Banking

Biaya Provisi Adalah Biaya Tambahan di Kredit KPR, Apa Itu?

biaya-provisi-adalah

Ajaib.co.id – Bicara soal mencari pengajuan pinjaman rumah, ada biaya lain yang harus kamu pertimbangan selain pembayaran uang muka dan biaya bulanannya. Dalam pengajuan KPR ada yang namanya biaya provisi, biaya administrasi, dan lainnya. Nah, biaya provisi ini merupakan elemen wajib yang perlu diketahui calon kreditur sebelum mengajukan pinjaman.

Tentang Biaya Provisi

Biaya provisi adalah biaya yang dipotong dari jumlah biaya pinjamannya. Adanya biaya ini menyebabkan nasabah tidak akan menerima semua nominal pinjaman yang diajukan kepada bank atau lembaga keuangan lainnya.

Dengan kata lain, biaya provisi ini merupakan biaya yang harus dibayarkan peminjam sebagai bentuk balas jasa atau imbalan karena pinjamannya disetujui bank. Besaran biayanya tergantung dari masing-masing bank dan biasanya dalam persentase.

Biaya provisi berlaku untuk sejumlah pinjaman, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Multi Guna (KMG), dan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Di antara ketiga jenis pinjaman tersebut, KPR diketahui konsisten menerapkan presentase, yakni sebesar 1%. Namun, biasanya persentasenya sekitar 1 sampai 3,5% dari total kredit. Maka dari itu, bila banyak yang mengatakan biaya provisi ini cukup tinggi.

Sementara fungsi dari biaya provisi adalah untuk tanda pengikat antara pihak bank dengan pemohon pinjaman. Biaya provisi umumnya selalu dibayar di awal peminjaman. Ketika pinjaman kamu disetujui, saat kredit cair akan ada pemotongan langsung. Untuk itu nasabah harus tahu akan hal ini sejak awal agar tidak kaget saat mengajukan kredit.

Dalam beberapa kondisi biaya provisi ini bisa gratis namun dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pada periode tertentu, pihak bank akan menawarkan gratis biaya provisi dan pastikan kamu memperhatikan kapan periode khusus tersebut ditetapkan.

Bisa saja bank memberikan pembebasan biaya provisi tetapi dengan membuat surat permohonan terlebih dahulu. Biasanya biaya provisi gratis akan diberikan kepada kreditur yang sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap di atas Rp3.000.000 sesuai ketentuan Bank Indonesia.

Biaya provisi adalah salah satu komponen yang wajib dibayarkan ketika akan membeli rumah secara kredit. Walau memberatkan, biaya provisi ini hanya dibayarkan satu kali saat pengajuan pinjaman.

Penghitungan Biaya Provisi

Cara menghitung biaya provisi sangat sederhana, hanya mengalikan persentase biaya provisi dengan total pinjaman yang telah disepakati dan disetujui bank. Meski demikian, penghitungan biaya ini bisa saja berbeda apabil ada perubahan dalam pengajuan pinjaman.

Jika ada pembayaran uang muka dalam permohonan kredit, maka perhitungan untuk mengetahui besaran biaya provisi adalah mengurangi total harga kredit dengan uang muka yang dibayarkan. Setelah itu kalikan jumlah yang sudah dikurangi tadi dengan nilai persentase biaya provisi yang ditetapkan oleh bank.

Apa Bedanya dengan Biaya Administrasi?

Jika dilihat dari fungsinya, biaya provisi ini sama halnya dengan biaya administrasi. Ada bank yang membebaskan biaya provisi tapi peminjam dikenakan biaya administrasi untuk proses pencairan pinjamannya.

Pada intinya baik biaya administrasi dan biaya provisi adalah sama-sama merupakan biaya balas jasa kepada pihak bank karena telah menyetujui pinjaman yang diajukan.

Biaya Provisi Bank

Biaya provisi masing-masing bank bisa berbeda persentasenya. Namun, yang pasti maksimal biaya provisi adalah tidak lebih dari 3%. Berikut ini beberapa biaya provisi antar bank yang akan dijabarkan lebih jelas.

1.    BCA

Di BCA ada beberapa produk pinjamannya yang dikenakan biaya provisi, yaitu KPR dan pinjaman personal. Besaran nominalnya tergantung dari durasi pinjaman yang dilakukan.

a.     KPR BCA Fix and Cap

Ini adalah program pinjaman untuk keperluan pembelian rumah. KPR BCA Fix and Cap biaya provisinya sebesar 1% dari total pinjaman yang telah disetujui.

b.     Pinjaman Personal

Salah satu produk milik BCA yang memberikan pinjaman tanpa agunan. Biaya provisi untuk pinjaman personal ini sebesar 1% dari pinjaman yang disetujui, dengan jumlah minimal Rp100.000.

2.    Bank Mandiri

Bank Mandiri juga punya beberapa produk pinjaman yang menyertakan biaya provisi di dalamnya mulai dari 1%.

a.     Mandiri KSM

Pinjaman yang ditujukan kepada pekerja dengan penghasilan tetap untuk keperluan pembiayaan, seperti kesehatan, pendidikan, pernikahan, dan lain-lain.

b.     Mandiri KPR

Pinjaman untuk kredit kepemilikan rumah bagi nasabah yang ingin membeli hunian berupa apartemen, perumahan, ruko..

c.      KPR Bersubsidi

Bank Mandiri juga menyediakan produk KPR Subsidi dengan biaya provisi cukup rendah dibandingkan produk pinjaman lain yakni sebesar 0,5% dari total pinjaman yang disetujui.

3.    BRI

Bank BRI juga menetapkan biaya provisi untuk produk pinjamannya. Umumnya, besaran di BRI biaya provisi adalah 1% dari total pinjaman yang dicairkan. Namun, ada beberapa pinjaman yang membebaskan biaya ini, seperti kredit kendaraan bermotor. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa hubungi call center BRI.

4.    BNI

Sejumlah produk pinjaman di Bank BNI juga menetapkan biaya provisi. Ada empat produk BNI yang dikenakan biaya ini.

a.     BNI Fleksi

BNI Flexi merupakan kredit tanpa agunan (KTA) bagi nasabah yang memiliki penghasilan tetap dengan tujuan untuk pembiayaan pendidikan, pernikahan, dan sebagainya dengan tenor sampai 15 tahun. Biaya provisi produk pinjaman ini mulai dari 1%.

b.     BNI Griya

Pinjaman yang diberikan BNI untuk pembelian apartemen, rumah, ruko, renovasi rumah, hingga take over properti lainnya. Total kredit yang diberikan besarannya mencapai Rp20 miliar dalam jangka waktu 30 tahun. Biaya provisi BNI Griya ini mulai dari 1%.

c.      BNI Instan

Produk pinjaman yang menggunakan jaminan deposito, giro, atau tabungan yang diterbitkan di BNI. Biaya provisinya disesuaikan dengan tenor yang dipilih.

Jika tenor yang diambil kurang dari 6 bulan, biaya provisi adalah 0,5%. Sedangkan jika jangka waktu pinjamannya lebih dari 6 bulan, biaya provisinya 1%.

d.     BNI Fleksi Pensiun

BNI Fleksi Pensiun merupakan pinjaman untuk para calon ASN, TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD, dan Pensiunan PT Taspen, PT Asabri, dan institusi atau lembaga lainnya yang menjalin kerja sama dengan BNI.

Biaya provisi produk pinjaman ini mulai dari 1% dari total pinjaman yang sudah disetujui.

Kini sekarang kamu tahu kan bahwa dalam pinjaman bank terdapat biaya provisi yang wajib diketahui selain biaya-biaya lainnya. Ini berarti kamu harus menyiapkan anggaran lebih jika ingin mengajukan pinjaman ke bank.

Artikel Terkait