
INCF
Indo Komoditi Korpora Tbk.
Barang Baku
50-
Rabu, 23 September 2026 05:30 WIB
66.3 K
Volume
Harga kembali 1 minggu-
Harga kembali 1 Bulan-
Harga kembali 3 Bulan-
Harga kembali 6 Bulan-
Harga Tertinggi (52 Minggu)-
Harga Terendah (52 Minggu)-
Latar Belakang Perusahaan
PT Indo Komoditi Korpora Tbk didirikan pada 23 Februari 1982 dengan nama PT Indo Alaya Leasing Corporation, dan melantai di bursa saham pada 18 Desember 1989.
PT Indo Komoditi Korpora Tbk memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang dapat meningkatkan keuntungan bagi para pemegang saham dan menjaga hubungan baik dengan seluruh pemangku kepentingan perseroan.
INCF - Analisis Teknikal, Fundamental, & Target Harga
Analisis teknikal dan fundamental saham Indo Komoditi Korpora Tbk. (INCF), termasuk sinyal trading, target harga, dan estimasi harga wajar untuk membantu investor memahami potensi pergerakan dan valuasi saham.
PE Band
PE Band INCF belum dapat ditampilkan karena laba bersih 12 bulan terakhir (TTM) masih negatif, sehingga rasio ini tidak dapat digunakan sebagai acuan valuasi.
PBV Band
Perbandingan price to book value (PBV) INCF saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.
| PBV Saat Ini | 2026-06-29 | 0,48 |
| +2 Standard Deviation | 2,81 | |
| +1 Standard Deviation | 1,79 | |
| Mean | 0,77 | |
| -1 Standard Deviation | -0,25 | |
| -2 Standard Deviation | -1,26 |
Data analisis diperbarui secara berkala dan bukan harga real-time. Informasi ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi jual beli.
Punya Pertanyaan atau Ingin Tahu Lebih Jelas?
Halaman ini menampilkan beberapa indikator populer, seperti Moving Average (MA), Relative Strength Index (RSI), MACD, dan Bollinger Bands.
Setiap indikator memberi satu sinyal: Beli, Netral, atau Jual. Sinyal keseluruhan dihitung dari selisih jumlah indikator Beli dan Jual dibagi total indikator, lalu dipetakan ke lima level: Jual Kuat, Jual, Netral, Beli, dan Beli Kuat.
Fibonacci Pivot Point adalah level harga acuan yang dihitung dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya. Level S1–S3 menjadi area support, sedangkan R1–R3 menjadi area resistance.
Kedua grafik membandingkan PE ratio (TTM) dan price to book value (PBV) saat ini dengan rentang historisnya beserta pita standar deviasi (+2, +1, Mean, -1, -2). Posisi di bawah Mean umumnya menandakan valuasi relatif murah dibanding rata-rata historis, dan sebaliknya.
Ya, analisis teknikal sering digunakan trader untuk mencari momentum beli atau jual. Namun, sebaiknya hasil analisis teknikal dikombinasikan dengan analisis fundamental untuk keputusan investasi yang lebih matang.
Cek indikator RSI pada tabel indikator teknikal INCF. Nilai RSI di atas 70 menunjukkan overbought, sementara di bawah 30 menunjukkan oversold.
