Saham Tokenisasi Meroket! Nilai Transfer Naik 105% Tembus $8,4 Miliar dalam Sebulan
Salsabilla•July 9, 2026

Tren tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset/RWA) terus mencatatkan pertumbuhan yang masif. Sektor saham yang ditokenisasi (tokenized equities) baru saja mencatatkan lonjakan aktivitas transfer hingga 105% dalam sebulan terakhir, mencapai angka fantastis $8,41 miliar per Juli 2026.
Data dari platform RWA.xyz menunjukkan bahwa nilai distribusi di sektor ini tumbuh 43% menjadi $2,16 miliar, sementara jumlah investor (holders) naik 17% hingga melampaui 409.000 pengguna. Jika ditarik secara tahunan (YoY), pasar saham tokenisasi secara total telah meroket sebesar 471% dari yang tadinya hanya senilai $378 juta di tahun lalu.

Sektor saham tokenisasi ini sukses mengalahkan segmen RWA lainnya, mengingat nilai distribusi obligasi AS (US Treasurys) terpantau jalan di tempat (flat), sementara pasar RWA secara luas hanya tumbuh sekitar 4% ke level $33,5 miIiar.
Pertumbuhan ini dipimpin oleh beberapa platform besar; Ondo Finance masih kokoh menjadi yang terbesar dengan nilai distribusi sekitar $846 juta, disusul oleh xStocks sebesar $708 juta, Securitize dengan $306 juta, dan Figure di angka $239 juta setelah mencatatkan lonjakan performa ekstrem sebesar 935% dalam 30 hari terakhir. Sementara itu, performa nilai distribusi Securitize tumbuh 332% dan xStocks naik sekitar 62%.
Lonjakan ini berbarengan dengan maraknya penawaran produk saham tokenisasi di berbagai bursa kripto. Contohnya saat hajatan pra-IPO SpaceX, banyak exchange memanfaatkan infrastruktur xStocks untuk membuka akses investasi tokenisasi yang permintaannya langsung membeludak melampaui alokasi yang tersedia.
Momentum ini juga merambah ke pasar saham publik tradisional. Awal bulan ini, Securitize mengukir sejarah sebagai perusahaan publik baru pertama yang menerbitkan versi token dari sahamnya di jaringan blockchain Solana dan Avalanche saat debut di New York Stock Exchange (NYSE). Raksasa finansial tradisional (TradFi) pun tidak mau kalah; DTCC berencana meluncurkan layanan sekuritas tokenisasi pada Oktober mendatang lewat program uji coba (pilot) selama tiga tahun.
Selain itu, NYSE bersama induknya, Intercontinental Exchange (ICE), telah mengungkap rencana platform dagang untuk saham dan ETF tokenisasi, sedangkan Nasdaq menggandeng Kraken dan Backed untuk menjembatani saham tradisional ke jaringan blockchain. Melihat persaingan ketat antara institusi Wall Street dan perusahaan kripto asli (crypto-native), CEO ICE Jeffrey Sprecher bahkan mendesak regulator agar mengizinkan bursa tradisional menawarkan perdagangan kontrak perpetual futures onchain selama 24 jam penuh agar bisa bersaing secara adil.
Analisis dibuat pada Kamis, 9 Juli 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!