih eksperimental dan belum melalui audit keamanan.

Starknet Dapat Dukungan 93,52% untuk Lepas dari Ethereum

Komunitas Starknet ($STRK) mendukung riset untuk mengubah jaringan tersebut menjadi blockchain Layer 1 independen yang tahan terhadap serangan komputer kuantum (post-quantum). Hasil voting tata kelola menunjukkan 93,52% voting power mendukung usulan ini, membuka jalan bagi StarkWare dan Starknet Foundation untuk mengkaji perubahan arsitektur jaringan.

Voting yang berlangsung selama tujuh hari dan ditutup pada Kamis (22/10) itu mengumpulkan sekitar 3.200 suara, menjadi partisipasi tertinggi dalam sejarah tata kelola Starknet menurut StarkWare. Perusahaan tersebut memilih abstain agar keputusan sepenuhnya ditentukan oleh komunitas.

Perkembangan rencana Starknet ($STRK) untuk lepas dari Ethereum masih perlu dipantau seiring berlanjutnya riset dan proses tata kelola. Kamu juga dapat mengikuti pergerakan harga STRK untuk melihat respons pasar terhadap isu tersebut.

Starknet Belum Beralih ke Layer 1, Masih Tahap Riset

Meski memperoleh dukungan mayoritas, hasil voting tersebut belum menjadi keputusan final untuk memindahkan Starknet dari Layer 2 ke Layer 1. Voting ini bersifat tidak mengikat dan hanya memberikan mandat kepada StarkWare serta Starknet Foundation untuk melanjutkan riset dan menyusun proposal teknis.

Starknet saat ini masih beroperasi sebagai Layer 2 di atas Ethereum. Peralihan menjadi Layer 1 independen nantinya memerlukan voting terpisah yang bersifat mengikat.

CEO StarkWare, Eli Ben-Sasson, mengatakan timnya mulai menyusun whitepaper dengan draf pertama yang ditargetkan tersedia untuk tinjauan publik pada November. StarkWare dan Starknet Foundation juga membentuk kelompok kerja khusus untuk mengkaji rencana transisi.

Apa Dampaknya bagi Pemegang Token STRK?

Bagi pemegang STRK, proposal ini menegaskan bahwa token tersebut akan tetap menjadi token asli jaringan. Tidak ada rencana untuk menerbitkan token baru sebagai bagian dari rencana transisi yang sedang dikaji.

Selain itu, bridge yang menghubungkan Starknet dengan Ethereum juga direncanakan tetap beroperasi. Dengan demikian, rencana menjadi Layer 1 independen tidak serta-merta berarti Starknet akan memutus seluruh koneksi dengan Ethereum.

Namun, karena prosesnya masih berada pada tahap riset, implementasi akhir tetap bergantung pada proposal teknis dan keputusan tata kelola berikutnya.

Mengapa Starknet Ingin Lepas dari Ketergantungan Ethereum?

Rencana transisi ini pertama kali diusulkan StarkWare pada 8 Oktober, salah satunya karena ketergantungan keamanan Starknet pada Ethereum. Infrastruktur bridge dan data availability Starknet masih bergantung pada jadwal peningkatan Ethereum.

Padahal, Starknet telah menggunakan STARK proof berbasis hash dan mendukung akun yang dapat mengadopsi tanda tangan post-quantum. StarkWare menilai pengembangan Layer 1 independen dapat memberikan kendali lebih besar terhadap peningkatan infrastruktur jaringan.

Ben-Sasson menargetkan Starknet mencapai ketahanan kuantum pada 2027, lebih cepat dibandingkan target Ethereum pada 2029. Ia menilai jadwal Ethereum terlalu lambat, terutama karena rencana peningkatan teknologi dapat mengalami penundaan.

StarkWare Uji Teknologi Tahan Kuantum, tetapi Masih Eksperimental

Sejak Juni, StarkWare telah memaparkan peta jalan tiga tahap menuju ketahanan kuantum, meliputi peningkatan kriptografi, migrasi smart contract, dan pengembangan infrastruktur yang masih bergantung pada Ethereum.

Melalui Quantum Hub, StarkWare mengklaim telah berhasil memproses transaksi tahan kuantum di jaringan utama Starknet. Namun, teknologi tersebut masih eksperimental dan belum melalui audit keamanan.

Karena itu, pencapaian tersebut belum membuktikan bahwa seluruh infrastruktur Starknet telah sepenuhnya tahan terhadap serangan komputer kuantum.

Pantau Perkembangan STRK dan Aset Kripto Lainnya di Ajaib

Rencana Starknet untuk lepas dari Ethereum menjadi salah satu perkembangan yang perlu dipantau oleh trader kripto. Namun, keputusan trading tetap perlu mempertimbangkan volatilitas pasar, perkembangan proyek, dan profil risiko masing-masing.

Download Ajaib Kripto sekarang dan pantau berbagai aset kripto dalam satu aplikasi untuk menemukan peluang trading sesuai strategi kamu.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.

Profil Penulis

Panji Yudha
Panji Yudha

Financial Expert Ajaib

Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!