Analisis Saham

Saham Sektor Transportasi Potensial Sepekan (14 – 18 Februari 2022)

Ajaib.co.id – Tingginya permintaan pasar global dan domestik terhadap produk migas maupun non migas merupakan peluang bagi emiten sektor transportasi. Pada tahun 2021 secara keseluruhan Neraca Perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$ 35,34 miliar. Hal tersebut membuat permintaan di sektor logistik mengalami peningkatan, sehingga menyebabkan kelangkaan kontainer dan kenaikan biaya angkut. BPS mencatat selama Januari-November 2021 jumlah barang yang diangkut melalui transportasi laut mencapai 287,1 juta ton atau naik 4,23% secara YoY

Berikut saham-saham sektor transportasi yang menarik dicermati pada perdagangan bursa tanggal 14-18 Februari 2022:

Berikut analisa teknikal yang dibuat pada harga penutupan Jumat, 11 Februari 2022, serta sentimen positif apa saja yang mempengaruhi saham-saham tersebut dan prospek bisnis emiten tiap-tiap saham.

1. PT Hasnur International Shipping Tbk – HAIS

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham HAIS masih terkoreksi 49% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 11 Februari 2022 pada harga Rp174 per lembar sahamnya;
  • Saham HAIS tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp1,5 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham HAIS di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 1.923.078 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Januari 2022 kemarin total volume perdagangan saham HAIS mencapai 1.923.078, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham HAIS dari bulan sebelumnya yang tercatat 940.895 atau ada peningkatan mencapai sebesar 104% MoM;
  • Kinerja HAIS pada Kuartal III-2021 berhasil mencatat kenaikan laba bersih yang naik 111% you menjadi Rp 28,9 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal HAIS mulai bergerak uptrend sejak awal tahun. Ditutup di atas MA 5 dan MA 20. stochastic bergerak naik di zona overbought sejalan dengan peningkatan volume dalam sepekan. HAIS menguji resistance terdekat di level 220, cut loss jika break di level 172.

2. PT Batavia Prosperindo Trans Tbk – BPTR

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham BPTR melesat 510% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 11 Februari 2022 pada harga Rp464 per lembar sahamnya;
  • Saham BPTR tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp854 juta per harinya;
  • Volume perdagangan saham BPTR di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 530.261 lot;
  • Kinerja BPTR pada Kuartal III-2021 mencatat laba bersih yang naik menjadi Rp 8,1 miliar dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,5 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal BPTR masih dalam trend sideways sejak awal tahun. Ditutup di atas MA 5 dan MA 20. Stochastic bergerak naik di zona normal sejalan dengan peningkatan volume indikator 2 pekan perdagangan. BPTR menguji resistance terdekat di level 545, cut loss jika break di level 404.

3. PT Samudera Indonesia Tbk – SMDR

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham SMDR melesat 325% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 11 Februari 2022 pada harga Rp1.240 per lembar sahamnya;
  • Saham SMDR tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp6,4 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham SMDR di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 1.363.246 lot;
  • Kinerja SMDR pada kuartal III-2021 berhasil mencatat laba bersih yang naik menjadi Rp 737,3 miliar, naik jika dibandingkan dengan laba bersih pada kuartal yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat Rp 78,5 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal SMDR masih dalam trend penguatan sejak awal tahun. Ditutup kuat di atas MA 5 dan MA 20. Stochastic bergerak naik di zona overbought disertai dengan pergerakan volume indikator yang stabil dalam 2 pekan perdagangan. SMDR menguji resistance terdekat di level 1375, cut loss jika break di level 1150.

4. PT Weha Transportasi Indonesia Tbk – WEHA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham WEHA melesat 215% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 11 Februari 2022 pada harga Rp195 per lembar sahamnya;
  • Saham WEHA tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp4 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham WEHA di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 4.059.400 lot;
  • Kinerja WEHA pada kuartal III 2021 mencatat kerugian bersih sebesar Rp 11 miliar. Kerugian bersih tersebut membaik jika dibanding dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat rugi bersih sebesar Rp 29 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal WEHA mulai bergerak terbatas mendekati area support mingguan. Ditutup di bawah MA 5 dan MA 20. Stochastic memasuki zona oversold sementara indikator volume stabil dalam 2 pekan terakhir. WEHA menguji resistance terdekat di level 212, cut loss jika break di level 180.

5. PT Transkon Jaya Tbk – TRJA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham TRJA melesat 178% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 11 Februari 2022 pada harga Rp444 per lembar sahamnya;
  • Saham TRJA tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp3,7 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham TRJA di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 1.821.191 lot;
  • Kinerja TRJA pada kuartal III 2021 berhasil mencatat laba bersih sebesar Ro 31,8 miliar. Dan sepanjang periode September 2021, berhasil mencatat kenaikan pendapatan sebesar Rp 297,5 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal TRJA berada dalam fase uptrend jangka pendeknya sejak 31 Januari, ditutup di atas MA 5 dan MA 20. Indikator volume stabil dengan stochastic yang bergerak naik meninggalkan area jenuh jual. TRJA berpotensi menguji resistance terdekat di level 498. Cut Loss jika break level 426.


Riset oleh Tim Financial Expert Ajaib Sekuritas:

  • Chisty Maryani
  • Fadli Julian
  • Ratih Mustikoningsih
  • M. Syahrizannas

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait