Investasi

Yuk, Ketahui Manfaat Pasar Sekunder dalam Bursa Saham

pasar sekunder

Ajaib.co.id – Bagi kamu yang ingin mengetahui manfaat pasar sekunder, maka harus memahami penjelasan di bawah ini.

Pasar sekunder merupakan berharga yang diperjualbelikan antar investor di luar pasar perdana atau pasar primer. Salah satu manfaat pasar sekunder adalah sahamnya bebas diperjualbelikan oleh publik sesuai permintaan dan penawaran, asalkan tercatat di bursa saham.

Transaksi jual beli saham pasar sekunder dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga saham di pasar sekunder pun lebih fleksibel. Sebab, para investor dapat membeli dan menjual sahamnya kapan saja.

Setelah saham dijual di pasar primer, maka BEI sebagai fasilitator perdagangan di pasar modal akan mencatat saham tersebut. Setelah itu, saham yang sudah dicatat akan di-listing sebagai komoditi yang dapat diperjualbelikan antar investor melalui perantara perdagangan atau broker.

Bagi kamu yang ingin mengetahui manfaat pasar sekunder, maka harus memahami penjelasan di bawah ini:

Penjelasan dan Manfaat Pasar Sekunder

Tentunya, investor pemula masih asing mendengar pasar sekunder. Pasar sekunder adalah istilah yang digunakan dalam pasar modal. Dalam pasar sekunder, terdapat aset keuangan yang disebut dengan efek (obligasi, saham, sukuk, dan lainnya).

Perbedaan antara pasar perdana dan pasar sekunder adalah pihak-pihak yang bertransaksi di dalamnya. Dalam pasar perdana, pihak yang bertransaksi adalah Pemerintah atau emiten sebagai penjualnya, kemudian investor publik sebagai pembelinya.

Nantinya, seluruh dana dari hasil penjualan efek akan masuk ke rekening penerbit. Dana tersebut akan digunakan oleh penerbit berdasarkan tujuan penerbitan yang telah dijelaskan dalam memorandum informasi.

Sementara untuk pasar sekunder, pihak yang bertransaksi adalah sesama investor, yaitu investor yang ingin menjual atau membeli efek sama. Jadi, dana dan efek akan berpindah tangan ke sesama investor.

Berikut ini adalah manfaat pasar sekunder bagi Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk Ritel Indonesia (Sukri), yaitu:

  • Menyediakan celah untuk mencairkan dana investasi saat membutuhkan dana secara mendadak tanpa harus menunggu hingga jatuh tempo.
  • Bagi investor yang tidak sempat membeli efek di pasar perdana, maka masih memiliki kesempatan untuk membeli ORI atau Sukri di pasar sekunder. Namun, harganya berbeda dengan pasar perdana.
  • Pasar sekunder memungkinkan investor untuk meraih keuntungan dengan cara menjual ORI atau Sukri saat harga penawaran di pasar sekunder naik.

Jenis Perdagangan Saham di Pasar Sekunder

Pasar Reguler

Saham yang diperjualbelikan di pasar reguler adalah satuan lot (100 lembar) dan settlement t+3. Transaksi saham tersebut menggunakan cara kerja penawaran selama periode perdagangan berlangsung.

Kemudian, penawaran tersebut berlangsung secara lelang dan berkesinambungan dengan anggota bursa efek melalui Jakarta Automated Trading System (JATS). Untuk membeli saham, harga yang dipatok sesuai dengan harga penawaran.

Pasar Negosiasi

Transaksi yang terjadi dalam pasar negosiasi tidak dilakukan di bursa efek, tetapi di dalam pengawasan bursa melalui anggota bursa atau sekuritas. Perdagangan di dalam pasar ini tidak menggunakan satuan lot, namun menggunakan satuan lembar.

Pasar Tunai

Pasar tunai berfungsi untuk menyelesaikan permasalahan anggota bursa dalam memenuhi kewajibannya di pasar reguler atau pun negosiasi.

Jika ada yang membutuhkan dana di hari yang sama, maka dapat menjual sahamnya melalui pasar tunai. Sistem pembayaran yang digunakan dalam pasar tunai adalah t+0 (bisa dilakukan hari itu juga).

Pasar sekunder memiliki dua jenis perdagangan, yakni papan utama dan papan pengembangan. Berikut ini adalah penjelasannya:

Papan Utama

Papan utama berisi berbagai perusahaan yang harganya cukup mahal. Selain itu, berpotensi mengalami kenaikan harga stabil. Berbagai perusahaan yang sahamnya ada di papan utama adalah bisnisnya yang berkembang dan memiliki laporan yang baik.

Terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh perusahaan jika sahamnya ingin muncul di papan utama, yakni harus memiliki badan hukum, beroperasi minimal selama 36 bulan, jumlah saham total yang dimiliki oleh pihak pengendali dan pemegang saham utama adalah 300 juta saham, dan syarat lainnya.

Papan Pengembangan

Papan pengembangan berisi berbagai saham perusahaan atau emiten berskala menengah dan diharapkan dapat berkembang.

Persyaratan untuk masuk ke papan pengembangan adalah memiliki badan hukum dan beroperasi minimal 12 bulan. Namun, tahun pertama boleh saja jika belum mendapatkan laba, namun tahun kedua harus mendapatkan laba.

Prinsip Pasar Modal

Saham yang dijual di pasar modal adalah dalam bentuk satuan lot. Kamu boleh membeli minimal satu lot saham. Satu lot saham terdiri dari 100 lembar saham.

Misalnya, jika kamu ingin membeli saham perusahaan XXX dengan harga Rp1.000 per lembarnya, maka kamu harus menyediakan minimal Rp100.000 untuk membeli satu lot saham tersebut.

Transaksi perdagangan saham yang terjadi di pasar modal hukumnya sama dengan pasar tradisional, yakni demand versus supply. Saat demand terhadap suatu saham tinggi, maka harga sahamnya bakal naik.

Berdasarkan informasi melalui laman BEI, terdapat 661 perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di pasar sekunder. 661 perusahaan tersebut terdiri dari 319 saham di papan utama dan 341 emiten di papan pengembangan.

Manfaat dari Pasar Modal

Berikut ini adalah manfaat pasar modal bagi beberapa emiten dan investor, yaitu:

Manfaat Bagi Emiten

  • Jumlah dana yang dikumpulkan dalam nominal besar.
  • Dana tersebut bisa diterima saat pasar perdana usai.
  • Tidak ada covenant (perjanjian antara debitur dan kreditur), sehingga pihak manajemen bebas mengelola dana.
  • Solvabilitas (kemampuan perusahaan membayar utang) saat tinggi, sehingga dapat memperbaiki citra perusahaan tersebut.
  • Ketergantungan emiten terhadap bank jadi lebih sedikit.

Manfaat Bagi Investor

  • Nilai investasi mengikuti pergerakan ekonomi. Peningkatan nilai investasi tercermin dari harga saham yang mencapai capital gain.
  • Mendapatkan dividen bagi mereka yang memiliki saham atau bunga untuk pemegang obligasi.
  • Melakukan investasi dalam beberapa instrumen yang meminimalisir risiko.

Itulah tadi penjelasan mengenai manfaat pasar sekunder yang harus kamu ketahui. Jika kamu ingin memiliki modal atau berinvestasi di pasar modal, dapat menjelaskan tentang seluruh bagian yang berhubungan dengan pasar modal.

Artikel Terkait