AADI icon

AADI - Analisis Teknikal, Fundamental, & Target Harga

Adaro Andalan Indonesia Tbk.

Energi

10,175Price Up275 (2.78%)
Senin, 19 Oktober 2026 16:14 WIB
iconPerforma Harga
Harga kembali 1 minggu-13.03%
Harga kembali 1 Bulan-15.03%
Harga kembali 3 Bulan16.29%
Harga kembali 6 Bulan-9.96%
Harga Tertinggi (52 Minggu)12,925
Harga Terendah (52 Minggu)6,750

Latar Belakang Perusahaan

Perseroan, didirikan pada tahun 2004, merupakan perusahaan induk yang memiliki Perusahaan Anak yang bergerak di bisnis pertambangan batu bara termal, logistik, pengelolaan aset lahan (Adaro Land), pengelolaan air (Adaro Water), dan bidang lainnya, antara lain seperti investasi (Adaro Capital), ketenagalistrikan, jasa konsultasi di bidang pertambangan, serta pengembangan teknologi informasi. Wilayah operasional Grup Perseroan meliputi Jakarta, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Riau, Sumatera Utara dan Kalimantan Utara. Saat ini, Grup Perseroan memiliki 7 (tujuh) aset pertambangan batu bara termal yaitu AI, LSA, SCM, PCS, MIP, PC dan RC. Dari ketujuh aset tersebut, 5 (lima) diantaranya, yaitu AI, LSA, SCM, PCS yang seluruhnya terletak di Kalimantan Selatan dan MIP yang terletak di Sumatera Selatan sudah beroperasi, sedangkan 2 (dua) aset lainnya yaitu PC dan RC yang terletak di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah saat ini belum beroperasi karena masih dalam tahap pengembangan. Berdasarkan Laporan Cadangan dan Sumber Daya JORC yang disusun oleh PT Quantus Consultants Indonesia (QCI), konsesi AI, LSA, PCS, SCM, dan MIP memiliki estimasi cadangan batu bara per 30 Juni 2024 sebesar 917,4 juta ton, dengan sumber daya sebesar 4.102 juta ton. Per 30 Juni 2024, Grup Perseroan memproduksi batu bara termal sebesar 32,74 juta ton. Sebagai perusahaan pertambangan batu bara yang terintegrasi secara vertikal, Perseroan memiliki Perusahaan Anak yang bergerak di bisnis logistik yang meliputi angkutan tongkang dan pemuatan kapal batu bara, pengangkutan BBM, pengerukan dan pemeliharaan alur sungai, bongkar muat, operasi pelabuhan di darat dan laut, dan pemeliharaan dan perbaikan tongkang untuk memastikan bahwa batu bara tiba di lokasi pemuatan kapal ataupun lokasi pelanggan menurut jadwal, spesifikasi dan kualitas yang disepakati. Selanjutnya, sebagai upaya untuk melengkapi bisnis pertambangan batu bara Grup Perseroan, Perseroan juga memiliki bisnis-bisnis pendukung melalui Perusahaan Anaknya yang bergerak di bisnis pengelolaan aset lahan (Adaro Land), pengelolaan air (Adaro Water), dan bidang lainnya antara lain seperti investasi (Adaro Capital), ketenagalistrikan, jasa konsultasi di bidang pertambangan, dan pengembangan dan teknologi informasi. Operasi pendukung ini penting untuk menjamin kelancaran operasi dalam bisnis pertambangan, serta kelangsungan bisnis di jangka panjang. Kombinasi seluruh kegiatan unit-unit usaha strategis Perseroan tersebut secara terpadu memberikan sinergi dalam bentuk rantai nilai batu bara yang kompetitif dan dapat diandalkan, sehingga dapat menciptakan suatu daya saing yang optimal dibandingkan dengan para pesaingnya.

Analisis teknikal dan fundamental saham Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), termasuk sinyal trading, target harga, dan estimasi harga wajar untuk membantu investor memahami potensi pergerakan dan valuasi saham.

Analisa Rating AADI

20/21

Mayoritas analis merekomendasikan Beli, dengan 1 Netral.

Jual

Beli

Netral
Jual 7Netral 0Beli 7

Target Harga Analis untuk AADI

TargetRp13.607,51
Saat IniRp10.175
Est. TerendahRp12.000
Est. TertinggiRp16.050

Estimasi Konsensus Analis

Estimasi konsensus analis untuk revenue, operating profit, net income, dan EPS
20252026 E2027 E
Revenue82.4 T1.74 T41.91 B
Op Profit17.03 T315.63 B7.09 B
Net Income12.76 T215.69 B4.59 B
EPS1.638,31--

Moving Average

Rincian sinyal moving average
IndikatorNilaiSinyal
MA-1011.397,5Jual
MA-10E11.086,33Jual
MA-2011.353,75Jual
MA-20E11.274,98Jual
MA-5010.981,5Jual
MA-50E10.910,58Jual
MA-1009.666,5Beli
MA-100E10.283,65Jual
MA-2009.380,5Beli
MA-200E9.595,81Beli

Indikator Teknikal

Rincian sinyal indikator teknikal
IndikatorNilaiSinyal
RSI36,8Beli
STOCH27,84Beli
ADX27,24Beli
ROC-8,74Beli

Fibonacci Pivot Point

Level support dan resistance Fibonacci pivot point saham AADI
NamaNilai
S38.600
S29.239
S19.635
Pivot Point10.275
R110.914
R211.310
R311.950

PE Band

Perbandingan PE ratio (TTM) AADI saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PE Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PE Ratio (TTM) Saat Ini2026-10-194,67
+2 Standard Deviation5,98
+1 Standard Deviation5,14
Mean4,30
-1 Standard Deviation3,46
-2 Standard Deviation2,63

PBV Band

Perbandingan price to book value (PBV) AADI saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PBV Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PBV Saat Ini2026-10-191,42
+2 Standard Deviation1,61
+1 Standard Deviation1,42
Mean1,23
-1 Standard Deviation1,05
-2 Standard Deviation0,86

Data analisis diperbarui secara berkala dan bukan harga real-time. Informasi ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi jual beli.

Punya Pertanyaan atau Ingin Tahu Lebih Jelas?

Halaman ini menampilkan beberapa indikator populer, seperti Moving Average (MA), Relative Strength Index (RSI), MACD, dan Bollinger Bands.
Setiap indikator memberi satu sinyal: Beli, Netral, atau Jual. Sinyal keseluruhan dihitung dari selisih jumlah indikator Beli dan Jual dibagi total indikator, lalu dipetakan ke lima level: Jual Kuat, Jual, Netral, Beli, dan Beli Kuat.
Fibonacci Pivot Point adalah level harga acuan yang dihitung dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya. Level S1–S3 menjadi area support, sedangkan R1–R3 menjadi area resistance.
Kedua grafik membandingkan PE ratio (TTM) dan price to book value (PBV) saat ini dengan rentang historisnya beserta pita standar deviasi (+2, +1, Mean, -1, -2). Posisi di bawah Mean umumnya menandakan valuasi relatif murah dibanding rata-rata historis, dan sebaliknya.
Ya, analisis teknikal sering digunakan trader untuk mencari momentum beli atau jual. Namun, sebaiknya hasil analisis teknikal dikombinasikan dengan analisis fundamental untuk keputusan investasi yang lebih matang.
Cek indikator RSI pada tabel indikator teknikal AADI. Nilai RSI di atas 70 menunjukkan overbought, sementara di bawah 30 menunjukkan oversold.

Saham Terkait