Bisnis & Kerja Sampingan, Teknologi

Steve Jobs dan 5 Fakta Menariknya yang Jarang Diketahui

steve jobs

Ajaib.co.id – Siapa yang tidak kenal Steve Jobs? Bos Apple yang sangat piawai melahirkan teknologi–teknologi mutakhir yang menggemparkan dunia. Bahkan, kala kematiannya sampai disiarkan dari segala penjuru pada tahun 2011 lalu.

Hal ini karena Jobs merupakan sosok yang melekat pada Apple dan berjalan dalam pengembangan teknologi Apple selama bertahun–tahun lamanya. Publik bahkan tidak yakin jika Apple bisa terus melanjutkan eksistensinya setelah kepergian Steve Jobs.

Sepeninggalan Steve Jobs ada banyak fakta menarik yang menjadi kenangan dari sosok inovatif dan kontroversi tersebut. Orang tentunya sangat tertarik dengan fakta Steve Jobs lantaran ia merupakan, sosok pebisnis sukses yang mampu menciptakan banyak inovasi di bidang teknologi dan terus memperkuat kinerja Apple walaupun ia bukan merupakan orang teknis.

Walau kini Steve Jobs telah tiada dan Apple dipimpin oleh Tim Cook, pengaruh Steve Jobs dalam bidang teknologi masih cukup besar sampai saat ini. Bahkan Hollywood memfilm-kan kiprah Steve Jobs dalam industri teknologi di Amerika yang mampu mentransformasikan ciptaannya dan merubah budaya modernisasi masyarakat.

Untuk lebih jelasnya, simak lima fakta menarik mengenai Steve Jobs, antara lain:

Sering Gagal

Steve Jobs dibalik karismatiknya, ia ternyata tidak berbeda jauh dengan kebanyakan orang yang tentunya pernah mengalami kegagalan. Ide brilian yang ia ciptakan, nyatanya tidak sepenuhnya bisa berjalan sesuai dengan keinginannya. Walau demikian, Steve Jobs tetap berupaya meraih mimpinya untuk terus berinovasi di bidang teknologi.

Adapun satu kegagalan yang dialami oleh Steve Jobs adalah kegagalan dalam perangkat komputer Mac Lisa yang ia rilis pada tahun 1983 dengan menggunakan ikon grafis. Sayangnya penjualan perangkat Lisa tersebut jauh dari harapan dan hanya mampu terjual 10.000 unit. Steve Jobs akhirnya menghentikan produksinya di tahun kedua penjualannya.

Ia kemudain bergabung dengan tim Macintosh dan berupaya agar nasib Macintosh tidak seburuk nasib Mac Lisa. Steve Jobs kemudian bergabung dengan Apple dan sayangnya meski sudah berusaha sangat keras, penjualan Apple tidak mencapai target, dan berakhir pada pemecatan Jobs di tahun 1983.

Ingin Jadi Biksu

Saat Steve Jobs masih muda, ternyata diam – diam Jobs sangat ingin menjadi seorang biksu. Hal ini lantaran Jobs muda memiliki hubungan pertemanan yang sangat akrab dengan seorang biksu dari Jepang bernama Zen Otogawa.

Semasa hidup, Jobs menjalani kehidupan sehari–harinya juga dengan bertingkah layaknya seorang biksu yakni dengan menjalani pola makan vegetarian dan cukup sering melakukan puasa.

Walau demikian, sahabat biksu Jobs, Otogawa sempat beberapa kali menolak keinginan Jobs untuk menjadi Biksu. Otogawa menilai, Jons memiliki potensi untuk bekerja dan membawa perubahan yang lebih besar, daripada hanya sekedar mengabdi untuk menjadi Biksu.

Kedekatan Jobs dan Otogawa juga membawa Otogawa dipercaya menjadi penasihat spiritual di Kantor Apple dan menjadi pemimpin pernikahan Jobs di California.

Pernikahan Jobs dengan Laurene Powell juga menganugerahi dirinya dengan tiga orang anak, satu laki-laki dan dua orang perempuan yang kini beranjak dewasa.

Bukan dari Kalangan Teknis

Walaupun nama Jobs sering dikaitkan dengan Steve Wozniak yang merupakan sosok dibalik pembuatan komputer Apple yang laku keras sampai saat ini, nyatanya Jobs bukanlah orang teknik. 

Sebagai seorang bos Apple, Jobs nyatanya tidak memiliki kemampuan yang mumpuni sebagai seorang teknik yang mahir merakit dan memperbaiki sistem komputer. Ia tentunya berbeda dengan Mark Zuckerberg dan Bill Gates yang memang menguasai teknologi secara teknis.

Steve Wozniak mengatakan bahwa Jobs pada dasarnya tidak pernah melakukan desai apapun, namun ia selalu memikirkan segala sesuatunya dari prospek bisnis, sehingga inovasi terus berkembang seiring dengan kebutuhan kebanyakan masyarakat maju.

Selain itu, Jobs juga melihat sebuah desain dan hasil karya secara personal, sehingga Jobs mampu memberikan motivasi untuk penyelesaian produk komputer Apple.

Mentor Mark Zuckerberg

Pendiri Apple ini juga ternyata merupakan mentor bos sosial media ternama, Facebook, Mark Zuckerberg. Zuckerberg merupakan salah satu anak didik Jobs kala Zuckerberg belum memulai mendirikan sosial media fenomenal Facebook.

Berbekal nasihat dari Jobs, Zuckerberg mulai terus mengembangakan Facebook dan hingga saat ini Facebook berhasil memperoleh keuntungan yang sangat luar biasa besar dari menjalin kedekatan personal secara online.

Kaya tapi Sederhana

Salah satu kebiasaan orang kaya atau miliarder adalah bersikap sederhana. Hal inilah yang terjadi dalam kehidupan Jobs dimana ia selalu bersikap sederhana dan rendah hati dalam kesehariannya.

Jobs berkali–kali masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia, namun ia tidak pernah tinggal di kawasan perumahan mewah Silicon Valley, yang merupakan tempat miliarder dunia bermukim.

Jobs justru lebih tertarik untuk menyewa mobil mewah dan hidup di perumahan sederhana yang berdiri di Palo Alto, California bersama istri dan tiga anaknya.

Saking sederhananya, bahkan barang termahal yang sempat dimiliki Jobs adalah sebuah pesawat pribadi Gulfstream V yang berharga ratusan triliun rupiah. Pesawat itu juga merupakan hadiah atau bonus dari pencapaian Jobs sebagai selama bekerja di Apple.

Artikel Terkait