Emas

Menghitung Keuntungan Investasi dengan Rumus Harga Jual Emas

Ajaib.co.id – Investasi emas memang sangat digandrungi di era pandemi Covid-19 seperti saat ini. Bagaimana tidak, di tengah kondisi ekonomi global yang tak menentu, harga emas kian hari kian melambung.

Sebenarnya, teori ini dapat dimaklumi karena emas termasuk dalam investasi safe haven, instrumen investasi yang diharapkan dapat bertahan karena sifat defensif-nya terhadap gejolak ekonomi yang terjadi.

Benar saja, harga emas batangan 24 karat Antam, contohnya, kian melambung bahkan hingga saat ini. Baru-baru ini, harga emas Antam mencapai level psikologis Rp1.000.000 per gram-nya.

Padahal, harga logam mulia ini untuk jenis dan ukuran yang sama pada awal tahun 2020 berada di kisaran Rp762 ribu saja.

Nah, sebelum mengulik tentang investasi emas, perlu diketahui bahwa di Indonesia ada banyak sekali perusahaan yang memproduksi emas. Dua di antaranya yang paling terkenal adalah emas jenis Antam yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, dan emas jenis UBS yang diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera.

Dari segi ukuran, emas Antam tampak lebih kecil dan tebal dibandingkan dengan UBS yang memiliki ukuran yang lebar.

Namun, di sisi lain, emas antam memiliki kelebihan lain yakni sertifikat London Bullion Market Association sehingga lebih mudah diuntuk ditransaksikan di seluruh dunia, sementara emas UBS hanya memiliki sertifikat nasional.

Hal ini lah yang membuat harga emas Antam relatif lebih mahal dibandingkan dengan harga emas UBS. Begitupun, untuk mengetahui keuntungan yang lebih pasti dari investasi emas, kamu perlu melakukan perhitungan dengan menggunakan rumus harga jual emas.

Keuntungan Berinvestasi Emas Batangan

Selain karena sifatnya yang sangat defensif terhadap gejolak ekonomi, investasi emas dikenal memang memberikan imbal hasil yang relatif stabil dari tahun ke tahun.

Melalui artikel Kontan, Direktur Pengembangan Produk dan Pemasaran Pegadaian Harianto pernah mengatakan bahwa investasi emas tidak akan menghasilkan return berupa cash flow, akan tetapi menghasilkan capital gain.

Menurutnya, capital gain ini bisa didapatkan ketika kamu berinvestasi saham dalam jangka waktu panjang yakni sebesar 7-8 persen dalam waktu 10 tahun. Kelebihan lain dari investasi emas adalah beberapa transaksi emas tidak menambahkan biaya bunga.

Seperti transaksi tabungan emas yang diadakan oleh perusahaan pembiayaan Pegadaian, jenis tabungan tidak akan dipotong bunga. Karena Pegadaian menggunakan prinsip syar’i sehingga keuntungan yang didapatkan oleh nasabah adalah berasal dari transaksi emas itu sendiri.

Sebagai gambaran, harga jual emas batangan Antam di Butik Emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang pada tanggal 2 Januari 2020 dipatok Rp762.000 per gram. Sementara per 24 Agustus 2020, harga buyback emas batangan Antam dibanderol Rp919.000 per gramnya.

Berarti, hanya dengan rentang waktu investasi kurang dari 9 bulan kamu sudah mendapatkan imbal hasil sebesar Rp157 ribu per gram atau 20,6 persen. Menarik, bukan?

Rumus Harga Jual Emas Batangan

Secara umum, rumus harga jual yang berlaku secara universal adalah biaya total ditambahkan dengan margin atau persentase besaran keuntungan. Namun, hal ini menjadi berbeda ketika berbicara tentang emas.

Rumus harga jual emas yang bisa dipakai oleh pembeli ritel seperti kamu, biasanya hanya akan memperhitungan nominal harga beli emas ditambah dengan margin yang ingin didapatkan sehingga rumus untuk menghitung harga jual emas batangan adalah:

Harga Jual Emas = Harga Beli Emas + Margin

Sebagai contoh, kamu membeli emas Antam ukuran 5 gram seharga Rp4,44 juta pada 31 Maret 2020. Lalu, kamu ingin menjualnya dengan margin berkisar 25 persen. Berapa harga jual emas yang sesuai agar kamu bisa mendapatkan imbal hasil berkisar 25 persen?

Harga Jual Emas = Rp4.440.000 + (Rp4.440.000×25%)

Harga Jual Emas = Rp4.440.000 + Rp1.110.000

Harga Jual Emas = Rp5.550.000 atau Rp1.110.000 per gramnya

Nah, dengan rumus tersebut, kamu bisa memantau pergerakan harga emas dalam beberapa hari terakhir. Jika harga buyback emas sudah mendekati level Rp1.110.000, kamu bisa segera menjualnya untuk merealisasikan keuntungan.

Perhatikan Biaya Spread

Tahukah kamu kalau Antam menetapkan dua macam harga yang berlaku dalam transaksi jual beli emas?

Ya, jika kamu ingin berinvestasi emas, perhatikanlah bahwa harga emas yang ingin kamu jual belum tentu adalah harga yang tertera di tempat atau website resmi penjualan emas. Antam sendiri menetapkan dua jenis harga yang berlaku yakni harga jual dan harga buyback.

Harga jual adalah nominal yang kamu keluarkan ketika membeli emas dalam ukuran tertentu. Sementara harga buyback adalah nominal yang akan diberikan ketika kamu menjual lagi emas tersebut kepada mereka.

Pada umumnya, beda harga jual dan harga buyback ini lazim disebut dengan spread dan perbedaan harganya bisa lumayan besar, loh.

Ambil contoh, kamu membeli emas Antam 10 gram seharga Rp9.335.000 pada 24 Juli 2020 lalu. Karena, kebutuhan yang mendesak kamu ingin menjualnya pada Senin (24/8/2020).

Dikutip dari website Logam Mulia, harga jual emas dengan kadar 10 gram pada hari tersebut adalah Rp9.725.000. Namun, bukan berarti harga tersebut adalah nilai yang kamu dapatkan setelah menjual kembali emas tersebut.

Dalam situs yang sama, harga buyback emas Antam hanya dihargai Rp919.000. Artinya, emas 10 gram yang kamu miliki hanya dihargai Rp9.190.000 pada hari tersebut. Harga jualnya bahkan lebih rendah Rp145.000 dari harga beli kamu pada akhir Juli lalu.

Karena alasan inilah, investasi emas hanya cocok dilakukan dalam jangka panjang sebagai bagian dari diversifikasi aset lindung nilai.

Jika rutin dilakukan dalam jangka panjang, diharapkan emas bisa menjadi salah satu investasi yang memberikan keuntungan lebih tinggi di tengah krisis ekonomi yang mungkin akan terjadi lagi di masa yang akan datang.

Sebagai gantinya, kamu bisa melakukan investasi yang relatif memiliki durasi yang lebih pendek dibandingkan dengan emas seperti reksa dana dan saham. Bahkan, dua instrumen ini bisa memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan emas dalam jangka waktu singkat.

Kamu bisa mulai berinvestasi reksa dana berikut dengan saham secara online melalui aplikasi investasi Ajaib yang sudah bisa kamu unduh melalui Google Play dan Apple App Store. Selamat mencoba!

Artikel Terkait