Berita Kripto

China Targetkan Blockchain Nasional Rampung pada 2030, Apakah Larangan Kripto Dicabut?

Muhammad Razid Alvian•October 26, 2026

Key Takeaways

  • China menargetkan jaringan blockchain nasional sebagian besar rampung pada 2030.
  • Pemanfaatan blockchain diarahkan ke perdagangan, keuangan, manufaktur, pertanian, dan perdagangan data.
  • Rencana tersebut tidak mengumumkan pencabutan larangan bisnis kripto di China daratan.
  • – Regulasi China pada Februari 2026 kembali menegaskan larangan aktivitas bisnis terkait mata uang virtual dan memperluas pengawasan terhadap stablecoin serta tokenisasi RWA.

China Perluas Infrastruktur Blockchain, tetapi Belum Buka Pasar Kripto

China menargetkan pembangunan jaringan blockchain nasional sebagian besar rampung pada 2030. Target tersebut tercantum dalam 15th Five-Year Plan for National Informatization, yang mendorong pemanfaatan blockchain untuk perdagangan, keuangan, manufaktur, pertanian, dan perdagangan data.

Namun, perluasan infrastruktur blockchain tidak disertai pengumuman pencabutan larangan aktivitas bisnis terkait cryptocurrency di wilayah daratan China. Karena itu, langkah tersebut tidak bisa langsung diartikan sebagai sinyal pembukaan kembali pasar perdagangan kripto.

Bagi pelaku pasar, perbedaan kebijakan ini penting untuk dicermati. Dukungan pemerintah terhadap infrastruktur blockchain tidak otomatis berarti adanya pelonggaran terhadap perdagangan aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

China Targetkan Jaringan Blockchain Nasional Rampung pada 2030

Menurut laporan Cointelegraph pada 23 Oktober 2026, target pembangunan jaringan blockchain nasional tercantum dalam rencana lima tahun pengembangan informatika China. Dokumen tersebut diterbitkan oleh Central Cyberspace Affairs Commission, lembaga yang mengoordinasikan kebijakan pengembangan digital di bawah Partai Komunis China.

Rencana ini memperjelas target pembangunan blockchain yang sebelumnya telah masuk dalam agenda nasional. Pemerintah juga mendorong penguatan standar teknis dan perluasan penggunaan teknologi tersebut untuk mendukung pertukaran serta perdagangan data.

Langkah ini menegaskan posisi blockchain sebagai bagian dari infrastruktur digital China, tetapi tidak serta-merta mengubah kebijakan terhadap aset kripto yang diperdagangkan secara komersial.

Pemanfaatan Blockchain Diperluas ke Perdagangan dan Industri

China mengarahkan penerapan blockchain ke berbagai sektor ekonomi. Berdasarkan laporan Cointelegraph, perdagangan dan keuangan menjadi salah satu fokus pengembangan di kawasan Delta Sungai Yangtze. Sementara itu, penerapan skala besar di sektor manufaktur dan pertanian diarahkan ke kawasan Chengdu-Chongqing di China barat daya.

Selain memperluas penerapan blockchain di sektor industri, pemerintah China juga mendorong penguatan standar teknis serta pemanfaatan teknologi ini untuk pengelolaan, pertukaran, dan perdagangan data. Fokus tersebut menegaskan peran blockchain sebagai infrastruktur teknologi dan ekonomi, bukan sebagai izin untuk memperdagangkan cryptocurrency.

Apakah China Akan Mencabut Larangan Kripto?

Hingga pengumuman rencana pembangunan blockchain tersebut, belum ada informasi dalam dokumen yang dilaporkan Cointelegraph mengenai pencabutan larangan bisnis terkait cryptocurrency di China daratan. Karena itu, target penyelesaian jaringan pada 2030 belum dapat dijadikan indikasi bahwa perdagangan kripto akan kembali dilegalkan.

Menurut Library of Congress, pada 6 Februari 2026, People’s Bank of China bersama sejumlah otoritas lainnya menerbitkan aturan yang kembali menegaskan bahwa aktivitas bisnis terkait mata uang virtual merupakan kegiatan keuangan ilegal. Aturan tersebut juga memperluas pengawasan terhadap stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets).

Pantau Perkembangan Pasar Kripto di Ajaib Kripto

Perkembangan kebijakan blockchain China dapat menjadi salah satu faktor yang perlu dicermati pelaku pasar kripto. Pantau berita terbaru dan pergerakan harga aset kripto, lalu siapkan strategi trading kamu. Download Ajaib Kripto sekarang untuk memantau berbagai aset kripto dalam satu aplikasi.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.

Sumber: Cointelegraph

Profil Penulis

Muhammad Razid Alvian adalah SEO Writer di Ajaib yang aktif menulis konten edukasi seputar saham, reksa dana, kripto, hingga keuangan secara umum. Berbekal strategi SEO dan riset yang tepat, ia berkomitmen menyajikan informasi investasi yang mudah diakses, akurat, serta mudah dipahami oleh semua kalangan.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!