Ajaib
Menu

Back

Apa Itu Arbitrase? Strategi Trading Untung dari Beda Harga

Ilustrasi arbitrase.

Pernahkah kamu melihat harga emas di toko perhiasan A lebih murah daripada di toko B? Jika kamu bisa membeli di toko A dan langsung menjualnya ke toko B untuk mengambil untung, itulah esensi dari Arbitrase. 

Dalam dunia keuangan, arbitrase adalah strategi trading yang memanfaatkan perbedaan harga sementara untuk aset yang sama atau serupa di dua pasar atau lebih. Strategi ini bertujuan menghasilkan keuntungan praktis tanpa risiko dengan cara membeli di harga rendah dan secara simultan menjual di harga tinggi.

Ringkasan

  • Arbitrase adalah strategi memanfaatkan ketidakefisienan harga sementara di pasar yang berbeda.
  • Pelaku arbitrase biasanya adalah trader institusi dengan teknologi dan modal besar.
  • Meski disebut “bebas risiko”, arbitrase tetap memiliki tantangan eksekusi dan biaya transaksi.

Apa Itu Arbitrase?

Arbitrase sering dijuluki sebagai “uang gratis” atau “lunch yang gratis” di dunia finansial. Ini adalah upaya untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga yang terjadi karena ketidaksempurnaan pasar. 

Misalnya, saham perusahaan XYZ diperdagangkan di harga Rp5.000 di Bursa Efek Indonesia, tetapi pada saat yang sama, harga saham yang sama di pasar luar negeri atau bursa berjangka tercatat Rp5.050. Seorang arbitrage akan membeli di harga Rp5.000 dan secara bersamaan menjual di harga Rp5.050, mengantongi keuntungan Rp50 per saham.

Filosofi Dasar di Balik Strategi Arbitrase

Filosofi inti arbitrase adalah Hukum Satu Harga, yang menyatakan bahwa aset yang identik harus memiliki harga yang sama di semua pasar. Ketika hukum ini dilanggar untuk sementara waktu, muncullah peluang arbitrase. 

Tindakan arbitrase itu sendiri justru akan mendorong harga kembali seimbang, karena pembelian di pasar yang murah akan mendorong harga naik, dan penjualan di pasar yang mahal akan menekan harga turun.

Bagaimana Mekanisme Arbitrase Bekerja di Pasar

Contoh Ilustrasi Arbitrase yang Mudah Dipahami

Bayangkan sebuah mata uang kripto, Token ABC, diperdagangkan di dua exchange berbeda.

  • Di Exchange A, harga Token ABC adalah $1.00
  • Di Exchange B, harga Token ABC adalah $1.02

Sebagai arbitrager, kamu dapat melakukan ini:

  1. Membeli 1000 Token ABC di Exchange A dengan biaya $1,000.
  2. Secara bersamaan, menjual 1000 Token ABC di Exchange B dengan hasil $1,020.
  3. Keuntungan kotor kamu adalah $20, dikurangi biaya transaksi (fee) dan biaya transfer.

Syarat Utama Agar Arbitrase Dapat Dilakukan

Agar arbitrase bisa dilakukan, beberapa syarat harus terpenuhi. Pertama, perbedaan harga harus cukup signifikan untuk menutupi semua biaya yang terkait, seperti komisi broker, biaya transfer, dan pajak. 

Kedua, transaksi pembelian dan penjualan harus dilakukan secara bersamaan atau hampir bersamaan untuk menghindari risiko pergerakan harga yang merugikan. Ketiga, harus ada likuiditas yang memadai di kedua pasar untuk mengeksekusi order besar tanpa menggerakkan harga.

Jenis-Jenis Arbitrase yang Paling Umum

Arbitrase Spatial (Tempat)

Ini adalah bentuk arbitrase paling klasik, yaitu memanfaatkan perbedaan harga aset yang sama di lokasi geografis yang berbeda. Contohnya adalah perbedaan harga saham yang tercatat di dua bursa efek berbeda, atau perbedaan harga komoditas seperti minyak antara pasar di Singapura dan London.

Arbitrase Triangular (Tiga Pasar)

Jenis ini melibatkan tiga mata uang yang berbeda. Misalnya, memanfaatkan ketidaksesuaian nilai tukar antara USD/IDR, IDR/JPY, dan JPY/USD. Jika hasil perkalian ketiga nilai tukar tersebut tidak sama dengan 1, maka terdapat peluang arbitrase.

Arbitrase Statistik

Ini adalah bentuk yang lebih canggih dan melibatkan model matematika. Pelaku arbitrase akan mengidentifikasi dua saham atau aset yang secara historis memiliki korelasi harga yang sangat tinggi. 

Ketika korelasi itu menyimpang sementara, mereka akan membeli aset yang dianggap undervalued dan menjual aset yang dianggap overvalued, berharap harga keduanya akan kembali konvergen.

Tantangan dan Risiko dalam Melakukan Arbitrase

Mengapa Peluang Arbitrase Sulit Ditemukan?

Di era digital modern, peluang arbitrase murni sangat langka dan berumur pendek. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Pertama, kemajuan teknologi algoritma trading yang memungkinkan institusi besar mendeteksi dan mengeksploitasi ketidakefisienan harga dalam hitungan milidetik. 

Kedua, adanya biaya transaksi yang dapat memakan seluruh keuntungan arbitrase jika selisih harganya tipis. Ketiga, risiko eksekusi, dimana salah satu order mungkin tidak terpenuhi, meninggalkan trader dengan posisi terbuka yang berisiko.

Kesimpulan

Meskipun konsep arbitrase terdengar sangat menarik, realitanya strategi ini sangat sulit diimplementasikan oleh investor ritel. Peluangnya langka, bersifat sementara, dan membutuhkan teknologi, modal, serta kecepatan eksekusi yang sangat tinggi. 

Bagi kebanyakan investor, memahami arbitrase lebih berguna untuk memahami bagaimana pasar menjadi efisien, alih-alih sebagai strategi utama untuk mencari untung.

Mulai Investasi Sekarang di Ajaib!

Kembangkan portofolio kamu dengan mudah dan optimal. Di Ajaib, investasi jadi simpel, aman, dan nyaman. Kamu bisa kelola Saham, Reksa Dana, Obligasi, Saham Amerika, hingga Kripto. Semua peluang ada hanya dalam satu akun.

Yuk, download Ajaib sekarang dan segera kelola aset-aset terbaikmu!

FAQ

Apakah arbitrase benar-benar bebas risiko?
Tidak sepenuhnya. Meski dirancang untuk bebas risiko, arbitrase tetap memiliki risiko, seperti risiko eksekusi (gagal mengeksekusi salah satu sisi transaksi), risiko likuiditas, dan risiko model jika arbitrase yang dilakukan berdasarkan model statistik yang kompleks.

Siapa yang biasanya melakukan arbitrase?
Pelaku utama arbitrase adalah institusi keuangan besar, hedge fund, dan trader algoritmik (algotrading) yang memiliki akses teknologi super cepat, modal besar, dan biaya transaksi yang rendah.

Bisakah investor pemula melakukan arbitrase?
Sangat tidak disarankan. Investor pemula umumnya tidak memiliki sumber daya untuk bersaing dengan pelaku institusi. Waktu dan modal biasanya lebih baik dialokasikan untuk strategi investasi jangka panjang yang lebih sesuai.

Apa hubungannya arbitrase dengan efisiensi pasar?
Arbitrase adalah kekuatan utama yang mendorong efisiensi pasar. Tindakan arbitrager yang membeli aset murah dan menjual aset mahal akan menaikkan harga di pasar yang murah dan menurunkan harga di pasar yang mahal, sehingga menyamakan keduanya dan menghilangkan ketidakefisienan.

Apa perbedaan arbitrase dan spekulasi?
Arbitrase mencari keuntungan dari perbedaan harga yang ada saat ini dengan transaksi simultan, sehingga berisiko rendah. Spekulasi mencari keuntungan dari prediksi pergerakan harga di masa depan, sehingga memiliki risiko yang jauh lebih tinggi.

References: Investopedia – Arbitrage https://www.investopedia.com/terms/a/arbitrage.asp

Related Content