
AZO
AutoZone Inc



AutoZone Inc




$AZO NEWS PART 2/2 4) Faktor Fundamental & Strategis Selain headline earnings: AZO masih tumbuh dalam same store sales dan top-line meskipun tekanan biaya. Analisis pasar jangka panjang menunjukkan sinyal teknikal untuk potensi entry pada penurunan (buy signal setelah pullback). Perusahaan terus melakukan pembelian kembali saham (buybacks) dan memiliki jaringan distribusi luas sebagai kekuatan kompetitif. --- Ringkasan Inti untuk Investor Sentimen pasar sekarang: Pendek: Reaksi harga saham volatilitas tinggi akibat earnings miss, tetapi ada rebound teknikal. Menengah-panjang: Dukungan analis tetap positif (Buy/Moderate Buy) dengan target signifikan di atas harga sekarang, menandakan potensi upside jika kinerja operational pulih dan margin stabil. Risiko utama: tekanan biaya (LIFO, tarif), potensi margin kompresi, dan sensitivitas terhadap kondisi makro dan belanja konsumen otomotif. $AZO
$AZO news PART 1/2 1) Laporan Keuangan Q1 2026 — Pendapatan Naik, Laba & EPS Tertinggal Ekspektasi AutoZone baru saja merilis hasil kuartal pertama fiskal 2026 (berakhir 22 November 2025): Penjualan tumbuh kuat ~8.2% YoY ke USD 4.63 miliar. Earnings per share (EPS) sebesar USD 31.04 — below ekspektasi analis (~USD 32.24–32.40). Net sales sedikit di bawah estimasi konsensus. Same-store sales naik, tetapi margin terdampak beban LIFO dan biaya tarif impor yang lebih tinggi. Hasil ini mengindikasikan pertumbuhan top-line yang sehat namun profitabilitas sedikit tertahan karena tekanan biaya. --- 2) Reaksi Harga Saham & Sentimen Pasar Jangka Pendek Pasca laporan tersebut: Saham AZO sempat tercatat sebagai salah satu kinerja terburuk di S&P 500 pada sesi penurunan tertentu, dipicu oleh earnings miss. Pada hari perdagangan terbaru, AZO menunjukkan pemulihan jangka pendek dengan kenaikan +1.40% dan outperform dibanding beberapa pesaing industri. Namun masih ada tekanan jual: harga saham turun beberapa hari berturut-turut sebelum rebound. Tercatat juga intraday plunge yang membuat AZO menjadi worst performer di indeks, menunjukkan volatilitas tinggi setelah earnings. --- 3) Analis & Target Harga Berita analis terbaru menunjukkan perubahan dalam target harga dan rekomendasi, tetapi tetap dominan positif: • Moderate Buy / Buy masih menjadi rekomendasi rata-rata dari banyak broker. • Beberapa analis menurunkan target harga AZO akhir tahun (mis. DA Davidson ke USD 4,500; BMO ke USD 4,400; Mizuho ke USD 3,850) tetapi rating beli tetap kuat. • Konsensus target rata-rata p/12-bulan berada di kisaran USD 4,400–4,650 (potensi upside dari harga sekarang). Ini mencerminkan pandangan pasar bahwa meski kinerja kuartal sedikit mengecewakan, prospek jangka menengah tetap positif berdasarkan valuasi dan fundamental jangka panjang. ---
$AZO NEWS PART 2/2 4) Faktor Fundamental & Strategis Selain headline earnings: AZO masih tumbuh dalam same store sales dan top-line meskipun tekanan biaya. Analisis pasar jangka panjang menunjukkan sinyal teknikal untuk potensi entry pada penurunan (buy signal setelah pullback). Perusahaan terus melakukan pembelian kembali saham (buybacks) dan memiliki jaringan distribusi luas sebagai kekuatan kompetitif. --- Ringkasan Inti untuk Investor Sentimen pasar sekarang: Pendek: Reaksi harga saham volatilitas tinggi akibat earnings miss, tetapi ada rebound teknikal. Menengah-panjang: Dukungan analis tetap positif (Buy/Moderate Buy) dengan target signifikan di atas harga sekarang, menandakan potensi upside jika kinerja operational pulih dan margin stabil. Risiko utama: tekanan biaya (LIFO, tarif), potensi margin kompresi, dan sensitivitas terhadap kondisi makro dan belanja konsumen otomotif. $AZO
$AZO news PART 1/2 1) Laporan Keuangan Q1 2026 — Pendapatan Naik, Laba & EPS Tertinggal Ekspektasi AutoZone baru saja merilis hasil kuartal pertama fiskal 2026 (berakhir 22 November 2025): Penjualan tumbuh kuat ~8.2% YoY ke USD 4.63 miliar. Earnings per share (EPS) sebesar USD 31.04 — below ekspektasi analis (~USD 32.24–32.40). Net sales sedikit di bawah estimasi konsensus. Same-store sales naik, tetapi margin terdampak beban LIFO dan biaya tarif impor yang lebih tinggi. Hasil ini mengindikasikan pertumbuhan top-line yang sehat namun profitabilitas sedikit tertahan karena tekanan biaya. --- 2) Reaksi Harga Saham & Sentimen Pasar Jangka Pendek Pasca laporan tersebut: Saham AZO sempat tercatat sebagai salah satu kinerja terburuk di S&P 500 pada sesi penurunan tertentu, dipicu oleh earnings miss. Pada hari perdagangan terbaru, AZO menunjukkan pemulihan jangka pendek dengan kenaikan +1.40% dan outperform dibanding beberapa pesaing industri. Namun masih ada tekanan jual: harga saham turun beberapa hari berturut-turut sebelum rebound. Tercatat juga intraday plunge yang membuat AZO menjadi worst performer di indeks, menunjukkan volatilitas tinggi setelah earnings. --- 3) Analis & Target Harga Berita analis terbaru menunjukkan perubahan dalam target harga dan rekomendasi, tetapi tetap dominan positif: • Moderate Buy / Buy masih menjadi rekomendasi rata-rata dari banyak broker. • Beberapa analis menurunkan target harga AZO akhir tahun (mis. DA Davidson ke USD 4,500; BMO ke USD 4,400; Mizuho ke USD 3,850) tetapi rating beli tetap kuat. • Konsensus target rata-rata p/12-bulan berada di kisaran USD 4,400–4,650 (potensi upside dari harga sekarang). Ini mencerminkan pandangan pasar bahwa meski kinerja kuartal sedikit mengecewakan, prospek jangka menengah tetap positif berdasarkan valuasi dan fundamental jangka panjang. ---