AMM, atau Automated Market Maker adalah istilah umum yang mendefinisikan algoritma untuk membuat dan mengelola likuiditas. Alih-alih membayar biaya kepada manajer portofolio untuk menyeimbangkan kembali portofolio pengguna, mereka mengumpulkan biaya dari pedagang, yang menyeimbangkan kembali portofolio mereka. Pengguna dapat memperoleh pengembalian dengan menyediakan likuiditas atau sebagai pedagang menukar antara aset apa pun di dalam liquidity pool global.
Untuk Balancer, keamanan adalah prioritas utama dan itulah sebabnya protokol ini telah diaudit sepenuhnya sebanyak tiga kali oleh Trail of Bits, ConsenSys, dan OpenZeppelin. Karena tidak adanya kunci admin atau backdoor, Balancer pools tidak dapat diupgrade. Balancer tidak mendukung token yang tidak sesuai dengan standar ERC-20, meskipun token tersebut mungkin digunakan di beberapa pool. Token yang disimpan di Balancer pool tidak dikendalikan oleh Balancer, karena berupa smart-contract.
Daily Market Update Crypto - 4 November 2025
Pasar aset kripto mengalami guncangan ekstrem dalam 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) melemah -2,88% dan bergerak di $106.500 (IDR 1.775.174.647). Total kapitalisasi pasar kripto juga turun -4% menjadi US$3,50 triliun.
Kerugian Derivatives: Total likuidasi mencapai lebih dari $1,28 Miliar, di mana lebih dari $1,16 Miliar berasal dari posisi Long. Kerugian ini menyertai crash cepat $BTC dan $ETH, di mana BTC anjlok dari $108.000 menjadi $105.000 dalam satu jam.
B. Analisis Teknis BTC dan Guncangan DeFi
Meskipun terjadi crash cepat, harapan bagi bulls belum sepenuhnya hilang karena Bitcoin masih berada di dalam saluran kenaikan jangka panjang. Namun, pasar tetap sangat rentan.
Syarat Pemulihan: Untuk membatalkan pandangan bearish, BTC harus merebut kembali level $111.000.
Level Kritis: Zona $107.000 hingga $100.000 menjadi level kritis yang perlu diperhatikan, karena breakdown di bawah zona ini dapat memicu penurunan lebih lanjut. (*Disclaimer on)
Insiden Balancer: Penurunan pasar diperburuk oleh insiden peretasan Decentralized exchange (DEX) veteran, Balancer v2, yang kehilangan aset digital senilai lebih dari $128 Juta. Dampaknya, Total Value Locked (TVL) protokol Balancer turun drastis, dan token native $BAL anjlok 11,1%. Insiden ini kembali menimbulkan pertanyaan tentang keamanan di sektor DeFi.