Berita

BSDE Fokus pada Segmen Pasar Premium untuk Menggenjot Bisnis Properti

BSDE

Sektor properti masih menjadi primadona meskipun suku bunga Bank Indonesia masih fluktuatif, karena tingginya kebutuhan akan hunian. Hal ini diakui oleh Hermawan Wijaya, Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). 

Meskipun tantangan ekonomi global maupun nasional dapat mempengaruhi pertimbangan masyarakat untuk membeli rumah atau investasi di sektor properti, perseroan tetap yakin pada keberlanjutan strategi inovasi produk Sinar Mas Land yang selalu memperhatikan tren dan kebutuhan konsumen serta pangsa pasar yang dapat diserap.

Dalam upaya memperkuat sektor properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk meluncurkan program national sales bertajuk “Smart Move” yang memberikan subsidi bunga, subsidi DP, hingga subsidi biaya KPR untuk mengajak masyarakat tetap membeli properti di tahun 2023. 

Segmen properti premium di BSD City diperkirakan akan semakin meningkat seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian Indonesia. Salah satu produk baru yang dirilis adalah kawasan residensial terbaru, EONNA, dengan konsep Luxury Korean Newtro Living.

Menurut Hari Gani, Sekjen Real Estate Indonesia (REI), pasar properti pasca Covid akan tumbuh, khususnya untuk rumah tapak. Namun, apartemen dan kantor sudah oversuplai. Pasar properti lain yang bergerak tahun ini adalah mal dan hotel seiring dengan penghapusan kebijakan PPKM, serta kawasan industri yang akan tumbuh lantaran banyaknya masuk pabrik baru.

Pertumbuhan pasar properti untuk rumah tapak masih didominasi oleh kawasan yang sudah matang, seperti BSD City atau Serpong, di mana tren penjualannya masih baik dan memiliki infrastruktur dan reputasi yang mendukung. 

Menurut Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, pasar properti tahun ini akan tumbuh lebih baik dibandingkan dengan tahun 2022 kemarin, karena perekonomian konsumen sudah mulai membaik seiring dengan membaiknya penanganan dan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Tahun ini dianggap sebagai momentum yang tepat untuk membeli properti karena di tahun 2024 kemungkinan adanya ketidakpastian kembali.

Sumber: Sektor Properti Masih Tumbuh, BSDE Genjot Segmen Pasar Premium, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait