Milenial

Motivasi Diri Sendiri Kunci Sukses Bangkit dari Kegagalan

Ajaib.co.id – Motivasi diri sendiri adalah sangat penting. Jika jatuh, dan tidak ada seorang pun yang peduli, kamu tergantung pada kebangkitan diri sendiri. Memotivasi diri sendirilah yang sangat mungkin kamu lakukan.

Tidak jarang orang hanya bisa bangkit dari kegagalan karena motivasi diri sendiri. Meski banyak orang di sekitar yang memberikan semangat, kunci kebangkitan adalah pada diri sendiri. Mau atau tidak kamu bangkit dari kegagalan dan memotivasi diri.

Kita sangat situasi perekonomian saat ini. Saat perekonomian global melambat, pemanasan global dan sumber daya alam menipis, hampir seluruh lini bisnis mengalami tantangan dalam pertumbuhannya. Skala ekstrimnya, banyak bisnis multinasional yang sedang melakukan penciutan struktur dengan pemutusan hubungan kerja hingga ribuan karyawan.

Jadi, jika terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau bisnismu mengalami kebangkrutan, tak ada pilihan lain selain menguatkan motivasi diri sendiri untuk bangkit kembali demi meraih kesuksesan.

Apa Sebenarnya Motivasi Diri Sendiri?

Motivasi diri sendiri adalah kemampuan untuk melakukan apa yang perlu dilakukan, tanpa pengaruh orang lain ataupun situasi tertentu.

Mampu menemukan alasan dan kekuatan untuk menyelesaikan tugas, bahkan di saat tersulit, tanpa menyerah atau membutuhkan pihak lain untuk menyemangatinya adalah ciri individu yang memiliki motivasi diri sendiri.

Sederhananya, kemampuan untuk menyemangati diri sendiri yang timbul dari dalam hati. Motivasi yang konstan biasanya terlahir berupa tekad.

Mengapa Motivasi Diri Sendiri Bisa Hilang?

Apakah motivasi dari dalam diri bisa hilang? Jawabannya, bisa. Kehilangan motivasi bisa disebabkan karena hal-hal berikut ini.

1. Kurang bersyukur

“Rasa syukur membukakan rasa kelengkapan hidup, menjadikan semua yang dimiliki terasa cukup – bahkan berlebih, penyangkalan jadi penerimaan, kekacauan jadi keteraturan, kebingungan jadi kejelasan, makan jadi puasa, rumah jadi tempat tinggal dan orang asing jadi teman.” – Melody Beattie.

2. Iri

“Kebencian itu bersifat aktif, dan rasa iri adalah ketidaksukaan yang pasif; cuma tinggal satu langkah lagi dari rasa iri untuk menjadi kebencian.”– Goethe. Memfokuskan energi untuk mensyukuri apa yang telah dimiliki diri sendiri jauh lebih bermanfaat daripada iri terhadap sukses pihak lain.

3. Tidak sabar

Sikap ini menyebabkan seseorang tidak mampu mengalokasikan waktu yang diperlukan untuk menjadikan suatu usaha bernilai. Bersikap sabar kan bukan berarti jadi enggak punya sense of urgency!

4. Kewalahan

Kewalahan disebabkan oleh menaruh terlalu banyak tanggung jawab pada diri sendiri, dan kehilangan orientasi atas itu semua.

5. Lamban

Terlalu banyak membuat ide dan membicarakannya akan menghilangkan motivasi untuk mewujudkannya. Kamu harus melawan kelambanan dengan segera melakukan tindakan.

6. Kehilangan arti

Tidak semua aktivitas penting dalam hidup harus terasa menggairahkan untuk layak dilaksanakan. Fokus pada pertimbangan, “Apakah aktivitas ini berguna untuk diri sendiri dan sesama?” Jika “Ya”, laksanakan!

7. Tidak punya kebutuhan

Jika seseorang tidak punya risiko kehilangan, tidak merasa butuh sukses, ia tak akan termotivasi untuk itu. Kamu harus merasa membutuhkan hal itu untuk membangkitkan motivasi dari dalam diri.

8. Kesehatan buruk

Individu ceroboh perusak fisik umumnya kehilangan motivasi. Junk food berlemak tak akan menyediakan energi inspiratif apapun.

Kegagalan Overdosis, Dunia yang Sok Tahu

Tadi sempat dibahas tentang kewalahan tanggung jawab. Namun ada satu jenis kewalahan lagi yang lebih berat mengatasinya, yaitu kewalahan akan kegagalan. Segigih apapun seorang pebisnis, semangatnya bisa saja habis terkikis oleh perlambatan ekonomi kronis saat ini. Dan saat itu terjadi, lingkungannya sering latah menuduhnya apatis.

Tapi sebenarnya banyak pakar ekonomi dunia yang telah menyatakan bahwa, tekanan yang terjadi saat ini memang lebih berat dari sebelumnya dan lebih menyeluruh. Jadi, solusinya adalah fokuskan energi dan kuatkan motivasi pribadi lebih dari sebelumnya, untuk bangkit kembali meraih sukses lain, meskipun luka akibat kegagalan masih terasa melemahkan mental. Caranya?

Kebangkitan Perlu Motivasi Diri Sendiri

Memotivasi diri sendiri adalah cara terbaik untuk menghadapi masalah maupun tantangan dalam hidup. Sebab, akan ada fase dalam kehidupan yang memungkinkan kamu terjebak dan tidak bisa menghindari situasi yang tidak mengenakkan. Agar diri lebih kuat, di bawah ini adalah 8 langkah menguatkan motivasi diri sendiri, bahkan di saat tersulit:

1. Mulailah dengan hal sederhana

Ada banyak hal sederhana yang bisa kamu lakukan sehari-hari untuk membangkitkan motivasi. Misalnya, ketika kamu menyelesaikan tugas tepat waktu, hargailah pencapaian itu dan katakan terima kasih pada diri kamu yang telah berhasil menyelesaikan tepat waktu. Dengan menghargai diri sendiri, berarti kamu sudah bisa memotivasi diri.

2. Kelilingi diri dengan individu-individu positif dan termotivasi

Banyak orang sukses berteman dengan orang sukses juga. Istilahnya, kesuksesan akan ‘nular’. Jadi, bagi kamu yang butuh motivasi positif untuk maju dan sukses, kamu harus selalu termotivasi dan menunjukkan sikap antusiasme pada segala hal yang dikerjakan, juga bergaullah dengan orang-orang positif yang akan membantu kamu menggali motivasi diri.

3. Terus belajar

Banyak orang yang tidak bisa sukses karena telah patah semangat ketika merasa gagal. Padahal, kesuksesan ada karena adanya kegagalan. Jadi, bagi kamu yang ingin bangkit dari kegagalan, cobalah untuk belajar dan terus semangat menghadapi apa yang kamu alamai selama gagal. Jika kamu tidak bisa belajar dari buku, cobalah belajar dari pengalaman kamu ataupun orang lain.

4. Cermati hikmah di balik kegagalan

Nah ini hampir sama dengan poin sebelumnya. Orang yang sukses bukanlah orang yang terpuruk atas kegagalan yang ia terima. Namun, ketika kegagalan datang, orang sukses akan mengambil pembelajaran dari kegagalan tersebut. Misalnya dalam sukses ada orang yang menipu kamu, dan membuat kamu gagal. Ambil hikmahnya dari kejadian tersebut, misalnya mulai waspada dengan orang lain, sekalipun teman ataupun keluarga dekat.

5. Hentikan terlalu banyak berandai-andai

Bermimpi tentu menjadi salah satu hal positif untuk meningkatkan motivasi diri. Namun, jangan pernah bermimpi dan berandai-andai tanpa kamu melakukan sesuatu. Untuk menjadi benar-benar sukses, teruslah bermimpi dan wujudkan mimpi yang kamu punya dengan kerja keras dan tanpa putus asa.

6. Jujur atas kekuatan dan kelemahan diri

Tidak ada orang yang sempurna dalam hidup. Setiap orang tentu memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Untuk menjadi lebih baik, cobalah mulai terima kelemahan dan kelebihan diri kamu. Dengan begitu, kamu bisa terus berpikir positif dan menjalankan apa yang kamu mulai dengan lebih mudah.

7. Catat progres aktivitas

Untuk memulai bisnis ataupun kegiatan, cobalah mulai tulis progress atau proses apa yang sudah kamu lalui. Hal ini juga bisa menjadi salah satu motivasi bagi diri kamu. Misalnya, ketika kamu berhasil memulai bisnis dan ada orang bertanya tentang produk, catat itu semua. Kemudian, catat juga setiap hasil penjualan yang berhasil kamu terima. Dengan begitu, kamu bisa termotivasi untuk meraih penjualan yang lebih besar lagi.

8. Bantu sesama untuk maju

Orang yang sukses adalah orang yang bisa berbagi dan membantu sesama untuk maju. Jangan pernah pelit akan ilmu ataupun pengetahuan. Dengan berbagi ilmu, kamu bukan hanya membantu orang lain, tapi kamu juga bisa belajar banyak hal dari orang tersebut. Ini tentu menjadi kesempatan untuk terus berkembang dalam hidup

Bagaimana, apakah sudah mulai tergerak memotivasi diri untuk meraih kesuksesan? Mulai saja dulu, yuk! Nah, Setelah kamu mendapatkan motivasi untuk meraih sukses, kini saatnya kamu memulai investasi untuk motivasi hidup tenang di masa depan.

Ajaib merupakan aplikasi investasi yang dapat membantu kamu mewujudkan motivasi dan impianmu di masa depan. Dengan berinvestasi di Ajaib, kamu bisa memulainya kapan dan di mana saja, dan bisa dilakukan hanya dengan modal Rp10 ribu. Yuk mulai sekarang!

Artikel Terkait