Ajaib
Menu

Berita Kripto

Grayscale: Era Memecoin Meredup, Investor Kripto Kini Berburu Token Berfundamental Kuat

SalsabillaJuly 15, 2026

Grayscale: Era Memecoin Meredup, Investor Kripto Kini Berburu Token Berfundamental Kuat

Key Takeaways

  • Grayscale mencatat Sektor Financial Crypto naik sekitar 15% sejak awal 2024, sementara sektor yang didominasi memecoin justru anjlok hingga 75% pada periode yang sama.
  • Hyperliquid (HYPE) disebut sebagai contoh token dengan model bisnis yang mengaitkan langsung nilai token dengan pendapatan platform lewat mekanisme buyback.

Pasar Kripto Mulai Bergeser dari Spekulasi ke Fundamental

Grayscale menilai pasar kripto tengah memasuki fase baru. Jika sebelumnya aset spekulatif seperti memecoin banyak diburu karena momentum dan euforia jangka pendek, kini investor mulai lebih selektif dan memprioritaskan token dengan fundamental serta model bisnis yang jelas.

Pergeseran ini tidak lepas dari kondisi pasar yang lebih menantang serta meningkatnya partisipasi pemain institusional. Kelompok ini cenderung mencari proyek dengan revenue berkelanjutan dan utilitas nyata.

Data Terbaru: Sektor Finansial Menguat, Memecoin Melemah

Dalam laporan terbarunya, Grayscale mengelompokkan aset kripto menggunakan Crypto Sectors Framework, yang membagi token berdasarkan fungsi dan model bisnisnya. Hasilnya menunjukkan kontras yang cukup tajam antara sektor yang berbasis fundamental dan sektor yang selama ini identik dengan aset spekulatif.

SektorKinerja Sejak Awal 2024
Financial CryptoNaik sekitar 15%
Consumer & Culture (didominasi memecoin)Turun sekitar 75%

Kesenjangan performa ini mempertegas bahwa selera pasar mulai bergeser. Padahal, sektor Consumer & Culture sempat begitu dominan, memecoin bahkan pernah menguasai hingga 85% kapitalisasi di sektor tersebut. Namun tren tersebut kini mulai berubah arah seiring investor semakin memperhitungkan kemampuan proyek menghasilkan pendapatan nyata.

Hyperliquid (HYPE) Jadi Contoh Model Bisnis yang Disorot

Salah satu proyek yang mendapat perhatian dalam laporan ini adalah Hyperliquid (HYPE). Grayscale menilai token ini punya model bisnis yang relatif kuat karena mekanismenya yang terhubung langsung dengan aktivitas platform. Beberapa poin yang menjadi sorotan:

  • Sumber pendapatan jelas: Platform ini menghasilkan revenue dari biaya transaksi yang terjadi di ekosistemnya.
  • Mekanisme buyback: Pendapatan tersebut digunakan untuk melakukan buyback token HYPE, sehingga ada keterkaitan langsung antara aktivitas platform dan nilai token.
  • Korelasi dengan pertumbuhan: Semakin aktif penggunaan platform, semakin besar potensi dampaknya terhadap valuasi token—bukan sekadar mengandalkan sentimen pasar.

Pandangan ini turut diperkuat oleh Tushar Jain, Chief Investment Officer Multicoin Capital, yang menyebut protokol kripto kini semakin layak dinilai layaknya sebuah perusahaan. Menurutnya, kemampuan menghasilkan arus kas (cash flow) dan pendapatan berkelanjutan menjadi faktor utama dalam menentukan valuasi token, terutama di tengah persaingan industri yang kian ketat.

Apa yang Perlu Dicermati Trader dan Investor?

Pergeseran fokus dari memecoin ke token berfundamental ini membuka ruang bagi trader dan investor untuk memperdalam analisisnya, bukan sekadar mengejar momentum. Beberapa hal yang bisa jadi bahan pertimbangan:

  • Cek sumber revenue proyek: Token dengan mekanisme pendapatan yang jelas cenderung punya dasar valuasi yang lebih terukur dibanding token yang nilainya murni digerakkan sentimen.
  • Perhatikan mekanisme buyback atau value accrual: Model seperti yang diterapkan HYPE menunjukkan bagaimana aktivitas platform bisa berdampak langsung ke token, sehingga bisa jadi salah satu indikator tambahan saat menganalisis proyek lain.
  • Tetap perhatikan diversifikasi: Meski tren mengarah ke token fundamental, sektor Consumer & Culture termasuk memecoin masih tetap ada di pasar dan bisa punya siklusnya sendiri, sehingga alokasi portofolio tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Di sisi lain, pergeseran ini juga membuka peluang bagi trader yang selama ini fokus membaca fundamental proyek, karena semakin banyak data dan model bisnis yang bisa dianalisis secara lebih terstruktur, mirip seperti menilai kinerja sebuah perusahaan. Bukan berarti volatilitas hilang sepenuhnya, tapi arah analisis kini punya lebih banyak pijakan data ketimbang sekadar mengikuti tren.

Google Play StoreApple App Store

DisclaimerInvestasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!